Pelopor Industri Kelapa Nasional Ini Raih Penghargaan dari Dirjen BC

Pelopor Industri Kelapa Nasional Ini Raih Penghargaan dari Dirjen BC

Jakarta, mediaperkebunan.id – Melalui anak usahanya yang bernama PT Riau Sakti United Plantations (PT RSUP), PT Sambu Grup yang dikenal sebagai perusahaan pelopor industri kelapa nasional, meraih penghargaan yang sangat prestisius dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Dirjen BC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Sambu Grup melalui PT RSUP, seperti dikutip Mediaperkebunan.id dari laman resmi Sambu Grup, Sabtu (31/5/2025), diganjar penghargaan berupa Best Importer-Exporter yang merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dirjen BC.

Acara pemberian penghargaan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Dirjen BC, Rawamangun, Jakarta Timur (Jaktim), belum lama ini. Penghargaan kepada PT RSUP diserahkan secara langsung oleh Susila Brata yang menjabat sebagai Direktur Teknis Kepabeanan, Bea Cukai, Kementerian Keuangan RI.

Kegiatan dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai sektor industri dan perdagangan. Sebagai informasi awal, PT RSUP adalah anak usaha Sambu Grup yang berlokasi di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.

Perusahaan ini mendapatkan bentuk apresiasi atas kontribusi luar biasa dalam menjaga standar kepatuhan dan memperkuat budaya kemitraan dengan Dirjen BC. Penghargaan ini menandai pengakuan atas konsistensi Sambu Group dalam menjalankan praktik ekspor-impor yang aman, efisien, dan sesuai dengan standar internasional melalui skema Authorized Economic Operator (AEO).

Program AEO sendiri merupakan skema global yang diberikan kepada perusahaan dengan tingkat kepatuhan tinggi terhadap regulasi kepabeanan dan memiliki sistem pengawasan internal yang andal. Dalam hal ini, PT RSUP dinilai berhasil mengimplementasikan prinsip-prinsip tersebut secara konsisten dan profesional dalam operasionalnya.

Sofyan selaku Customs and Trade Facility Coordinator Sambu Group menyatakan rasa terimakasih dan Sambu Grup merasa sangat terhormat atas penghargaan ini. Kata Sofyan, hal Ini adalah hasil dari kerja tim yang solid dan sinergi yang erat antara PT RSUP dan jajaran Bea Cukai, termasuk tentunya tim Bea Cukai Tembilahan yang dinilai telah melakukan pembinaan dengan baik.

“Kami percaya bahwa kolaborasi yang berlandaskan kepercayaan dan kepatuhan adalah fondasi penting dalam mendukung ekosistem perdagangan nasional yang sehat,” kata Sofyan.

Sebagai pelopor industri kelapa di Indonesia, Sofyan bilang Sambu Group telah lebih dari lima dekade berkomitmen dalam mengembangkan ekosistem kelapa Indonesia. Tidak hanya berfokus pada produksi dan ekspor produk turunan kelapa, Sofyan mengungkapkan, Sambu Group juga aktif mendorong keberlanjutan industri dengan mendukung kesejahteraan petani kelapa, pelestarian lingkungan, serta penguatan rantai pasok dari hulu ke hilir.

Menurut Sofyan, penghargaan Best Importer-Exporter ini semakin memperkuat posisi Sambu Group sebagai perusahaan nasional yang tidak hanya unggul dalam kinerja ekspor-impor, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong daya saing industri kelapa Indonesia di pasar global.

Melalui pencapaian ini, dirinya juga mengatakan kalau Sambu Group berharap dapat terus memperkuat sinergi strategis dengan Ditjen BC dan mitra-mitra lainnya demi menciptakan sistem perdagangan yang lebih efisien, transparan, dan berkelanjutan. Sementara itu Setiawan Rosyidi selaku Kepala Kantor (Kakan) Bea Cukai Tembilahan, turut mengapresiasi pencapaian Sambu Group.

“Ini sebuah penghargaan sekaligus kebanggaan bersama. Meski beroperasi di daerah terpencil, PT RSUP bisa mengimplementasikan AEO dengan baik,” kata Setiawan Rosyidi.

“Bahkan leading atau memimpin bila dibandingkan dengan perusahaan lainnya. Sementara kita ketahui syarat sebagai pemenang untuk kategori ini tentu tidaklah mudah. Selamat untuk PT RSUP!” tegas Setiawan Rosyidi.