Puluhan Ton Briket Arang Kelapa Sukses Diekspor ke Turki

Puluhan Ton Briket Arang Kelapa Sukses Diekspor ke Turki

Polman, mediaperkebunan.id – Puluhan ton briket arang yang berbahan baku batok kelapa bulat sukses diekspor oleh CV HSA dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), ke Turkiye.

Telah dipastikan kalau komoditas briket arang yang terbuat dari batok kelapa tersebut, seperti dikutip Mediaperkebunan.id, Kamis (27/8/2025), telah melalui proses panjang untuk memenuhi standar kualitas dan permintaan pasar internasional.

Pemilik CV. HSA, Sudirman, menyebutkan total briket arang batok kelapa yang mereka ekspor ke negeri yang dipimpin oleh Presiden Recep Tayyip Erdoğan tersebut mencapai 27 ton.

Kata dia, kelapa bulat merupakan komoditas unggulan dari Kabupaten Polman. Menurutnya, pelepasan ekspor perdana briket arang itu menjadi bukti kolaborasi sukses antara pelaku usaha dan pemerintah dalam mengangkat produk lokal ke kancah internasional.

“Acara pelepasan simbolis yang berlangsung di pabrik kami menandai capaian historis, tidak hanya bagi CV. HSA selaku eksportir tetapi juga bagi masyarakat Provinsi Sulawesi Barat,” kata Sudirman lagi.

Dia bilang, komoditas briket arang yang terbuat dari batok kelapa ini telah melalui proses panjang untuk memenuhi standar kualitas dan permintaan pasar internasional.

Sudirman selaku pelaku ekspor mengungkapkan perjalanan berliku yang akhirnya berbuah manis. itu adalah hasil dari proses panjang, mulai dari negosiasi dengan buyer atau pembeli.

“Kemudian kami lakukan penyiapan bahan baku berkualitas tinggi khusus untuk ekspor, hingga memenuhi segala persyaratan yang sangat ketat agar bisa melakukan proses ekspor,” ungkap Sudirman.

Dari informasi yang ada, Sudirman menyebutkan briket arang batok kelapa asal Campalagian ini sangat diminati di pasar Eropa dan Timur Tengah, termasuk Turki.

“Karena briket arang dari Campalagian dinilai sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan atau eco-friendly, memiliki panas tinggi, dan tahan lama,” ungkapnya.

Keberangkatan container briket arang kelapa milik CV HSA diharapkan menjadi pintu pembuka bagi produk-produk unggulan Sulbar lainnya untuk menembus pasar global, mendorong industrialisasi, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Pihaknya berharap ekspor perdana kali ini bukan sekadar satu kali pengiriman, tetapi dapat berlanjut menjadi kontrak jangka panjang yang berkelanjutan dari buyer di Turkiye.

Sementara itu M Rusdin dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Provinsi Sulbar mengklaim keberhasilan ekspor briket arang batok kelapa bulat oleh CV HSA itu tidak terlepas dari peran pendampingan aktif dari Pemprov Sulbar.

Dia juga bilang kalau Diskoperindag Sulbar telah berusaha maksimal memfasilitasi seluruh proses ekspor hingga melakukan konsultasi dengan Pusat Ekspor atau Export Center Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Makassar, ibukota Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk memastikan semua prosedur ekspor briket arang batok kelapa oleh CV HSA berjalan lancar dan sesuai regulasi,” kata M Rusdin.

Rusdin menegaskan, keberhasilan ekspor ini merupakan wujud nyata komitmen Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Terutama, kata dia lagi, dalam mewujudkan Quick Wins Sulbar Berdaya, yang difokuskan pada percepatan terobosan-terobosan di berbagai sektor.

“Termasuk untuk peningkatan ekspor produk unggulan daerah untuk langsung mendongkrak perekonomian masyarakat,” kata Rusdin.

Menurutnya, ekspor briket arang batok kelapa ini adalah buah dari kerja keras semua pihak dan bukti bahwa komitmen yang muncul bukan sekadar wacana.

Dia meyakinkan kalangan usaha kalau Pemprov Sulbar akan terus mendukung dan mempermudah para pelaku usaha untuk go international.

“Karena ini akan menciptakan multiplier effect yang besar bagi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sulbar,” tegas Rusdin dari Disperindagkop Sulbar.