INSTIPER Yogyakarta Gelar Wisuda, Penerima Beasiswa dari Asian Agri dan BGA Raih Cumlaude

INSTIPER Yogyakarta Gelar Wisuda, Penerima Beasiswa dari Asian Agri dan BGA Raih Cumlaude

Yogyakarta, mediaperkebunan.id – Institut Pertanian Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta sukses menggelar wisuda sarjana ke-84 dan Pascasarjana ke-30 bagi ratusan mahasiswa dari berbagai program studi (prodi) di GRHA INSTIPER, Sabtu (31/5/2025).

Yang menarik dari prosesi wisuda tersebut, seperti keterangan resmi yang diterima Mediaperkebunan.id, Minggu (1/6/2025), terdapat 145 lulusan atau sekitar 34 persen yang mendapat predikat Cumlaude atau Pujian dan Memuaskan.

Lalu, dari 145 peraih cumlaude tersebut, ada 80 lulusan atau lebih dari 50 persen yang diketahui merupakan penerima beasiswa atau biaya kuliah dari berbagai pihak atau institusi.

Contohnya, penerima beasiswa dari perusahaan sawit PT. Asian Agri sebanyak 8 orang, 40 orang dari perusahaan pulp dan kertas PT. Riau Andalan Pulp dan Papper (PT RAPP).

Kemudian, 11 wisudawan merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, 13 orang wisudawan adalah penerima beasiswa dari perusahaan sawit swasta nasional PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA)

Selanjutnya, dari beasiswa PT. Toba Pulp Lestari (PT TPL) sebanyak 4 orang, dan 4 wisudawan lainnya merupakan penerima beasiswa dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Nias Selatan (Nisel), Provinsi Sumatera Utara (Sumut)

Dr. Ir. Harsawardana, M.Eng selaku Rektor dalam pidatonya menjelaskan bahwa INSTIPER Yogyakarta selalu beradaptasi dengan perkembangan teknologi terkini dan menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri.

Pengembangan kurikulum di kampus INSTIPER, kata Harsawardana telah melibatkan para mitra kerja strategis, yaitu perusahaan – perusahaan di bidang perkebunan dan kehutanan yang akan menyerap lulusan-lulusan INSTIPER.

“Hal ini dilakukan untuk memperkecil gap atau jurang pemisah antara teori di kampus dengan yang akan dilakukan di dunia kerja,” ungkap Rektor Harsawardana.

Dengan kurikulum yang sesuai, sambung Harsawardana, maka INSTIPER Yogyakarta telah mengikuti arahan Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk melaksanakan Kurikulum Berdampak 2025.

“Ini merupakan kurikulum nasional dan kurikulum perguruan tinggi diharapkan lebih relevan dengan kebutuhan zaman dan mempersiapkan generasi Indonesia dalam menghadapi era digital,” ucap Rektor INSTIPER.

Pihaknya melihat kalau digitalisasi telah nyata masuk ke dunia perkebunan dan kehutanan Indonesia, sehingga INSTIPER berusaha menyiapkan para mahasiswa melalui mata kuliah dan praktikum dengan muatan teknologi di dalamnya.

“Dan juga melalui kegiatan ko-kurikuler seperti Instiper Drone Academy, Instiper Robotic Academy, dan akademi lainnya,” sambung Rektor Harsawardana.

Sebagai informasi bahwa pada saat ini INSTIPER Yogyakarta telah membuka pendaftaran mahasiswa baru (PMB) tahun ajaran (TA) 2025/2026 gelombang 2 sampai dengan 30 Juni 2025 .

Pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses secara online melalui pmb.instiperjogja.ac.id a, atau informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor handphone 08112959040.