P-NEWS

PERLU ADA INPRES PERCEPATAN PEREMAJAAN KEBUN SAWIT RAKYAT

Dari target replanting kebun kelapa sawit rakyat seluas 185,000 ha sampai Mei ini dana yang sudah dicairkan BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) baru 4000-5000 ha sedang rekomendasi teknis Ditjebun baru 10.0000 ha. Banyak kendala yang dihadapi seperti masalah tanah yang belum bersertifikat, tumpang tindih lahan, sertifikat yang sudah dijual pada orang lain sehingga

MASIH ADA WAKTU CAPAI TARGET PEREMAJAAN 185.000 HA

Peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat tahun ini ditargetkan 185.000 ha. “Masih ada cukup waktu untuk mencapai target itu. Sekarang daerah segera persiapkan CPCL untuk diajukan segera rekomtek pada Dirjenbun. Kalau rekomtek sudah keluar maka dana Rp25 juta/ha sudah bisa cair. Sampai September diharapkan sudah ada 100.000 ha yang bisa di rekomtek. Penanaman diharapkan bisa dilakukan

Minamas Plantation Komitmen Mencegah Kebakaran

Berdasarkan prediksi dari BMKG yang memperkirakan musim panas akan jatuh pada awal bulan Mei dan Juni 2018 dan puncaknya akan jatuh pada bulan Agustus dan September 2018. Minamas Plantation sudah siap menghadapinya melalui Desa Mandiri Cegah Api. Hal tersebut diungkapkan oleh Haryanto Tedjawidjaja, President Direktur Minamas Plantation, Jum’at (18/5). Lebih dari itu, menurut Haryanto, mencegah

Peremajaan Sawit Rakyat Mestinya Sejak Dulu

Rokan Hilir – Peremajaan sawit rakyat mestinya dilakukan sejak dulu. Sehingga jika dibandingkan perusahaan swasta dengan sawit yang dimiliki rakyat hasil produksinya dua kali lipat. Untuk itu tahun ini pemerintah menargetkan peremajaan 185 ribu hektar (Ha) di seluruh Indonesia. “Mestinya memang (sawit) ini sudah harus kita remajakan sejak dulu. Kita ini terlambat meremajakan, sehingga kalau

MENKO KEMARITIMAN URUS SAWIT KARENA SUMBER BIOENERGI

Menko Kemaritiman ikut mengurus kelapa sawit karena merupakan salah satu sumber energi terbarukan. “Saya juga tahu batas-batasnya. Sawit merupakan industri strategis yang bisa digunakan sebegai sumber energi, karena itu Menko Kemaritiman ikut mengurusi,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. Salah satu permasalahan dengan kelapa sawit sebagai bahan baku energi terbarukan adalah kekuatiran negara-negara

Tiga Penyebab Industri Gula Nasional di Jurang Kematian

Tidak efisiennya pabrik gula (PG) di Indonesia, terutama milik badan usaha milik negara, nasib industri gula nasional kini diambang kehancuran. Hal ini karena biaya produksi terlalu tinggi dibanding gula impor. Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Arum Sabil menyebutkan, setidaknya ada tiga penyebab industri gula nasional berada di jurang kematian. “Pertama, cost

INDONESIAN PLANTERS SOCIETY ADAKAN SEMINAR NASIONAL

Indonesian Planters Society (IPS) atau Masyarakat Planter Indonesia terbentuk pada 7 Januari 2018 dan lahir dari kepedulian beberapa planter Indonesia akan adanya wadah profesi bagi para planter di Indonesia dan bukan merupakan Serikat Pekerja. Dengan adanya IPS maka para planter Indonesia dapat bersinergi dalam mengembangkan profesionalismenya serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan Kinerja Perkebunan Indonesia karena

PABRIK BAN DAN OTOMOTIF BENTUK KONSORSIUM RUBBER SUSTAINABILITY

Sustainable (keberlanjutan) bukan hanya untuk kelapa sawit. Kedepan semua komoditas akan mengarah ke sana. Sekarang yang sudah mulai bergerak adalah karet dengan sustainable rubber inisiative. Agung Prawoto, Direktur Biocert Indonesia menyatakan hal ini. Biocert sendiri sudah ditunjuk untuk melakukan pelatihan inisiatif ini dengan proyek di Kalbar. Dasarnya adalah permintaan karet yang setiap tahun terus bertambah,

PTPN 3 HOLDING BUAT TEROBOSAN ATASI MASALAH PETANI TEBU

Masalah yang sering dialami petani tebu adalah keterlambatan pengadaan pupuk dan pencairan kredit. Untuk mengatasi ini maka PTPN 3 Holding akan mencari terobosan untuk mengatasinya. “Kita bertemu teman-teman perbankan dan produsen pupuk bagaimana cara mengatasinya,” kata Mochamad Cholidi, Direktur Tanaman Semusim, PTPN 3 Holding pada Perkebunannews.com Tanaman tebu itu sederhana, jadi tidaknya ditentukan kalau kebutuhan

ICOPE 2018: Pertemuan Menuju Kelapa Sawit Berkelanjutan

Nusa Dua – International Conference on Oil Palm and the Environment (ICOPE) 2018 ini menghadirkan solusi peningkatan produksi kelapa sawit yang berkelanjutan dengan pendekatan sains dan teknologi. Chairman ICOPE 2018 JP Caliman, mengakui bahwa selama 11 tahun sejak dimulai pada 2007, ICOPE tetap teguh dalam menangani isu-isu dampak lingkungan dari produksi minyak sawit. ICOPE telah

RSPO KAPASITASNYA MEMBUAT STANDAR BUKAN KONTER KAMPANYE HITAM

RSPO (Roundtable Sustainable Palm Oil) bukan pada kapasitasnya mengcounter kampaye hitam sawit. Tugas RSPO adalah membuat standar sustainable yang diikuti oleh pelaku industri sehingga kebun kelapa sawitnya sustainable. Tiur Rumondang, Direktur RSPO Indonesia menyatakan hal ini. “Tugas industrilah yang membuktikan bahwa kampanye mereka tidak benar. Industri harus membuktikan dalam praktek. Dengan cara ini kampanye hitam

PETANI PIR MERASA KEMITRAAN MULAI RETAK

Petani plasma yang tergabung dalam ASPEK PIR Riau (Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR) saat ini merasa kemitraan yang sudah berjalan bagus mulai retak. Demikian yang mengemuka dalam Forum Group Diskusi Membangun Kembali Kemitraan yang Harmonis dan Berkelanjutan di Wilayah PIR BUN. Selama ini petani merasakan PIR dikemas sangat bagus meskipun ada kekurangan di sana-sini. Menurut