P-NEWS

PEDULI COVID-19. MINAMAS PLANTATION BERSAMA FORUM WARTAWAN PERTANIAN BAGIKAN BANTUAN SOSIAL

JAKARTA, Mediaperkebunan.id Forum Wartawan Pertanian (FORWATAN) bersama Minamas Plantation kembali memberikan bantuan sosial kepada dua Yayasan yatim piatu yaitu Yayasan Nur Kebagusan dan Yayasan Sahabat Yatim Indonesia di Jakarta Selatan sebagai wujud kepedulian Minamas Plantation terhadap kesejahteraan masyarakat khususnya di tengah upaya penanggulangan Covid-19. Masih dalam sukacita Idul Fitri yang baru saja dirayakan oleh umat

PANDEMI MENGUBAH PERKULIAHAN DAN PKL POLITEKNIK LPP YOGJAKARTA

Sejak pandemi Covid-19 perkuliahan di Politeknik LPP Yogjakarta berlangsung secara on line. “ Sekitar 90% mahasiwa pulang kampung, hanya 10% yang bertahan di Yogja. Perkuliahan on line akan berlangsung sampai pertengahan Juli atau akhir semester ini,” kata Ari Wibowo, Direktur Politeknik LPP Yogjakarta. PKL (Praktek Kerja Lapang) atau magang mahasiswa tingkat 1,2 dan 3 dikebun

Teh Indonesia Berpeluang Besar Mengisi Pasar Maroko

JAKARTA, Mediaperkebunan.id – Di tengah masa pandemi Corona saat ini, ternyata teh Indonesia berpeluang besar untuk mengisi pasar di negara Afrika, khususnya Maroko. Karena pasokan teh dari China tersendat. Maroko membutuhkan pasokan teh hijau sekitar 60 ribu ton setiap tahunnya. Kuasa Usaha Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Maroko Hanung Nugraha mengatakan, adanya pandemi Corona membuat

PANDEMI COVID-19, PELAYANAN JASA PT RPN MENURUN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Dampak dari pandemi Covid -19 bagi PT Riset Perkebunan Nusantara adalah pada kegiatan pelayanan jasa yang diindikasikan mengalami penurunan yang cukup siginifikan. Aktivitas pendampingan di kebun yang memerlukan karyawan RPN terjun ke lapangan terkendala pembatasan bepergian oleh pemerintah setempat. “Jangankan pergi ke kebun, mau pergi ke luar daerah saja sudah susah, selain itu

Lima Jurus Kemendag Stabilkan Harga Gula

Jakarta, mediaperkebunan.id – Sudah bukan rahasia lagi bahwa harga pangan sering kali naik – turun, salah satunya harga gula. Atas dasar itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mempunyai lima jurus untuk menstabilkannya. Pertama, pemerintah menugaskan produsen gula rafinasi untuk mengalihkan produksi gula rafinasi menjadi gula konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pasar saat Puasa dan Lebaran sebesar 250.000 ton.

Ini Dia Penyebab Harga Gula “Melambung”

Jakarta, mediaperkebunan.id – Berdasarkan hasil evaluasi, pantauan dan pengawasan di lapangan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag), harga gula yang tinggi disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, terganggunya supply gula impor karena beberapa negara menetapkan lockdown atau karantina wilayah. Kedua, adanya mata rantai distribusi yang cukup panjang untuk sampai ke tangan konsumen. Ketiga, ada pelaku bisnis gula yang

BALITBANG KEMENTAN DUKUNG PENGEMBANGAN AGRIBISNIS PALA

Menurut Syafaruddin, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Kementan, nilai ekonomi pala (Myrisctica fragan) tahun 2018 adalah ekspor 20.202 ton dengan nilai USD111,69 juta. Pala adalah rempah asli Indonesia yang berasal dari Kepuluan Maluku. Sejak jaman Rowani Kuno sudah dikenal sebagai penyedap makanan. Sejak abad 15 sudah masuk dalam perdagangan

ALOKASI DANA BPDPKS UNTUK PETANI HANYA PEMANIS SAJA

Alokasi dana BPDPKS untuk petani dibanding dana lainnya, apalagi dana untuk biodisel masih sangat jauh sekali. “Dana untuk petani sepertinya hanya pemanis saja untuk menyenangkan petani bahwa sudah dibiayai. Padahal proporsinya masih jauh sekali dibanding biodiesel,” kata Gamal Nasir, Ketua Pembina POPSI (Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia terdiri dari Apkasindo Munas, ASPEKPIR Indonesia, SPKS, Samade

GIMNI, APROBI, dan APOLIN Menggandeng FJS Gelontorkan Bantuan Sembako

Jakarta, mediaperkebunan.id – Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia (APROBI), dan Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN) menggandeng Forum Jurnalis Sawit (FJS) menggelontorkan bantuan untuk anak yatim piatu, dan kaum dhuafa berupa 250 paket sembako di Jakarta dan Depok (Jawa Barat). Pemberian donasi bertujuan membantu anak yatim piatu dan masyarakat tidak mampu sehingga daya tahan tubuhnya tetap baik

KAMPANYE NEGATIF GANGGU INVESTASI SAWIT

JAKARTA, Mediaperkebunan.id Joko Supriyono, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyebutkan, isu-isu Hak Asasi Manusia, keanekaragaman hayati, pengelolaan lahan gambut, kesehatan saat ini merupakan bagian dari kampanye hitam dalam perang dagang minyak nabati global. Kampanye negatif tersebut memberikan dampak negatif terhadap iklim investasi sawit dalam negeri. Hal tersebut disampaikan Joko dalam acara #INAPalmOil

INDONESIA HARUS PROAKTIF, OFFENSIVE DAN AGGRESIVE LAWAN KAMPANYE HITAM SAWIT

JAKARTA , Mediaperkebunan.id Minyak kelapa sawit terbukti memiliki produktivitas yang tinggi dengan penggunaan lahan paling rendah. Hal tersebut menjadikan Industri yang berkembang di Indonesia dan Malaysia tesebut sebagai sebuah ancaman besar bagi Industri minyak nabati global. Sengitnya persaingan dagang, memunculkan berbagai isu mulai dari deforestasi, pengelolaan lahan gambut bahkan Hak Asasi Manusia (HAM). Isu Digulirkan

WASPADAI “PETANI” YANG MEMBONCENG PSR UNTUK TUJUANNYA SENDIRI

Menurut Gamal Nasir, Ketua Dewan Pembina POPSI (Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia) salah satu hambatan PSR adalah banyaknya” petani “ yang bersuara lewat organisasi petani, padahal mereka tidak termasuk petani yang bisa mendapatkan PSR. Mereka punya profesi lain tetapi menjadi pengurus organisasi petani, punya kebun sawit luas dan kebunnya sudah tua dan orang-orangnya dicurigai berafiliasi