Petani Kelapa Bakal Dilatih Pembibitan dan Dibangunkan Kemitraan

Petani Kelapa Bakal Dilatih Pembibitan dan Dibangunkan Kemitraan

Medan, mediaperkebunan.id – Sebagai tindaklanjuti dan bukti perhatian dari pemerintah, para petani kelapa akan mendapatkan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDMl) dan keberlanjutannya.

“Bentuk dari penguatan kapasitas SDM yang saya maksud adalah pelatihan pembuatan pembibitan kelapa oleh RPN,” ucap Ketua Umum DPN Asosiasi Petani Kelapa (APKI), Suprihadiono, kepada Mediapetkebunan.id, Selasa (22/7/2025).

Sebagai informasi, RPN yang dimaksud Suprihadiono adalah PT Riset Perkebunan Nusantara yang merupakan salah satu anak usaha Holding PTPN yang khusus bergerak di penelitian dan pengembangan komoditas pertanian dan perkebunan.

Suprihadiono menyebutkan, pelatihan pembuatan bibit kelapa tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan kerjasama yang ditandatangani dalam pelaksanaan lokakarya kelapa nasional di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu.

“Kan begini, kondisi perkebunan kelapa nasional kita tidak seperti kondisi perkebunan sawit yang sudah settle, sudah mapan. Sawit ada perusahaan pembibitannya, sementara kelapa kan enggak punya perusahaan pembibitannya,” ucap Suprihadiono.

“Nah, karena itu, petani itu sendiri nanti dilatih dan didik oleh RPN untuk menciptakan bibit kelapa unggul yang sesuai dengan karakteristik lahan milik petani itu sendiri,” sambung Suprihadiono lagi.

Karena, tuturnya lebih lanjut, tidak heran nanti kalau kelapa yang tercipta nanti terdiri dari berbagai varietas, seperti kelapa kopyor, pandan wangi, hibrida, serta berbagai varietas lainnya.

Selain itu, Suprihadiono mengungkapkan bahwa para petani kelapa anggota APKI juga akan dibangunkan kemitraan dengan pihak industri kelapa, khususnya yang tergabung dalam Himpunan Industri Pengolahan Kelapa Indonesia (HIPKI).

“Dengan demikian akan tercipta rantai pasok kelapa yang kelas, sustainable dan bisa memiliki aspek Ketertelusuran atau tracebility yang jelas, yaitu antara petani dan pengusaha kelapa,” beber Suprihadiono.

Jika ekosistem perkebunan kelapa dari mulai hulu sampai hilir tersebut terwujud, pihaknya yakin dunia perkebunan kelapa nasional bisa membantu pemerintah Indonesia dalam menciptakan swasembada pangan dan energi, bersama komoditas perkebunan lainnya, untuk beberapa waktu yang akan datang.

APKI sendiri, ungkap Suprihadiono, telah bersiap diri, baik dari sisi penguatan kelembagaan maupun menyiapkan para petani yang akan ikut menjalani pelatihan pembuatan bibit kelapa bersama PT RPN.

Di samping itu, pihaknya pun tetap akan mematangkan rencana membangun kompleks perkebunan dan industri pengolahan kelapa seluas 50 hektar (Ha) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sebagai wujud dan simbol kesiapan petani memasuki sektor hilir industri kelapa, walau dalam skala terbatas