2nd T-POMI
2022, 13 September
Share berita:

Jakarta, Mediaperkebunan.id

Luas areal kebun kelapa di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau tahun 2020 32.315 ha sedang tahun 2021 bertambah jadi 32. 525 ha. Merupakan komoditas perkebunan terluas kedua setelah sagu yang mencapai 39.451 ha tahun 2020 dan 40.186 ha tahun 2021.

“Selama ini masyarakat menjual kelapa bulat ke industri pengolahan di Malaysia. Sisanya dijual ke pabrik pengolahan di Indragiri Hilir, juga untuk pasar lokal dan dikonsumsi sendiri. Tetapi pabrik di Malaysia kadang membeli kadang tidak. Sekarang Malaysia menutup pembelian, harga kelapa langsung jatuh jadi sekitar Rp800/butir dari sebelumnya Rp2000/butir. Mereka minta saya mencari jalan keluar sampai minta tolong belilah kelapa kami pak bupati,” kata Bupati Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil SH MM kepada Mediaperkebunan.id.

Jalan keluarnya, Kabupaten Meranti saat ini sedang berusaha menarik investor untuk membangun industri pengolahan kelapa. Produk yang diharapkan adalah santan, santan kering, tepung kelapa, nata de coco, briket arang dan sabut kelapa. Pasar pertama untuk kebutuhan Meranti sendiri kemudian baru untuk dalam negeri dan pasar ekspor.

Investor tidak perlu membeli lahan tetapi pemda akan menyediakan lahan milik masyarakat yang dikonversi menjadi saham. “Kita akan mempermudah investor industri pengolahan kelapa sesuai dengan aturan yang berlaku. Selama ini petani kelapa kita terlalu tergantung pada Malaysia sehingga cenderung monopsoni dan menekan petani. Mereka bisa seenaknya menentukan kapan bisa beli dan tidak,” katanya.

Kalau investor industri pengolahan kelapa masuk maka petani akan terbantu dalam memasarkan kelapanya. Juga akan membuka lapangan kerja baru sehingga ekonomi masyarakat akan terangkat. “Kalau tidak ada investor lewat BUMD kita akan membangun sendiri industri pengolahan kelapa. Saat ini fokus kita adalah menarik minat investor, “ kata Muhammad Adil.

Baca Juga:  BANYAK PELUANG TINGKATKAN PRODUKSI KELAPA

Meranti juga sangat mendukung program 1 juta benih kelapa Presiden Jokowi. Meranti juga akan ikut bagian dalam program ini. Masih ada 12.000 ha areal yang potensial untuk ditanami kelapa.

Meranti juga sudah punya kebun induk kelapa Srigading Meranti dengan pohon induk terpilih 120 batang. Kebun induk ini siap jadi penghasil benih. Meranti sendiri akan mencanangkan 1 juta benih kelapa untuk Meranti.