KOPI

PERAN PENGUMPUL KOPI BISA DITINGKATKAN BANTU PETANI

Studi terbaru Yayasan Inisiatif Dagang Hijau dan Enveritas mengungkap bahwa 90% hasil kopi dari petani di Indonesia dibeli oleh para pengumpul yang jumlahnya mencapai lebih dari 4.000. Kedekatannya dengan petani dan aksesnya terhadap pasar, secara faktual masih dapat dimaksimalkan sebagai daya dukung penting bagi rantai pasok kopi yang berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi pengumpul sekaligus petani

Kopi Koerintji Kembali Tembus Pasar Eropa

Jambi, mediaperkebunan.id – Berbagai cara terus dilakukan oleh pemerintah untuk menorong ekspor pertanian, termasuk diantaranya perkebunan, dalam hal ini kopi yang berasal dari Kabupaten Kerinci, Jambi, kembali mencatatkan ekspor komoditas andalannya ke Eropa. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, ekspor komoditas pertanian saat ini tidak mengenal pantangan apa pun dan harus tetap tersedia. “Ekspor

Kopi Kerinci Berlayar ke Belgia

Jambi, mediaperkebunan.id – Pertama kalinya, 15,9 ton kopi asal Kabupaten Kerinci, Jambi diberangkatkan menuju Belgia dari Pelabuhan Talang Duku, Jambi. Hal ini merupakan salah satu capaian kinerja dari Tim Percepatan Ekspor Komoditas Pertanian Provinsi Jambi yang diinisiasi Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Jambi. “Alhamdulilah, dengan kerjasama semua pihak akhirnya Pelabuhan Talang Duku dapat melakukan direct

Produksi Kopi Belum Bisa Mengimbangi Konsumsi

Jakarta, mediaperkebunan.id – Dalam diskusi virtual bertajuk Indonesia Sustainable Coffee Forum 2020, Ketua Dewan Pengurus Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) Irvan Helmi mengakui bahwa dalam 10 tahun terakhir ini konsumsi kopi di Indonesia naik dua kali lipat. Begitu juga dengan impor kopi yang naik 10 kali lipat dan ekspor kopi menurun sekitar 37%. Namun

KEMENKOP dan UKM Mendorong Pelaku Kopi

Bandung, mediaperkebunan.id – Kementerian Koperasi dan UKM (KEMENKOP dan UKM) menilai sektor pertanian dan perkebunan sudah bisa direlaksasi untuk diaktifkan kembali kegiatan usahanya di tengah pandemi Covid-19. “Saya ingin melihat langsung dan memastikan reaktivasi kegiatan usaha KUKM bisa berjalan,” kata Teten di sela-sela kunjungan kerja ke salah satu shelter (tempat pengolahan kopi) Klasik Beans di

HULU KOPI SUDAH BERMASALAH JAUH SEBELUM PANDEMI COVID 19

Sebelum pandemi covid19 pun, sektor hulu kopi Indonesia sudah bermasalah yaitu produktivitas yang sangat rendah, hanya 25% dari potensi produksinya, yaitu baru mencapai sekitar 600-700 kg/ha/tahun. Padahal Vietnam sudah lama bisa mencapai produktivitas 2,5 ton. Misnawi Ketua Dewan Pakar di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia menyatakan hal ini. Petani yang punya kebun 1 ha

DITJENBUN TEMPUH BERBAGAI CARA UNTUK ATASI PENUMPUKAN PRODUKSI PETANI

Pandemi Covid-19 berdampak ke mana-mana termasuk ke hulu kopi. Harga kopi arabika di Sulsel (Toraja Utara, Toraja dan Enrekang) yang biasanya Rp13.000/kg sekarang menjadi Rp6000/kg. Penyebabnya adalah kendala di pasar ekspor. Kasdi Subagyono, Dirjen Perkebunan menyatakan hal ini dalam webinar kopi IRAI. Pandemi menyebabkan banyak negara melakukan lockdown, sehingga ekspor terhambat. Akibatnya eksportir tidak mampu

Celaka, Panen Raya Kopi Terpukul Covid-19

Jambi, mediaperkebunan.id – Ada sebab ada akibat, begitulah yang terjadi pada petani kopi. Saat ini petani kopi merasa risau karena disaat menjelang panen raya justru harga kopi ditingkat petani jatuh akibat adanya wabah Covid-19. “Jadi memang tidak lama lagi kita akan panen raya, tapi masalahnya saat ini harga buah ceri kopi ditingkat petani sedang jatuh,”

PELAKU USAHA KOPI MINTA BANTUAN PEMERINTAH HADAPI PANDEMI COVID 19

Survei singkat yang dilakukan SCOPI (Sustainable Coffee Platform of Indonesia) terhadap anggotanya, Master Trainers dan petani kopi yang didampingi di 15 provinsi pada umumnya mereka sudah paham Pandemi Covid-19. “Bisa dikatakan 90% mereka tahu pandemi Covid 19 tetapi sebagian besar belum memperoleh informasi langkah antisipasi, dukungan dan bantuan pemerintah pusat dan daerah terhadap koperasi dan

PENGAPALAN KOPI DITUNDA, PEMBELI MINTA PENURUNAN HARGA

Pandemi Covid-19 membuat negara-negara tujuan ekspor kopi Indonesia melakukan lock down. Akibatnya kafe, coffe shop, restoran tutup. Meskipun buka semua gerai penjual kopi ini hanya melayani pembelian dengan dibawa pulang dan tidak minum ditempat seperti biasanya. Penjualan yang jalan hanya untuk pasar ritel saja. Akibatnya permintaan kopi untuk ekspor turun. “Mereka hanya menghabiskan stok yang

Citra Kopi Indonesia Perlu Dijaga

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Kopi Indonesia mempunyai keunggulan dibandingkan kopi-kopi yang diproduksi negara lainnya karena memiliki cita rasa yang tinggi terutama jenis kopi arabika yang diklaim sebagai kopi spesialty. Hal ini menjadi poin plus yang baik bagi citra kopi Indonesia di pasar internasional yang perlu kita jaga. Demikian dikatakan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam

Pemerintah Dorong Penyelesaian Krisis Harga Kopi

Jakarta,mediaperkebunan.id – Dewan Organisasi Kopi Internasional (International Coffee Organization/ICO) periode 2019-2020 siap membantu pemerintah dalam membenahi harga kopi guna mengerakkan ekonomi nasional. Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (Dirjen PPI) Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo melaksanakan kunjungan untuk melakukan konsultasi dengan para pemangku kepentingan kopi di London, Inggris pada 22—24 Februari 2020. Dalam kunjungannya ke Kantor Pusat