Artikel Terbaru Lainnya

Lihat semua

GAPKI: PKS Tanpa Kebun Ganggu Ekosistem Sawit

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyampaikan catatan kritis atas maraknya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tanpa kebun dalam Forum Multipihak bertajuk "Memperkuat Rantai Pasok Sawit yang Transparan, Inklusif, dan Berkelanjutan" yang digagas United Nations Development Programme (UNDP) di Jakarta, Kamis (10/9). Forum ini dihadiri jajaran Kemenko Perekonomian, kementerian terkait, asosiasi petani sawit, mitra pembangunan internasional, akademisi, dan masyarakat sipil.

AKPY Tekankan Pentingnya Kompetensi Panen untuk Jaga Rendemen Sawit Rakyat

Menjaga produktivitas sawit tidak berhenti pada kegiatan memanen tandan buah segar (TBS). Pekebun juga perlu memahami tingkat kematangan buah, menjaga rotasi panen, serta memastikan penanganan TBS setelah dipanen dilakukan dengan tepat. Seluruh tahapan tersebut berperan dalam mempertahankan rendemen sekaligus kualitas minyak sawit.

PERPEKINDO Ajukan Model Peningkatan Daya Tawar Petani Kelapa

Kesejahteraan petani kelapa tidak cukup diselesaikan hanya dengan  menaikkan harga beli. Masalah dasarnya adalah rendahnya daya tawar petani, kurangnya transparansi harga, ketergantungan pada penjualan harian, keterbatasan pembiayaan dan belum terhubung dengan dengan nilai tambah sepanjang rantai industri. Muhaimin Tallo, Ketua Umum Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia (Perpekindo) menyatakan hal ini.