Jakarta, mediaperkebunan.id – PT LAT Trisakti melalui platform mySAP365 AIX bekerja sama dengan LPP Agro Nusantara sukses menggelar pelatihan bertajuk “Artificial Intelligence & Machine Learning for Palm Oil Agribusiness Decision Support Batch-3”. Pelatihan intensif yang memasuki hari kedua pada Rabu (22/7/2026) ini berlangsung di Ruang Integrasi LPP Agro, Medan.
Agenda ini diikuti oleh jajaran peserta dari PALMCO Regional 1 hingga 7. Pelatihan dirancang khusus untuk memperkuat kapasitas pengambilan keputusan bisnis berbasis data (data-driven decision making) di industri kelapa sawit nasional melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan pembelajaran mesin (Machine Learning/ML).
Inovasi Integrasi AI dan Sistem ERP
Dalam kesempatan tersebut, PT LAT Trisakti memperkenalkan fitur terbaru dari platform mySAP365 AIX yang telah terintegrasi langsung ke dalam sistem Enterprise Resource Planning (ERP). Salah satu fitur unggulan yang menjadi sorotan para peserta adalah Rolling Forecasting Budget AI.
Fitur ini dirancang untuk memberikan dampak langsung terhadap operasional bisnis perkebunan, antara lain:
- Antisipasi Dinamika Biaya: Memungkinkan perusahaan mengantisipasi fluktuasi biaya operasional secara lebih cepat dan akurat.
- Laporan Audit-Ready: Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan industri agribisnis.
- Percepatan Keputusan: Memangkas waktu pengambilan keputusan strategis, baik di tingkat operasional regional maupun manajemen pusat.
Komitmen Mendorong Agribisnis Berkelanjutan
Perwakilan PT LAT Trisakti menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Batch-3 ini semakin menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi teknologi yang modular dan relevan bagi sektor agribisnis.
"Kami berkomitmen menghadirkan solusi ERP terintegrasi AI yang modular, inheritable, dan siap mendukung keberlanjutan industri perkebunan di Indonesia secara jangka panjang," ujar manajemen PT LAT Trisakti dalam keterangan resminya.
Sebagai pionir pengembang ERP modular agribisnis, PT LAT Trisakti terus berinovasi mengintegrasikan data lapangan secara real-time dengan kecerdasan buatan guna mendorong efisiensi, transparansi, dan tata kelola industri kelapa sawit yang berkelanjutan.