Sambut TPOMI 2026, Kemenperin Beri Apresiasi pada Media Perkebunan dan P3PI

Sambut TPOMI 2026, Kemenperin Beri Apresiasi pada Media Perkebunan dan P3PI

Jakarta, mediaperkebunan.id – Media Perkebunan bersama Perkumpulan Perkebunan Profesional Indonesia (P3PI) sukses menyelenggarakan acara 3rd Technology & Talent Palm Oil Mill Indonesia (TPOMI) Conference and Exhibition pada tanggal 8-10 Juli 2025, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) beri apresiasi.

Dalam surat keterangannya, Direktur Industri Kemurgi, Oleokimia dan Pakan, Direktorat Industri Agro, Kemenperin, Lila Harsyah Bakhtiar menyampaikan juga dukungan atas terselenggaranya acara TPOMI 2025.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan pihak penyelenggara TPOMI 2025 sehingga Kementerian Perindustrian dapat berpartisipasi pada sesi pameran yang menampilkan produk layanan standardisasi dan/atau jasa industri terkait komoditas kelapa sawit dan turunannya,” ujar Lila.

3rd TPOMI 2025 sendiri telah menghadirkan Plt. Direktur Jenderal Industri Agro, Putu Juli Ardika dan Lila Harsyah Bakhtiar sebagai narasumber.

Menurut Lila, kolaborasi antara Media Perkebunan, P3PI, dan Kemenperin melalui acara TPOMI tidak hanya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya inovasi teknologi dan talenta di industri kelapa sawit, tetapi juga memperkuat kerjasama antara pemerintah dan praktisi profesional dalam memajukan industri teknologi kelapa sawit.

Kemenperin dalam suratnya juga menyampaikan harapan agar kerjasama dapat terus terjalin untuk mendukung pertumbuhan industri kelapa sawit yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan sinergi yang kuat, kita dapat mencapai tujuan bersama untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas industri kelapa sawit Indonesia.” pungkas Lila.

Dari Bandung, 4th TPOMI 2026 akan pindah ke Medan, Sumatera Utara dengan menghadirkan conference yang lebih komperhensif tentang teknologi kelapa sawit dan menghadirkan pameran industri teknologi kelapa sawit yang lebih luas.

Melalui TPOMI, Media Perkebunan berharap kolaborasi antara pemerintah, praktisi kelapa sawit, dan industri menjadi lebih kuat dan saling tersinergi antara satu sama lain.