Tidak Ada Pencuri Sawit Tipe "Survival Sesuap Nasi": Sindikat Pencuri Sawit Ancam Petani, Pekerja, dan Iklim Usaha Perkebunan
Maraknya aksi pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di berbagai daerah perkebunan kini memicu keresahan mendalam.
Maraknya aksi pencurian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di berbagai daerah perkebunan kini memicu keresahan mendalam.
Pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di kawasan perkebunan kelapa sawit bukan sekadar persoalan hilangnya komoditas dari kebun.
Dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026, yang membahas perkembangan pasar karbon, Senior Researcher Korea Research Institute on Climate Change (KRIC), Bonn Choi, mengatakan penerapan Artikel 6 Perjanjian Paris membuka ruang bagi negara dan pelaku usaha untuk mengembangkan mekanisme pasar karbon sebagai instrumen pengurangan emisi sekaligus menciptakan nilai ekonomi.
WWF-Indonesia dan the Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC, Dewam Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untiuk kemitraan strategis memperkuat sistim komoditas perkebunan berkelanjutan (sustainable) dan meningkatkan pengenalannya pada pasar global.
Pengembangan industri kelapa sawit tidak berhenti pada produksi minyak sawit mentah (CPO), tetapi dapat diperluas melalui integrasi perkebunan, pengolahan, hingga produk bernilai tambah.
Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI) menegaskan bahwa Indonesia Palm Oil Smallholders Conference (IPOSC) merupakan forum edukasi yang sejak tahun 2019 diarahkan untuk memperkuat pengetahuan petani mengenai praktik budidaya kelapa sawit yang baik, produktif, dan berkelanjutan.
6th Indonesian Palm Oil Smallholder Conference (IPOSC) & Conference 2026 merupakan forum edukasi dan informasi yang diselenggarakan setiap tahun lahir dari inisiatif petani sawit Indonesia dalam mencari pengetahuan mengenai bagaimana melakukan budidaya kelapa sawit yang benar dan baik.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyampaikan catatan kritis atas maraknya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tanpa kebun dalam Forum Multipihak bertajuk "Memperkuat Rantai Pasok Sawit yang Transparan, Inklusif, dan Berkelanjutan" yang digagas United Nations Development Programme (UNDP) di Jakarta, Kamis (10/9). Forum ini dihadiri jajaran Kemenko Perekonomian, kementerian terkait, asosiasi petani sawit, mitra pembangunan internasional, akademisi, dan masyarakat sipil.
Menjaga produktivitas sawit tidak berhenti pada kegiatan memanen tandan buah segar (TBS). Pekebun juga perlu memahami tingkat kematangan buah, menjaga rotasi panen, serta memastikan penanganan TBS setelah dipanen dilakukan dengan tepat. Seluruh tahapan tersebut berperan dalam mempertahankan rendemen sekaligus kualitas minyak sawit.
Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau resmi menetapkan kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 9 hingga 15 September 2026. Pada penetapan kali ini, harga TBS sawit kemitraan plasma tertinggi berada di angka Rp3.994,10 per kilogram (kg).
6th International Palm Oil Smallholder Conference (IPOSC) & Exhibition 2026 akan menjadi momentum bagi para pekebun dan pelaku industri kelapa sawit untuk mendapatkan wawasan sekaligus melihat langsung berbagai teknologi dan solusi yang dapat mendukung produktivitas serta efisiensi operasional perkebunan. Digelar pada 22–23 September 2026 di Kubu Raya, Kalimantan Barat, IPOSC 2026 mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem industri sawit melalui conference dan area pameran.
Ketika berkunjung ke Teaching Factory Steamless Palm Oil Technology, hasil kerjasama Petrus Tjandra dengan Instiper di Yogyakarta. “Hilirisasi sawit bisa terjadi kalau hulunya beres, harus ada tarikan. Saya deklarasikan minyak sawit rendah emisi karbon, energi dan air,” katanya.