P-NEWS

Bubarkan IPOP untuk Kesejahteraan Petani

Indonesia memang sebagai pengahasil crude palm oil (CPO) terbesar di dunia, maka tidak perlu menuruti aturan main asing dalam menentukan standar sustainable karena Indonesia sudah mempunyai Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). Direktur Jenderal Perkebunan, Kementan, Gamal Nasir menyayangkan kepada perusahaan besar yang ikut menandatangi perjanjian Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP). Sebab dalam perjanjian tersebut banyak

IPOP Rugikan Petani Sawit

Direktur Jenderal Perkebunan, Kementan, Gamal Nasir akan memanggil lima perusahaan besar yang menandatangani deklarasi Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP). Karena perusahaan tersebut sudah diminta untuk menunda pelaksanaan IPOP. “Nanti saya panggil semuanya. Karena saya sudah surati mereka agar menunda IPOP,” tegasnya. Meski begitu, lanjut Gamal, sebenarnya perusahaan besar yang menandatangani kesepakatan IPOP tersebut akan menarik

CPO Fund Rugikan Petani

Dianggap merugikan petani, aturan menyangkut kebijakan pungutan ekspor minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) Fund bakal digugat ke Mahkamah Agung. Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit (APPKSI) melayangkan mengajukan judicial review atau uji materi Peraturan Presiden (Perpres) No 61/2015 tentang Penghimpunan dan Pengumpulan Dana Perkebunan Kelapa Sawit ke Mahkamah Agung (MA), pekan ini. Ketua

RSPO Perketat Kriteria Lewat RSPO Next

RSPO meluncurkan RSPO Next sebagai kriteria tambahan sukarela pada prinsip dan kriteria RSPO. Dengan kriteria yang lebih ketat ini sebagai upaya mencegah deforestasi, mengurangi emisi gas rumah kaca serta memperkuat komitmen terhadap Hak Asasi Manusia. Sertifikasi RSPO Next bisa memberikan jaminan bagi para pemangku kepentingan bahwa kepatuhan terhadap kriteria RSPO Next telah diverifikasi secara independen

Sagu Baruk yang Tahan Kekeringan

Sagu Baruk asal Kepulauan Sangihe cocok di lahan kering. Produksinya pun terbilang tinggi. Di tengah perubahan iklim, sagu Baruk yang banyak tumbuh di Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara, dapat menjadi pilihan dalam pengembangan sagu. Varietas sagu ini dapat tetap tumbuh di lahan kering dengan produktivitas yang tinggi. Varietas sagu Baruk ini dapat tumbuh baik pada ketinggian

Malaysia Tidak Haram Menggunakan Gambut

Malaysia sebagai negara yang juga penghasil crude palm oil (CPO) tidak sungkan-sungkan untuk menggunakan lahan gambut demi kemakmuran rakyatnya. Namun mengapa di Indonesia lahan gambut masih diperdebatkan meski untuk lahan pertanian demi meningkatkan kesejahteraan rakyat? Lullie Melling, Chief Minister Department Tropical Peat Research Laboratory mengakui bahwa tidak sedikit lahan perkebunan kelapa sawit yang ada di

DPR Mempertanyakan Nasionalisme IPOP

Sudah sejatinya jika suatu kelompok atau perkumpulan mendukung atau mengdepankan nasionalisme. Maka jika ada kelompok yang tidak mengdepankan nasionalisme, kelompok tersebut patut dicurigakan. Firman Soebagyo, Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPR-RI mengaku bingung dengan perjanjian Indonesia Palm Oil Pladge (IPOP) yang justru digagasi oleh Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Pasalnya didalam perjanjian tersebut yang ditandatangani 5

Perancis Rencanakan Embargo Minyak Sawit ?

Setelah Menteri Ekologi Perancis Sigolene Royal pada Juni 2015 lalu menyerukan boikot Nutela karena menggunakan minyak sawit, Pemerintah Perancis sedang menggodok kebijakan pungutan (import levy) impor minyak sawit yang tidak masuk akal, sebagai pajak lingkungan dan kesehatan (environment tax). Menurut rencana, Perancis akan memberlakukan pungutan impor minyak sawit secara progressif dan regresif yakni 300 euro

KPPU Akan Selidiki Kartel Kakao Dan Kelapa Sawit

KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) bertugas untuk mencegah terjadinya kartel yang merugikan rakyat. Setelah menyelidiki dugaan kartel daging sapi, saging ayam dan garam danng menyidangkan para pelakunya, KPPU saat ini menaruh perhatian pada dugaan kartel kakao dan kelapa sawit. “Saya sudah melakukan pembicaraan dengan cabang KPPU di Sulawesi dan Medan. Ke depan kita akan ungkap

Tujuh Kegiatan Strategis Perkebunan

Secara garis besar, setidaknya terdapat tujuh kegiatan-kegiatan strategis Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, tahun 2016. Direktur Jenderal Perkebunan Gamal Nasir, menguraikan tujuh kegiatan dengan target dan rencana pembiayaan. Pertama, kegiatan pengembangan tebu seluas 47.415 hektar dengan anggaran sebesar 567,23 miliar rupiah. Kedua, kegiatan pengembangan kakao seluas 77.683 hektar dengan anggaran sebesar 652,78 miliar rupiah. Ketiga,

Riau Usul Perubahan Kawasan Hutan 3 Juta Ha

Tahun 2012 Provinsi Riau mengusulkan perubahan kawasan hutan seluas 4.666.317 ha. Melalui SK.673/Menhut-II/2014 tanggal 8 Agustus 2014 mengenai Perubahan Kawasan Hutan Provinsi. Akhirnya wilayah Riau, disetujui bahwa seluas 11.552 ha dari bukan kawasan hutan menjadi kawasan hutan, 717.543 ha berubah fungsi dan 1.638.249 ha dari kawasan hutan menjadi bukan kawasan hutan sementara itu, perubahan diperuntukan

Pemerintah Mengakui Sawit Komoditas Strategis

Pemerintahan Joko Widodo mengakui bahwa komoditas kelapa sawit adalah komoditas strategis sehingga perlu didorong karena mempunyai efek yang besar terhadap ekonomi Indonesia terutama petani. Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) membenarkan bahwa komoditas kelapa sawit adalah komoditas strategis untuk menopang perekonomian Indonesia. Sebab terbukti dari total luas areal perkebunan kelapa sawit yang ada saat ini hampir