Pekanbaru, mediaperkebunan.id – Harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan inti sawit atau palm kernel (PK) dari hasil pengolahan tandan buah segar (TBS) produksi para petani kelapa sawit mitra plasma dan mitra swadaya di Provinsi Riau mengalami lonjakan harga pada periode 9-15 Juli 2025.
Merujuk pada keterangan resmi pihak Bidang Produksi dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, kenaikan tersebut bahkan melebih Rp 960 per kilogram (Kg) untuk harga penjualan PK mitra swadaya.
Sementara itu, seperti keterangan resmi yang berhasil dihimpun oleh Mediaperkebunan.id, Rabu (9/7/2025), harga penjualan CPO dan PK mitra plasma serta CPO mitra swadaya juga mengalami lonjakan harga, namun hanya naik sekitar Rp 100-an saja.
Tidak heran kalau kenaikan itu membuat harga pembelian TBS produksi para petani sawit mitra plasma dan mitra swadaya Riau mengalami kenaikan untuk semua usia tanam, dan berlaku pada periode yang sama, yaitu 9-15 Juli 2025.
Yang masih sama dengan periode pekan sebelumnya adalah penetapan besaran persentase Indeks K, harga cangkang sawit, serta biaya operasional tidak langsung (BOTL) yang biasanya baru mengalami perubahan sekali dalam sebulan.
I. Berikut ini harga CPO dan PK per Kg produksi mitra plasma Provinsi Riau nomor 23 periode 9-15 Juli 2O25 :
Indeks K : 92,31 persen (tetap)
Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL) : 1,33 persen (tetap)
Harga CPO : Rp 13.704,08 (sebelumnya Rp 13.588,82. Naik Rp 115,26)
Harga Kernel : Rp 10.103,82 (sebelumnya Rp 9.941,35. Naik Rp 162,47)
Harga Cangkang : Rp 18,50 (tetap)
II. Berikut ini harga CPO dan PK per Kg produksi mitra swadaya Provinsi Riau nomor 23 periode 9-15 Juli 2025::
Indeks K : 92,09 persen (tetap)
Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL) : 0,48 persen (tetap)
Harga CPO : Rp 13.715,15 (sebelumnya Rp 13.533,63. Naik Rp 181,52)
Harga Kernel : Rp 10.965 (sebelumnya Rp 10.001,17. Naik Rp 963,82)
Nilai Cangkang : Rp 25,06 (tetap)