Dubes Belgia Lakukan Kunjungan ke PT Eastern Sumatra Indonesia (ESI) Kebun Maradja dan PT Kerasaan Indonesia

Dubes Belgia Lakukan Kunjungan ke PT Eastern Sumatra Indonesia (ESI) Kebun Maradja dan PT Kerasaan Indonesia

Sumatera Utara, mediaperkebunan.id - Duta Besar Belgia untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, David Jordens, melakukan kunjungan ke sejumlah operasional SIPEF Group di Indonesia pada 26–28 Agustus 2026. Kunjungan tersebut mencakup PT Eastern Sumatra Indonesia (ESI), Kebun Bukit Maradja, dan PT Kerasaan Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut, David Jordens didampingi Managing Director SIPEF Petra Meekers serta President Director SIPEF Indonesia Peter Bayliss beserta jajaran manajemen. Rangkaian kunjungan menjadi kesempatan bagi Duta Besar untuk melihat secara langsung aktivitas operasional perkebunan sekaligus berbagai program yang dikembangkan SIPEF Group di Indonesia.

Berbagai aspek menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, inovasi di lapangan, hingga penerapan praktik perkebunan yang berkelanjutan. Sejumlah kegiatan dan fasilitas operasional diperkenalkan untuk memberikan gambaran mengenai pendekatan SIPEF dalam mengelola perkebunan secara bertanggung jawab.

Salah satu agenda kunjungan adalah pelaksanaan tanam perdana di area replanting tahun 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari siklus pengelolaan tanaman untuk menjaga produktivitas sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perkebunan dalam jangka panjang.

David Jordens juga berkesempatan mengunjungi SIPEF Training Centre. Di lokasi tersebut, ia melihat pelaksanaan program Management Trainee yang menjadi bagian dari upaya SIPEF menyiapkan generasi penerus planters melalui penguatan kompetensi serta pengalaman langsung di lapangan.

Program tersebut saat ini diikuti 50 peserta Management Trainee. Sebagian besar peserta berasal dari masyarakat lokal yang berada di berbagai wilayah operasional SIPEF di Indonesia.

Melalui program tersebut, SIPEF tidak hanya berfokus pada kebutuhan tenaga kerja saat ini, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung keberlanjutan perusahaan di masa mendatang.

Dalam kunjungannya, Duta Besar Belgia juga melihat penerapan metode pengendalian hama secara alami yang dilakukan SIPEF. Salah satunya adalah pengembangbiakan musuh alami ulat api sebagai bagian dari strategi pengelolaan hama di perkebunan.

Penerapan metode tersebut menunjukkan upaya perusahaan dalam mengembangkan pendekatan pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan. Pemanfaatan musuh alami menjadi salah satu bagian dari inovasi yang diterapkan untuk mendukung pengelolaan perkebunan secara berkelanjutan.

Selain pengendalian hama, David Jordens juga meninjau pemanfaatan pupuk organik di PT Eastern Sumatra Indonesia. Ia melihat proses komposting yang dilakukan perusahaan sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan material organik.

Pengelolaan material organik melalui komposting tersebut menjadi salah satu inisiatif keberlanjutan SIPEF dalam mendukung praktik perkebunan yang lebih efisien dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Rangkaian kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai berbagai aspek yang menjadi bagian dari operasional SIPEF Group di Indonesia. Pengembangan sumber daya manusia, inovasi teknologi dan metode budidaya, serta pengelolaan lingkungan menjadi beberapa fokus yang ditunjukkan selama kunjungan.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan memberikan kesempatan bagi Duta Besar Belgia untuk melihat secara langsung aktivitas yang dijalankan di lapangan. Kunjungan ini sekaligus memperlihatkan komitmen SIPEF Group dalam mengembangkan praktik perkebunan yang bertanggung jawab serta berkelanjutan di Indonesia.