SAWIT

PEKEBUN : KELAPA SAWIT MENSEJAHTERAKAN KAMI

Lampung Tengah, Mediaperkebunan.id Abdul Simanjuntak merantau dari Tapanuli untuk sekolah ke Jakarta. Setelah selesai SMA dan sempat bekerja diajak ke Lampung Tengah. Menjadi petani padi, ubi kayu dan lain-lain dijalani. “Saya mengerti susahnya menjadi petani. Tahun 70-80an infrastruktur belum terlalu bagus sehingga pemasaran menjadii masalah,” kata Abdul. Dengan keuletan usahanya Abdul berhasil memperluas lahan pertanian

ASOSIASI PETANI : TIDAK PERLU DIREVISI, LAKSANAKAN SAJA PERMENTAN NOMOR 1 TAHUN 2018.

Jakarta, Mediaperkebunan.id Mansuetus Darto, Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) menyatakan Permentan nomor 01 tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun tidak perlu direvisi. “Dillaksanakan saja dan yang harus dilakukan sekarang adalah membentuk kelembagaan petani swadaya. Tanpa itu maka Permentan ini tidak akan operasional sepenuhnya di lapangan,” katanya.

ASPEKPIR : LENGKAPI SEMUA PERSYARATAN, KUNCI SUKSES PSR

Medan, Mediaperkebunan.id Tahun 2022 ini sampai Juni belum ada rekomtek yang dikeluarkan untuk PSR karena aplikasi PSR belum selesai diperbaiki. Aplikasi perlu diperbaiki karena ada perubahan peraturan lewat Permentan 03 tahun 2022 yaitu lewat jalur kemitraan. Merealisasikan PSR memang tidak mudah karena perlu surat dari kementerian/lembaga lain dan Kementan sebagi penanggung jawab tidak bisa memutuskan

Perlukah Merevisi Permentan 01 Tahun 2018?

Jakarta, mediaperkebunan.id – Penetapan harga tanda buah segar (TBS) pekebun menjadi isu yang hangat dibahas sekarang ini, bahkan sebagian petani sawit menganggap permasalahan penetapan harga ini ada dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) 01 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun. Menurut sebagian petani kelapa sawit hal yang menjadi

PETANI LAMPUNG BERHARAP ADA KEBIJAKAN KONKRIT LAIN UNTUK MENAIKKAN HARGA TBS

Lampung Tengah, Mediaperkebunan.id Pemerintah harus berbuat sesuatu supaya harga TBS petani naik lagi. Setelah tahun ini menikmati harga tinggi tiba-tiba karena harga migor tinggi ekspor dilarang yang dampaknya harga TBS anjlok. Sekarang ekspor sudah dibuka lagi tetapi harga TBS tetap rendah sedang harga migor tetap tinggi. Abdul Simanjuntak, petani kelapa sawit yang juga ketua asosiasi

HULU PALING TERDAMPAK KISRUH MIGOR, PEMERINTAH PERBAIKI TATA KELOLA

Jakarta, Mediaperkebunan. Kisruh perkelapasawitan akhir-akhir ini membuat semua pihak sadar perlu perbaikan tata kelola perkelapasawitan secara lebih intensif dan menyeluruh. Inpres nomor 6 tahun tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Kelapa Sawit Berkelanjutan menjadi semakin relevan untuk terus dilaksanakan. Dedi Junaedi, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan/Kepala Sektretariat RAN KSB menyatakan hal ini pada webinar

Sertifikasi ISPO Perbaiki Tata Kelola Kelapa Sawit

Medan, mediaperkebunan.id – Sertifikasi menjadi salah satu syarat wajib yang ditetapkan pemerintah untuk memperbaiki tata kelola kelapa sawit berkelanjutan. Perlunya dukungan kerjasama dan kolaborasi stakeholder perkelapasawitan untuk percepatan implementasi Permentan No 38 tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia. Sustainable Palm Oil Initiative (SPOI), merupakan program kerjasama United Nations for Development Programme

Apical Menangkan Lima Penghargaan di Sustainable Business Award Indonesia 2020/2021

Jakarta, mediaperkebunan.id – Apical Group, pengolah minyak nabati global terkemuka berhasil meraih beberapa penghargaan Sustainable Business Awards (SBA) Indonesia 2020/2021. DIlaksanakan secara virtual, penganugrahan di selenggarakan di hadapan Kepala Bappenas, Dr. Suharso Monoarfa. Apical unggul dalam dua kategori, “Land Use and Biodiversity” dan “Stakeholder Management” dengan pencapaian yang signifikan dalam tiga kategori; “Sustainability Strategy”, “Supply

GAMAL NASIR : STOP KEBIJAKAN YANG RUGIKAN PETANI KELAPA SAWIT

Jakarta, Mediaperkebunan.id Kebijakan pemerintah berkaitan dengan kelapa sawit harus mengutamakan kepentingan petani sebagai prioritas utama. Apapun kebijakan yang diambil seharusnya menguntungkan petani kelapa sawit yang jumlahnya diperkirakan 2,3 juta orang dengan pekerja mencapai 4,6 juta orang. Gamal Nasir, Pembina organisasi petani kelapa sawit ASPEKPIR dan POPSI menyatakan hal ini. Kebijakan pemerintah akhir-akhir ini untuk menurunkan

DITJENBUN BENTUK SATGAS PANTAU HARGA TBS

Jakarta, Mediaperkebunan.id Tindak lanjut dari Surat Menteri Pertanian nomor 101/KB.202/M/5/2022 kepada gubernur/bupati/walikota sentra sawit untuk mengelluarkan surat edaran kepada PKS mempercepat penyerapan TBS dengan harga tim penetapan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo minta Dirjenbun untuk membentuk satuan tugas memantau harga TBS. Sekretaris Ditjen Perkebunan, Heru Tri Widarto menyatakan hal ini. Satgas ini diminta bergerak untuk

Kebutuhan Pangan Meningkat, Inovasi Sawit Solusinya

Jakarta, mediaperkebunan.id – Minyak sawit telah menjadi kebutuhan utama masyarakat global yang digunakan sebagai bahan baku produk makanan, kosmetik, sabun, hand sanitizer, oleochemical hingga renewable energy. Masyarakat selama 24 jam berdampingan dengan produk berbahan minyak sawit. Kegiatan riset dan inovasi menjadi keharusan agar penggunaan produk sawit sesuai kebutuhan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Asisten Deputi Pengembangan

VPO, ALTERNATIF BISNIS BERNILAI TAMBAH PEKEBUN SAWIT

Jakarta, Mediaperkebunan.id Petani kelapa sawit selama ini merupakan pemasok TBS pada pabrik kelapa sawit. Tidak pernah ada petani kelapa sawit yang mengolah dan menjual produk. Ade Tri Sunar dari Dir Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, menyatakan hal ini. Ditjenbun sendiri sampai saat ini belum punya program pengolahan hasil TBS untuk petani kelapa sawit. Belum ada