PERISAI 2026: Lima Konsorsium Penelitian GAPKI untuk Tekan Yield Gap
Jakarta, mediaperkebunan.id - Indonesia merupakan produsen sawit terbesar di dunia tetapi produksi stagnan.
Jakarta, mediaperkebunan.id - Indonesia merupakan produsen sawit terbesar di dunia tetapi produksi stagnan.
Penggunaan bibit kelapa sawit yang tidak bersertifikat masih menjadi tantangan serius bagi pengembangan perkebunan sawit rakyat di Sulawesi Selatan. Kondisi tersebut diperparah dengan belum tersedianya pabrik kelapa sawit (PKS) di Kabupaten Wajo yang menyebabkan harga tandan buah segar (TBS) yang diterima petani jauh lebih rendah dibandingkan daerah sentra sawit lainnya.
Dari total luas kebun sawit Indonesia 6,38 juta ha, 53% atau 8,68 juta ha merupakan perusahaan besar swasta yang punya kebun dan PKS, 6% atau 980.000 ha PTPN yang punya kebun dan PKS, 42% atau 6,24 juta ha yang hanya punya kebun saja. Sudah saatnya petani juga punya pabrik. Petrus Tjandra, Dirut PT Agroinvestam menyatakan hal pada Pekan Riset Sawit 2026 yang diselenggarakan BPDP.
PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang paruh pertama tahun ini. Subholding BUMN perkebunan di bawah PTPN III (Persero) tersebut meraup laba bersih konsolidasian (unaudited) sebesar Rp3,23 triliun pada Semester I 2026, melonjak hingga 54 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Indonesia memiliki kekayaan komoditas perkebunan yang sangat besar, mulai dari kelapa sawit, kelapa, hingga kakao.
Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian resmi membuka Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
PT LAT Trisakti melalui platform mySAP365 AIX bekerja sama dengan LPP Agro Nusantara sukses menggelar pelatihan bertajuk “Artificial Intelligence & Machine Learning for Palm Oil Agribusiness Decision Support Batch-3”. Pelatihan intensif yang memasuki hari kedua pada Rabu (22/7/2026) ini berlangsung di Ruang Integrasi LPP Agro, Medan.
Ferdy Winanta Eka Saputra dari PT Mulia Agro Permai (KLK Group) berhasil meraih Juara 3 (Silver Award) berkat inovasi yang mampu meningkatkan keandalan operasi unit screw press sekaligus memberikan efisiensi biaya bagi perusahaan.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menegaskan pentingnya pengembangan riset yang mampu menjawab kebutuhan nyata industri kelapa sawit, bukan hanya berorientasi pada publikasi akademik.
Direktur Utama PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, saat menyampaikan keynote speech bertajuk “Strategi Industri dalam Peningkatan Produktivitas Kelapa Sawit Melalui Inovasi dan Upaya Pemenuhan Sertifikasi Keberlanjutan” pada ajang Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 di Jakarta.
Ir. Edward Silalahi menjadi pembicara pada hari ke-2 sesi Pasca Panen dengan tema Efisiensi Energi pada Pabrik Kelapa Sawit. Dalam uraiannya, Edward menyatakan PKS adalah proses pengolahan TBS sampai menjadi CPO dan PKO. Energi yang digunakan pada PKS adalah cangkang yang murah sehingga kesadaran untuk efisiensi energi kurang dibanding downstream yang menggunakan batu bara, dihitung dengan cermat efisiensi energi untuk menekan biaya. Masih ada potensi penghematan energi sampai 30% pada PKS.
Industri kelapa sawit nasional kini dituntut untuk terus meningkatkan efisiensi dan menekan risiko operasional di tengah dinamika pasar global. Menjawab tantangan tersebut, Infinite Uptime Inc. memperkenalkan teknologi Prescriptive Artificial Intelligence (AI) melalui platform PlantOS dalam gelaran konferensi TPOMI 2026 di Medan, Sumatra Utara, Rabu (9/7/2026).