SAWIT

Pelatihan AKPY Dorong SDM Sawit Luwu Utara Naik Kelas Hadapi Tantangan Global

Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) telah melakukan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit bagi 92 petani Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan selama 7 hari yaitu tangal 24 - 30 Juli 2026. Program yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi petani sehingga mampu menghasilkan kelapa sawit yang lebih produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Gaya CUKK untuk PalmCo: Resep Lompatan Kuantum BUMN Sawit Menuju Bioekonomi

BUMN pengelola perkebunan kelapa sawit, PalmCo, dinilai memiliki peluang besar untuk melakukan "lompatan kuantum" menuju pusat peradaban bioekonomi. Kuncinya terletak pada keberanian memperkuat modal sosial, budaya organisasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dengan merefleksikan keberhasilan lembaga keuangan mikro di pedalaman Kalimantan Barat, Credit Union Keling Kumang (CUKK).

Lompatan Bioekonomi PalmCo: Mengapa Indonesia Harus Alih Fokus dari 'Ton per Hektar' ke 'Brain per Hektar'?

Industri kelapa sawit Indonesia dinilai masih berada dalam jebakan struktur ekonomi lama meskipun telah beroperasi lebih dari satu abad. Dalam analisis terbarunya mengenai arah transformasi sub-holding BUMN perkebunan (PalmCo), pakar ekonomi dan pertanian Agus Pakpahan menegaskan bahwa PalmCo perlu melakukan lompatan paradigma, dari sekadar mengejar indikator material "Ton per Hektar" menuju konsentrasi pengetahuan dan inovasi atau "Brain per Hektar".

BPDP, Ditjenbun, dan PT Koompasia Cetak 90 Petani Swadaya Aceh Singkil Jadi Agen Perubahan Sawit

Sebanyak 90 pekebun dan pendamping pekebun kelapa sawit swadaya asal Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, resmi menyelesaikan Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit yang berlangsung di Hotel AIHO Medan pada 20-25 Juli 2026. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mencetak agen perubahan (agents of change) yang mampu meningkatkan produktivitas serta tata kelola perkebunan rakyat secara berkelanjutan