Harga CPO dan PK Mitra Plasma dan Mitra Swadaya Riau Jadi Kunci pada Periode 25 Juni – 1 Juli 2025

Harga CPO dan PK Mitra Plasma dan Mitra Swadaya Riau Jadi Kunci pada Periode 25 Juni – 1 Juli 2025

Pekanbaru, mediaperkebunan.id – Perkembangan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan inti sawit atau palm kernel (PK) yang dihasilkan dari tandan buah segar (TBS) produksi petani kelapa sawit mitra plasma dan mitra swadaya di Provinsi Riau sungguh berbeda satu sama lain.

Hal itu bisa dilihat dari pengumuman pihak Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan (Disbun) Riau terkait penetapan harga pembelian TBS pekebun bermitra untuk periode 25 Juni – 1 Juli 2025 ini

Dari pengamatan Mediaperkebunan.id, Selasa (24/6/2015), harga CPO mitra plasma dan mitra swadaya justru mengalami kenaikan yang sangat bagus untuk periode ini, yaitu masing-masing naik sebanyak Rp 255,58 dan Rp 438,79 per kilogram (Kg).

Jika melihat hal itu, tentu benar harapan kalau harga pembelian TBS bakal ditetapkan naik oleh Disbun Provinsi Riau dalam jumlah yang lumayan, baik untuk TBS mitra plasma maupun mitra swadaya.

Tetapi harapan tersebut terpaksa harus pupus sebanyak 50 persen, karena harga pembelian TBS produksi para petani kelapa sawit mitra plasma Riau ditetapkan turun sebesar Rp 8,86 per Kg.

Namun di saat yang sama, harga pembelian TBS para petani kelapa sawit mitra swadaya justru diputuskan naik sebanyak Rp 66,44 per Kg oleh pihak Disbun Riau.

Setelah ditelisik, ternyata hal itu didasari oleh penurunan harga penjualan PK dalam jumlah yang berbeda. Harga PK mitra plasma turun sebanyak Rp 1.310,54 namun harga PK mitra swadaya hanya turun sebanyak Rp 423,72 per Kg.

Dengan demikian, kenaikan harga CPO yang besar dan penurunan harga PK yang lebih rendah membuat harga TBS mitra swadaya bernasib lebih baik ketimbang harga TBS mitra plasma yang turun karena ambruknya harga penjualan PK dalam jumlah banyak ketimbang harga CPO itu sendiri.

I. Berikut ini harga CPO dan PK per Kg produksi mitra plasma Provinsi Riau nomor 21 periode 25 Juni – 1 Juli 2025 :

  • Indeks K : 92,31 (tetap)
  • Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL) : 1,33 persen (tetap)
  • Harga CPO : Rp 13.551,79 (sebelumnya Rp 13.297,21. Naik Rp 255,58)
  • Harga Kernel : Rp 9.785,43 (sebelumnya Rp 11.095,97. Turun Rp 1.310,54)
  • Harga Cangkang : Rp 18,50 (tetap)

II. Berikut ini harga CPO dan PK per Kg produksi mitra swadaya Provinsi Riau nomor 21 periode 25 Juni – 1 Juli 2025::

  • Indeks K : 92,09 persen (tetap)
  • Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL) : 0,48 persen (tetap)
  • Harga CPO : Rp 13.672,68 (sebelumnya Rp 13.233,89. Naik Rp 438,79)
  • Harga Kernel : Rp 9.850,13 (sebelumnya Rp 10.273,85. Turun Rp 423,72)
  • Nilai Cangkang : Rp 25,06 (tetap)