SNPI 2024 Kembali Digelar, Bahas Soal Produktivitas Kelapa Sawit

SNPI 2024 Kembali Digelar, Bahas Soal Produktivitas Kelapa Sawit

Jakarta, Mediaperkebunan.id – Seminar Nasional Planter Indonesia (SNPI) 2024 kembali digelar untuk yang ketiga kalinya di hotel Discovery, Ancol. Pada seminar tahun ini, Indonesia Planters Society (IPS) mengusung tema mengenai “Penerapan Inovasi Terkini untuk Meningkatkan Produktivitas Kelapa Sawit dan Menuju Sawit Baik”. Ketua IPS, Jamalul mengatakan bahwa acara SNPI ini dapat menjadi peluang bagi para planters untuk mendapatkan dan berbagi ilmu pengetahuan dalam meningkatkan produktivitas kelapa sawit.

“Melalui SNPI kita semua akan mendapatkan wawasan yang lebih dalam mengenai tantangan dan potensi yang dihadapi oleh industri kelapa sawit. Hal ini merupakan langkah awal yang penting untuk dapat meningkatkan produktivitas kelapa sawit,” jelas Jamalul pada sambutannya Rabu (15/5/2024).

Seminar ini mempunyai rangkaian acara yang padat dengan menghadirkan pemateri yang kompeten dibidangnya dan talkshow direksi yang mengundang direksi ternama dari berbagai perusahaan kelapa sawit di Indonesia. Beberapa tema pembahasannya mengenai inovasi replanting, inovasi dan produktivitas perusahaan kelapa sawit, serta penerapan teknologi digital terbaru di perkebunan kelapa sawit.

Dihadiri juga oleh Kabag Umum, Setditjenbun Kementerian Pertanian, Dhani Gartina yang mewakili Ditjenbun untuk membuka secara resmi bersama dengan Ketua Pelaksana SNPI 2024, Darus Salam. Melalui sambutannya, Dhani mengingatkan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi pada industri sawit seperti lahan tumpang tindih, isu lingkungan, dan perubahan iklim.

Selain itu, sebanyak 42% lahan kelapa sawit di Indonesia dikelola oleh petani sawit rakyat yang tingkat produktivitasnya masih di bawah rata-rata jauh dari pihak swasta. Untuk itu, Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan hasil produksi dan produktivitas kelapa sawit rakyat.

“Dalam mengatasi hal ini, pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas kelapa sawit rakyat. Kementerian Pertanian bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) selalu memberikan dukungan program untuk peningkatan produksi dan produktivitas kelapa sawit,” terang Dhani.

SNPI 2024 diharapkan dapat menjadi kesempatan emas bagi para planters untuk memperoleh ilmu secara langsung dari perusahaan kelapa sawit yang sudah berpengalaman. Kesempatan langka ini dapat menjadi peluang bagi planters untuk terus berinovasi pada keberlanjutan industri kelapa sawit di Indonesia.

“SNPI 2024 menjadi hal yang relevan dan menarik bagi berbagai pihak dalam industri kelapa sawit. Kita diajak untuk mendalami, selanjutnya akan diberikan kesempatan dan inovasi. Ini merupakan hal yang langka untuk mendengarkan secara langsung visi dan misi dari perusahaan kelapa sawit yang sudah berpengalaman,” tutur Jamalul.