Hartanto Kusuma Manurung dari HPI Agro Raih Juara 1 Kompetisi Palm Oil Mill Innovation 2026 Berkat Inovasi Sinkronisasi HS & VS di PKS

Hartanto Kusuma Manurung dari HPI Agro Raih Juara 1 Kompetisi Palm Oil Mill Innovation 2026 Berkat Inovasi Sinkronisasi HS & VS di PKS

Medan, mediaperkebunan.id – Inovasi bertajuk "Synchronization Unit HS & VS to Achieve Throughput 60 TPH" mengantarkan Hartanto Kusuma Manurung dari PT Global Kalimantan Makmur (HPI Agro) meraih Juara 1 (Diamond Award) pada ajang kompetisi Palm Oil Mill Innovation (POMI) 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional pabrik kelapa sawit.

Kompetisi Palm Oil Mill Innovation (POMI) 2026 merupakan agenda perdana yang diselenggarakan dalam rangkaian 4th Technology & Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI) 2026. Ajang ini digelar untuk mendorong lahirnya inovasi dari para praktisi pabrik kelapa sawit sekaligus membangun budaya continuous improvement di industri.

Ketua Dewan Juri POMI 2026, Ir. Posma Sinurat, M.T., mengatakan bahwa penyelenggaraan POMI merupakan salah satu upaya memperkuat budaya teknologi dan pengembangan talenta di industri pengolahan kelapa sawit. "Dalam upaya memperkuat budaya teknologi dan talent, pada TPOMI tahun ini kami juga menyelenggarakan Palm Oil Mill Innovation (POMI), yaitu untuk mencari pabrik kelapa sawit yang paling berinovasi di Indonesia," ujarnya.

Menurut Posma, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi bagi individu maupun perusahaan, tetapi menjadi gerakan untuk membangun budaya inovasi yang berkelanjutan.

"Penghargaan ini bukan hanya apresiasi untuk individu atau perusahaan, tetapi merupakan gerakan untuk menumbuhkan budaya inovasi dan continuously improvement. Perusahaan yang unggul bukanlah perusahaan yang sesekali berinovasi, melainkan perusahaan yang menjadikan inovasi sebagai budaya dan bagian dari sistem organisasi," tegasnya.

Hartanto Kusuma Manurung menjelaskan bahwa inovasi yang dikembangkan tim HPI Agro mengangkat tema "Synchronization Unit HS & VS to Achieve Throughput 60 TPH". Menurutnya, penerapan sistem Hybrid Horizontal Sterilizer (HS) dan Vertical Sterilizer (VS) dalam operasional pabrik kelapa sawit masih sangat jarang dijumpai di industri.

"Pada kesempatan ini kami mengangkat judul 'Synchronization Unit HS & VS to Achieve Throughput 60 TPH'. Situasi operasional HS & VS Hybrid ini sangat jarang ada di dunia palm oil," ungkap Hartanto.

Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama mengembangkan inovasi tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi HPI Agro, tetapi juga dapat menjadi referensi bagi praktisi pabrik kelapa sawit di Indonesia.

"Sehingga pengalaman inovasi kami ini selain menjadi benefit bagi kami di HPI Agro juga bisa menjadi insight bagi seluruh insan palm oil mill Indonesia, mulai dari bagaimana perbedaan kebutuhan steam HS maupun VS serta manfaat potong HS itu sendiri. Potong HS ini mungkin yang pertama di dunia, jadi tidak semua tim di palm oil punya pengalaman seperti kami," jelasnya.

Hartanto menyampaikan apresiasi kepada panitia TPOMI yang telah menghadirkan kompetisi POMI sebagai ruang berbagi inovasi bagi para praktisi industri kelapa sawit.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Panitia Best Innovation TPOMI 2026 yang sudah menyediakan wadah untuk insan praktisi kelapa sawit. Kami di HPI Agro menyambut baik dan turut serta pada kegiatan ini dan meraih Juara 1 (Diamond Award) Palm Oil Mill Innovation (POMI) 2026. Prestasi ini membanggakan bagi kami dan momentum ini memotivasi tim kami di HPI Agro untuk terus berinovasi. Program ini selaras dengan visi manajemen HPI Agro yang membangun budaya Continuous Improvement secara berkelanjutan," katanya.

Ia berharap kompetisi Palm Oil Mill Innovation dapat menjadi agenda tahunan sehingga semakin banyak inovasi yang lahir dari para praktisi pabrik kelapa sawit di Indonesia.

"Harapan kami The Best Innovation TPOMI bisa diselenggarakan setiap tahun sehingga akan memacu seluruh praktisi di industri kelapa sawit untuk terus berinovasi serta saling sharing innovation dan teknologi terbarukan," ujarnya.

Keberhasilan HPI Agro meraih juara 1 kompetisi POMI 2026 menunjukkan bahwa inovasi yang lahir dari tingkat operasional pabrik memiliki peran strategis dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing industri kelapa sawit nasional. Melalui ajang POMI, diharapkan semakin banyak perusahaan menjadikan inovasi sebagai budaya kerja sehingga transformasi industri kelapa sawit Indonesia dapat terus berkembang secara berkelanjutan.