Efek Kedatangan Mentan: Dharmasraya Kebut Perkebunan Kopi, Kurangi Ketergantungan pada Sawit

Efek Kedatangan Mentan: Dharmasraya Kebut Perkebunan Kopi, Kurangi Ketergantungan pada Sawit

Padang, mediaperkebunan.id – Kedatangan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, ke Padang beberapa hari yang lalu benar-benar mendatangkan efek positif ke berbagai provinsi sentra perkebunan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Salah satu yang merasakan efek positif tersebut adalah Kabupaten Dharmasraya yang telah mendapatkan persetujuan dari Mentan Andi Amran Sulaiman untuk permohonan pengembangan perkebunan kopi seluas 2.000 hektar (Ha).

“Persetujuan yang diberikan Menteri Pertanian , Andi Amran Sulaiman, menjadi angin segar bagi pengembangan komoditas pertanian di Ranah Cati Nan Tigo kita ini,” kata Bupati Kabupaten Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dikutip Mediaperkebunan.id dari laman RRI, Senin (22/9/2025).

Bupati Annisa Suci Ramadhani mengatakan, proyek pengembangan perkebunan kopi di Dharmasraya direncanakan mulai berjalan pada Januari 2026, dengan target dapat terus berkembang hingga mencapai total luas lahan 6.000 Ha.

Langkah ini, ungkap Bupati Annisa Suci Ramadhani, diambil Pemkab Dharmasraya sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan pada satu jenis komoditas, khususnya perkebunan kelapa sawit.

“Pemerintah daerah menilai pentingnya memiliki alternatif seperti kopi agar tetap memiliki sumber ekonomi saat harga atau produksi sawit mengalami penurunan,” kata Bupati Annisa Suci Ramadhani.

Diversifikasi industri hulu perkebunan ini, tutur Bupati lebih lanjut, juga diharapkan bisa memerkuat ketahanan ekonomi masyarakat di sekitar perkebunan kopi setempat.

Annisa Suci Ramadhani menyampaikan, kopi yang akan ditanam ini dapat dibudidayakan secara tumpang sari dengan tanaman lain, termasuk di dalam kebun sawit yang baru ditanam.

Hal ini dinilai sebagai solusi efisien dalam pemanfaatan lahan, sekaligus memberikan hasil yang lebih optimal bagi petani. Selain sawit, kopi juga bisa ditanam bersamaan dengan berbagai jenis tanaman perkebunan lainnya.

“Selain kopi, potensi pertanian lainnya di Dharmasraya juga dibahas saat kunjungan kerja Menteri Pertanian di Sumbar, di antaranya program cetak sawah baru dan pengembangan jagung,” kata Bupati Dharmasraya.

“Optimalisasi lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Seluruh inisiatif ini ditujukan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional,” tegas Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.