P-NEWS

2019, Teh Harus Diperbaiki dan Terobosan Kebijakan

Perkebunannews, Bandung – Dengan mengusung tema Mencari Model Dekonstruksi Agroindustri Teh Nasional, Asosiasi Teh Indonesia (ATI) kembali menggelar hajatan akbar di Hotel Holiday Inn, Bandung, Jawa Barat, (24/1). Ketua Umum ATI, Dede Kusdiman dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari di gelarnya workshop ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam memberikan penilaian atas status perkembangan industri teh Indonesia

2019, Impor Raw Sugar Diturunkan

Sedikit demi sedikit ketergantungan impor terus dikurangi termasuk impor raw sugar (gula mentah) di tahun 2019. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Darmin Nasution memastikan kuota impor raw sugar (gula mentah) dan untuk kebutuhan industri di tahun 2019 ini akan lebih rendah dibandingkan tahun 2018 kemarin.Ini karena stok yang masih tersedia. Rencananya, pemerintah akan mengeluarkan impor raw

Indonesia-Pakistan Perkuat Kerjasama Perdagangan Sawit

JAKARTA, Perkebunannews.com – Indonesia dan Pakistan memperkuat kerjasama perdagangan sawit melalui Pakistan Edible Oil Conference (PEOC) di Karachi (19/1). Dubes RI Islamabad Iwan Suyudhie Amri, bersama Konsulat Jenderal RI Karachi Totok Prianamto dan Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono menyelenggarakan working Lunch dengan jajaran pengurus Pakistan Vanaspati Manufacture Association (PVMA) dan Pakistan Edible Oil Refiners Association

KADISBUN SUMSEL : MASIH BANYAK KENDALA PSR YANG HARUS DIATASI

Sumatera Selatan merupakan daerah pertama yang melaksanakan PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) di Kabupaten Musi Banyuasin seluas 4.446 ha. Potensi peremajaan di Sumsel sendiri mencapai 60.000 ha yang semuanya ada di petani plasma. Meskipun di Muba relatif sukses tetapi di kabupaten masih banyak hambatan. Fachrurrozi, Kepala Dinas Perkebunan Sumatera Selatan menyatakan hal ini pada Perkebunannews.com. Kalau

Tahun 2065 Perkebunan Teh Hanya Tinggal Sejarah

JAKARTA, Perkebunannew.com – Jika tidak ada upaya yang significant untuk membendung penurunan areal perkebunan teh di Indonesia, diperkirakan perkebunan teh di Indonesia pada tahun 2065 hanya tinggal sejarah. Akibatnya, kerusakan lingkungan di areal high grown tea seperti banjir, dan longsor akan semakin parah. Demikian dikatakan pakar teh dari PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Rohayati Suprihatini.

Minyak Sawit Berkontribusi Besar untuk Bio Energi

JAKARTA, Perkebunannews.com – Ketua Umum GAPKI Joko Supriyono mengatakan, keberadaan minyak sawit terus memberikan kontribusi besar bagi negara dan masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan industri turunan minyak sawit sebagai bioenergi, yang juga menguntungkan secara lingkungan. “Minyak sawit harus terus dikembangkan, supaya memberikan banyak keuntungan bagi pendapatan negara, sosial masyarakat dan lingkungan yang lebih baik,” ujar

SEMINAR TEKNIS KELAPA SAWIT

SEMINAR TEKNIS KELAPA SAWIT (STKS) Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit, Prinsip Ketenagakerjaan di Perkebunan Kelapa Sawit, ”Sharing Socfindo’s Experience on Oil Palm Productivity (SSEOPP)” & Field Trip Waktu Pelaksanaan Rabu & Kamis, 13 & 14 Februari 2019 Lokasi Hotel Aryaduta – Palembang Jl. POM IX Palembang Square – Palembang Unduh AGENDA | FORMULIR

Pembangunan Kebun Plasma di Papua Kewajiban Hukum

Jakarta, Perkebunannews.com – Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria (TPPKA) mengkhawatirkan potensi konflik sosial akibat kebun plasma belum dibangun. Padahal pembangunan kebun plasma sebagai kewajiban yang diatur Undang-undang Perkebunan. Demikian dikatakan Iwan Nurdin anggota TPPKA dari Kantor Staf Presiden usai kunjungan kerja ke Merauke, Papua, Kamis (13/12). Dia khawatir potensi konflik malah akan memicu masalah sosial.

Gairah Konsumsi Teh Mendorong Semangat Produksi

Bandung – Minum teh, kini tidak lagi hanya dilakukan di pagi ataupun sore hari. Minum teh kini sudah menjadi gaya hidup khusunya kaum milenial. Terbukti, saat ini minuman teh dalam kemasan botol siap minum telah menghiasi seluruh mini market dengan berbagai merk dan ukuran. Ini artinya konsumsi minum teh telah meningkat khususnya pada kaum muda.

Pemerintah Terus Perbaiki Tata Kelola Sawit

JAKARTA, Perkebunannews.com – Pemerintah terus memperbaiki tata kelola perkebunan sawit salah satunya mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Perijinan Perkebunan (Siperibun). Setidaknya jumlah perizinan yang dihimpun Ditjenbun mencapai 1.380 dengan jumlah pelaku usaha 2.121 perusahaan di 13 provinsi dan 97 kabupaten. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Bambang, dalam Dialog Akhir bertemakan “Membenahi Tata Kelola Sawit

UPAYA TURUNKAN BM MINYAK SAWIT, INDONESIA AKAN IMPOR GULA MENTAH INDIA

Indonesia akan membuka pasar gula mentah dari India untuk menurunkan bea masuk minyak sawit di negara itu. Selama ini Indonesia tidak mengimpor gula mentah dari India. Deputi Bidang Pertanian dan Pangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud menyatakan hal ini. India mengenakan bea masuk CPO 44% dan olahannya 55%. Penyebabnya adalah defisit perdagangan dengan Indonesia.

BPDPKS : BIBIT SAWIT UNTUK PSR WAJIB UJI DNA

Setiap benih kelapa sawit yang digunakan petani untuk PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) wajib diuji DNA. “Kita ingin memastikan bahwa benih yang digunakan benar-benar Tenera dan tidak terkontaminasi dura atau pisifera,” kata Direktur Penghimpunan Dana BPDPKS, Hendrajat Natawijaya. Meskipun benih itu berasal dari perusahaan kecambah sawit yang legalitasnya jelas dan terdaftar serta bersertifikat tetapi uji DNA