Jakarta, Mediaperkebunan.id
PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) mencatat keuntungan Rp229 miliar pada kuartal 1 2024 , didorong peningkatan penjualan miyak sawit, produk kayu dan energi terbarukan. Nilai penjualan mencapai Rp2,23 triliun meningkat 7,9% YoY. Kontribusi minyak sawit 85% dari total penerimaan atau Rp1,9 triliun , meningkat 5,1% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,8 triliun.
Penjualan CPO meningkat 3,7% dan PKO 45,1% YoY, meskipun harga CPO lebih rendah 2% dibanding periode yang sama tahun 2023. Andrianto Oetomo, Presdir DSNG menyatakan harga minyak nabati di pasar global melemah awal tahun ini karena meningkatnya pasokan dan faktor geopolitik di beberapa kawasan. Harga CPO DSNG kuartal 1 ini turun 1,9% dari USD11,97 juta/ton periode sama tahun lalu menjadi USD11,74 juta.Produksi CPO juga menurun 1,6% karena berkurangnya pembelian TBS dari eksternal.
Sedang pendapatan dari energi terbarukan berkontribusi 2,5% atau Rp57 miliar dari mengekspor cangkang kelapa sawit ke pembangkit listrik di Jepang. DSNG juga menjaga keuntungan kotor 17,2% dan keuntungan operasional 30,8% YoY dengan semakin normalnya harga pupuk dan peningkatan OER 24,16%.