Tag: p-news

Krisis Ekonomi Komoditas Kopi Tetap Happy

Anjing menggonggong kafilah berlalu, begitulah yang terjadi saat ini pada komoditas kopi di Indonesia. Meskipun terjadi krisis ekonomi dibeberapa negara harga komoditas kopi tetap tinggi. Harus diakui akibat dari krisis ekonomi maka beberapa harga komoditas mengalami penururunan. Diantaranya yaitu seperti tambang, karet, kelapa sawit dan sebagainya. Tapi khusus pada komoditas perkebunan yang berhubungan dengan makanan

Kapasitas Pabrik Crumb Rubber Kelebihan Kapasitas

Saat ini industri crumb rubber sudah terlanjur kelebihan kapasitas. Kapasitas terpasang mencapai 5,2 juta ton sedang pasokan bahan baku hanya 3,2 juta ton, atau ada kesenjangan sampai 2 juta ton. Moenardji Soedargo, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Karet Indonesia mengakui bahwa saat ini kapasitas pabrik crumb rubber telah melebihi kapasitas sehingga sulit untuk melakukan bokar bersih.

Pengusaha Pupuk Wajib Merangkul Petani

Sudah seharusnya perusahaan pupuk merangkul petani dalam meningkatkan produktivitas, karena dngan meningkatkan produktivitas maka kesejahteraan petani pun meningkat. Produsen pupuk (PT. Bunga Tani) bekerjasama dengan Kelompok Tani Anugrah, melakukan pelatihan khusus untuk para petani kakao di Kecamatan Palolo, pelatihan berlangsung selama dua hari dan di buka oleh wakil camat Kecamatan Palolo (Sabir., S. Sos) diruang

Awas, 2020 Indonesia Darurat Kopi

Besar pasak daripada tiang begitulah yang terjadi pada komoditas kopi tahun 2020 jika Indonesia tidak segera meningkatkan produksi kopi. Mengapa demikian? Harus diakui bahwa Indonesia masih menjadi produsen kopi nomor tiga didunia dengan total produksi sebesar 685 ribu ton (angka sementara Kementerian Pertanian). Bahkan produsksi kopi asal Indonesia banyak digemari oleh masyarakat baik dari dalam

Kopi Specialty Terus Dinanti

Kopi specialty asal Indonesia banyak diminati, tapi jangan sampai negrara luar yang justru mendapatkan keuntungan lebih besar daripada Indonesia selaku produsen kopi specialty. Indonesia memang surganya penggemar kopi. Bagaimana tidak, dengan kondisi Indonesia yang memiliki banyak pulau maka menghasilkan berbagai jenis kopi yang berbeda-beda. Lebih dari itu, beberapa pelaku industri kopi saat ini sedang telah

Indonesia Kurangi Ekspor Karet 238.736 Ton

Indonesia akan mengurangi ekspor karet 238.375 ton selama Maret-Agustus 2016, atau akan berkurang 40% setiap bulan atau 17,5%. “Jumlah ini cukup besar . Tetapi GAPKINDO setuju melakukan ini dan benar-benar akan menahan barang,” kata Moenardji Soedargo, Ketua Umum GAPKINDO (Gabungan Pengusaha Karet Indonesia). GAPKINDO mendapat tugas dari Kementerian Perdagangan melalui Permendag nomor 35 tahun 007

DPR : Dana Asing Mengalir ke LSM Harus Diawasi

RSPO Perketat Kriteria Lewat RSPO NextMaraknya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang didanai oleh asing untuk merusak komoditas Indonesia maka sebaiknya dana asing yang mengalir ke LSM sebaiknya diawasi. Firmas Soebagyo, Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPR-RI menyarankan sebaiknya pemerintah dapat mengawasi LSM yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak komoditas asli Indonesia. Satu diantaranya komoditas

Pemerintah Gencar Meningkatkan Produktivitas Kopi

Pemerintah berupaya mendorong peningkatan produktivitasa kopi nasional. Adapun saat ini rata-rata nasional baru sekitar 600 kg/hg/tahun. Demikian disampaikan Gamal Nasir, Direktur Jenderal Perkebunan, pada saat kunjungan ke kebun percontohan milik salah satu perusahaan terkemuka di Kabupaten Tanggamus, Lampung. “Pemerintah pusat secara konsisten memberikan bantuan untuk perbaikan tanaman kopi setiap tahunnya”, terang Gamal. Bahkan tahun 2016,

Nestle Antara Sustaibility dan Bisnis

Nestle mengembangan pusat pelatihan untuk kopi dan kakao bukan sebagai bentuk kegiatan Coorporate Social Responsibility (CSR) bertujuan untuk mewujudkan prinsip sustainbilty. Demikian disampaikan Wisman Djaja, Director Sustable Agriculture Development & Procurement, Nestle. “Perusahaan kami ingin tetap bertahan hingga 100 tahun yang ke depan sehingga itu mustahil diwujudkan jika petani tidak mampu memperoleh penghasilan di atas

Kopi Robusta Unggul dari Bengkulu

Bengkulu kini memiliki klon kopi robusta unggul dengan citarasa yang baik. Empat klon kopi lokal yang ditemukan petani itu siap dikembangkan. Sebagai salah satu wilayah segitiga emas penghasil kopi robusta di Indonesia, Bengkulu memiliki kopi lokal yang unggul. Empat klon kopi robusta lokal yakni Sehasence, Sintaro 1, Sintaro 2, dan Sintaro 4 memiliki potensi produksi

Kopi Bisang Siap Bergoyang

Kopi boleh sama hitamnya, tapi masalah rasa kopi bisang bisa mempunyai ciri khas yang berbeda dibanding kopi specialty lainnya. Tingginya permintaan akan kopi, maka Kabupeten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan mengeluarkan kopi bisang. Bahkan luar negeri sudah mulai melirik kopi specialty ini. Bagaimana tidak, kopi bisang sendiri selain masuk dalam kategori kopi specialty karena selain tumbuh

Perkebunan Masih Menjadi Andalan Indonesia

Meskipun ekspor untuk produk pertanian menurun, tapi komoditas perkebunan masih menjadi andalan bagi Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik(BPS) menunjukan bahwa Januari hingga November 2015 neraca perdagangan subsektor perkebunan mengalami kenaikan Rp290,7 triliun. Sehingga, defisit neraca perdagangan subsektor tanaman pangan, hortikultura dan peternakan tertutupi. Artinya, terbukti, bahwa subsektor ini mampu menyumbangkan neraca perdagangan pertanian pada