P-NEWS

Presiden: Sektor Kelapa Sawit Membanggakan

NUSA DUA – Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa sektor kelapa sawit sangat membanggakan. Namun masih banyak tantangan pengembangan sektor kelapa sawit ke depan seperti peremajaan perkebunan sawit rakyat, perluasan pasar ekspor, hilirisasi, serta implementasi program B20. “Produksi 42 juta ton minyak sawit itu sangat besar. Nilai devisa ekspornya mencapai lebih Rp 300 triliun,” kata

PSR: Replanting Sawit dan Replanting Tata Kelola

Sejak tahun 2017 yang lalu pemerintah (Direktorat Jenderal Perkebunan-Kementerian Pertanian dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit-Kementerian Keuangan) telah memulai program Peremajaan Sawit rakyat. Replanting Sawit rakyat yang langsung dimulai oleh Presiden Jokowi di Banyuasin (Sumsel) dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas sawit rakyat yang memang masih rendah. Mengingat sawit rakyat merupakan 42 persen dari luas kebun

DIRJENBUN AJAK ALUMNI INSTIPER PERBAIKI TATA KELOLA SAWIT

Masih banyak hal yang harus diperbaiki dalam tata kelola sawit di Indonesia. Perbaikan harus terus dilakukan untuk mengatasi berbagai tantangan, termasuk kampanye negatif. “Kalau terus dilayani kita nanti malah lupa berbenah. Saya minta dukungan alumni instiper untuk memperbaiki tata kelola sawit,” kata Dirjen Perkebunan, Bambang, pada seminar yang diselenggarakan Keluarga Alumni Instiper Jogyakarta. Ketimpangan merupakan

Pelaku Usaha Komitmen Menerapkan Sustainability

Bagi pelaku perkebunan kelapa sawit menerapkan konsep sustainable (keberlanjutan) bukanlah suatu tuntutan luar negeri tapi suatu kesadaran bagi pelaku. Hal itulah yang bergeuruh dalam ruangan Diskusi Sawit Berkelanjutan dengan tema “Sukses Bersama Minyak Sawit Berkelanjutan,” di Jakarta yang dihadiri perkebunannews.com. Dalam diskusi tersebut Mukti Sardjono, Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menegaskan bahwa

KEBUN PETANI DI KAWASAN HUTAN HARUS SEGERA DILEPASKAN

Jakarta, Perkebunannews.com – Kebun-kebun kelapa sawit petani yang masuk dalam kawasan hutan harus segera dilakukan pelepasan. Kepala daerah harus proaktif segera minta pelepasan. Gamal Nasir, Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR menyatakan hal ini, Rabu (24/10). “Pembangunan harus berpihak kepada masyarakat. Rakyat yang sudah puluhan tahun membuka kebun sawit dan ternyata masuk kawasan

Penyederhanaan Aturan Memperlancar Program PSR

Berbagai cara terus digenjot untuk mendongkrak program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) diantaranya dengan memperkecil persyaratan dari 20 item menjadi 14 item. Bambang Gianto, petani asal Sumatera Selatan mengakui bahwa semenjak adanya rekomendasi teknis (rekomtek) di Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian. Kalau dulu permohoan diajukan ke Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) itu membuat tidak jelas

PSR Terhambat Proses Percairan Dana

Palembang, Perkebunannews – Tidak ada batas waktu proses pencairan dana program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kelapa sawit menjadi salah satu penyebab terhambatnya peremajaan sawit rakyat di Sumatera Selatan. Padahal proses verifikasi administrasi di daerah dan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, sudah ada batas waktunya. Hal tersebut terungkap dalam rapat

Mentan Berjanji Akan Mengembalikan Kejayaan Rempah

Dahulu Belanda datang ke Indonesia hanya ingin menguasai rempah-rempah di Indnonesia bukan karena tambang, karena itu Kementerian Pertanian berjanji akan mengembalikan kejayaan tersebut dengan cara pemberian bibit lada dan pala sebanyak 30 juta batang secara gratis ke masyarakat. “Dengan budidaya yang dijelaskan Kepala Badan tadi selama 2-3 tahun produksi bisa mencapai 220 ribu ton. Indonesia

SEMUA ORGANISASI/ASOSIASI PETANI KELAPA SAWIT HARUS BEKERJASAMA

Dari 11,7 juta ha kebun kelapa sawit di Indonesia, luas kebun kelapa sawit rakyat mencapai 40%, dengan jumlah petani dan pekerjanya mencapai 4.432.362 orang. Dengan jumlah petani sebanyak itu tidak mungkin semuanya bergabung dalam satu organisasi asosiasi petani. Wajar jika banyak asosiasi untuk menyuarakan kepentingan petani. “Saat ini yang tercatat resmi ada 8 asosiasi petani

Pemerintah Wajib Tindak LSM Ilegal

Pemerintah harus berani menghadapi kampanye hitam yang dilakukan oleh sejumlah LSM Ilegal, terlebih jika kampanye tersebut dapat memukul perekonomian nasional. Bhima Yudistira, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), menyayangkan jejaring LSM dari luar negeri yang bebas masuk ke Indonesia tanpa ada pelaporan maupun registrasi kepada pemerintah. Sementara di Malaysia sendiri, pemerintahnya memberikan

Areal Teh Dunia 70 Persen Dimiliki Petani

Jakarta, Perkebunannews.com – Ketua Confederation International Tea of Smallholder (CITS) Rachmat Badruddin mengatakan, meski harga teh dunia belum membaik akibat kelebihan pasokan, keberadaan teh tidak bisa diabaikan begitu saja. Karena 70 persen areal teh dunia dimiliki dan dikelola petani, sedangkan 60 persen produksi teh dunia dihasilkan petani. Menurut Rachmat, perkebunan teh rakyat merupakan komponen yang

PSR Tersandung Dana dan Data Petani Swadaya

Pekanbaru – Demi meningkatkan produksi dan produktivitas nasional kelapa sawit maka pemerintah mengeluarkan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), namun hal tersebut tidaklah mudah karena untuk melakukan peremajaan dibutuhkan dana dan data petani khususnya petani swadaya yang rata-rata lahan tersebar secara sporadis. Melihat hal tersebut, Diretur Utama PT Riset Perkebunan Nusantara, Teguh Wahyudi berharap pihaknya bisa