SAWIT

Industri Hilir Kelapa Sawit Minta Dukungan Pemerintah

Industri hilir kelapa sawit akan menghadapi tantangan berat baik di dalam dan luar negeri sebagai dampak resesi global dan kondisi perekonomian masyarakat. Pemerintah diharapkan mampu menciptakan kebijakan dan dukungan terutama mengantisipasi dampak hambatan dagang di negara tujuan ekspor. Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Paulus Tjakrawan mengungkapkan program biodiesel telah mencapai bauran 35% yang

AKSI KEPRIHATINAN PETANI SAWIT INDONESIA HADAPI REGULASI UNI EROPA

Merespon Undang Undang anti Deforestasi Uni Eropa (EUDR/ European Union Deforestation Regulation), petani sawit Indonesia sepakat untuk melakukan Aksi Keprihatinan pada hari Rabu, 29 Maret 2023 di Jakarta. Perwakilan petani sawit yang melakukan Aksi Keprihatinan adalah APKASIND0 (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia), ASPEK-PIR (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat), SAMADE (Sawitku, Masa Depanku), Santri Tani Nahdlatul Ulama, dan FORMASI (Forum Mahasiswa Sawit) Indonesia y...

RPN : ATASI SEGERA PENURUNAN PRODUKTIVITAS SAWIT, TAHUN 2026 BISA DEFISIT

Tantangan industri kelapa sawit ke depan bukan hanya aspek yang terkait dengan perdagangan global, tetapi ada masalah fundamental pada tingkat produksi. Dalam 5 tahun terakhir produktivitas nasional semakin menurun. Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara, Iman Yani Harahap menyatakan hal ini pada Media Perkebunan disela-sela International Oil Palm Conference (IOPC) 2022 yang Ketujuh di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC) .

MENTAN AJAK PELAKU USAHA DUKUNG BANK BENIH PERKEBUNAN

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengajak para pelaku usaha maupun petani sawit di seluruh Indonesia untuk terlibat langsung dalam sistem bank benih perkebunan Kementerian Pertanian. Menurut SYL, kehadiran bank benih memiliki manfaat besar terutama dalam menjaga resiliensi perkebunan Indonesia

PERCEPAT PSR, DIRJENBUN GANDENG BERBAGAI INSTANSI

Program yang saat ini sudah berjalan yakni Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan menargetkan 180 ribu hektar per tahun. Namun capaian realisasi penerbitan rekomendasi teknis hanya mencapai 17.793 ha pada 77 kelompok (8.166 pekebun). Menurut Dirjen Perkebunan, Andi Nur Alam Syah ini perlu adanya kolaborasi dan koordinasi antar instansi agar target cepat terealisasikan