Medan, mediaperkebunan.id – Seperti sudah bisa diprediksi, harga pembelian tandan buah segar (TBS) per kilogram (Kg) hasil produksi para petani kelapa sawit mitra plasma di seluruh Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengalami penurunan untuk periode 3-9 September 2025.
Penurunan tersebut, berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh Mediaperkebunan.id, Kamis (4/9/2025), merupakan gelombang lanjutan dari penurunan harga TBS mitra plasma Sumut pada periode 27 Agustus – 2 September 2025.
Jika dihitung, maka mulai pertengahan pekan pertama hingga pertengahan pekan kedua di bulan September 2025 ini harga pembelian TBS mitra plasma Sumut rata-rata turun mulai dari Rp 3 sampai Rp 5 per Kg, tergantung dari usia tanam pohon kelapa sawitnya.
Harga TBS dari usia tanam 3 tahun, misalnya, turun Rp 3,62 per Kg, TBS dari usia tanam 8 tahun turun Rp 6,80 per Kg, TBS usia tanam 10-20 tahun yang merupakan kategori premium turun Rp 6,28, serta TBS dari usia tanam 25 tahun turun Rp 8,23 per Kg.
Situasi ini terbilang peluk juga. Sebab, harga penjualan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) justru naik sebanyak Rp 50,29, dari pekan lalu tercatat sebesar Rp Rp 14.447 menjadi Rp 14.497,29 per Kg.
Tetapi di saat yang sama, harga penjualan inti sawit atau palm kernel justru merosot dalam jumlah yang terbilang lumayan, yaitu Rp 550 per Kg, dari semula Rp 13.488
menjadi Rp 12.938 per Kg untuk periode 3-9 September 2025 ini.
Berikut ini daftar harga TBS produksi petani sawit mitra plasma Sumut untuk periode 3-9 September 2025:
- Usia 3 tahun Rp 2.798,61
- Usia 4 tahun Rp 3.065,41
- Usia 5 tahun Rp 3.249,78
- Usia 6 tahun Rp 3.341,90
- Usia 7 tahun Rp 3.371,06
- Usia 8 tahun Rp 3.462,03
- Usia 9 tahun Rp 3.526,54
- Usia 10-20 tahun Rp 3.614,10 (sebelumnya Rp 3.620,38. Turun Rp 6,28)
- Usia 21 tahun Rp 3.607,08
- Usia 22 tahun Rp 3.559,93
- Usia 23 tahun Rp 3.524,90
- Usia 24 tahun Rp 3.409,05
- Usia 25 tahun Rp 3.305,33
Catatan:
- CPO : Rp 14.497,29 (sebelumnya Rp 14.447. Naik Rp 50,29)
- PK : Rp 12.938 (sebelumnya Rp 13.488. Turun Rp 550)
- Indeks K : 92,69 persen (tetap)