Petrus Gunarso: Kelapa Lambang Persatuan Indonesia
Petrus Gunarso, Ketua Pembina Yayasan Panca Palma Tropika Indonesia menyatakan ada 5 palma di Indonesia yang bila dikelola dengan benar, maka Indonesia bisa jadi juara dunia.
Petrus Gunarso, Ketua Pembina Yayasan Panca Palma Tropika Indonesia menyatakan ada 5 palma di Indonesia yang bila dikelola dengan benar, maka Indonesia bisa jadi juara dunia.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyampaikan catatan kritis atas maraknya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tanpa kebun dalam Forum Multipihak bertajuk "Memperkuat Rantai Pasok Sawit yang Transparan, Inklusif, dan Berkelanjutan" yang digagas United Nations Development Programme (UNDP) di Jakarta, Kamis (10/9). Forum ini dihadiri jajaran Kemenko Perekonomian, kementerian terkait, asosiasi petani sawit, mitra pembangunan internasional, akademisi, dan masyarakat sipil.
Menjaga produktivitas sawit tidak berhenti pada kegiatan memanen tandan buah segar (TBS). Pekebun juga perlu memahami tingkat kematangan buah, menjaga rotasi panen, serta memastikan penanganan TBS setelah dipanen dilakukan dengan tepat. Seluruh tahapan tersebut berperan dalam mempertahankan rendemen sekaligus kualitas minyak sawit.
Sailun Group dengan bangga meluncurkan Sailun Terramax M/T 2, ban Mud-Terrain generasi terbaru yang diproduksi di dalam negeri, tepatnya di Demak, Jawa Tengah: Cocok untuk industri berat perkebunan dan pertambangan.
Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau resmi menetapkan kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 9 hingga 15 September 2026. Pada penetapan kali ini, harga TBS sawit kemitraan plasma tertinggi berada di angka Rp3.994,10 per kilogram (kg).
Stiper Lab Cafe mencatatkan prestasi dalam ajang Jawara Greenbeans Coffee Competition 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Jogja Coffee Week (JCW) #6. Membawa kopi Arabika Temanggung, Jawa Tengah, dari kawasan Sindoro–Sumbing,
Kesejahteraan petani kelapa tidak cukup diselesaikan hanya dengan menaikkan harga beli. Masalah dasarnya adalah rendahnya daya tawar petani, kurangnya transparansi harga, ketergantungan pada penjualan harian, keterbatasan pembiayaan dan belum terhubung dengan dengan nilai tambah sepanjang rantai industri. Muhaimin Tallo, Ketua Umum Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia (Perpekindo) menyatakan hal ini.