Yogyakarta, mediaperkebunan.id – Ada begitu banyak orang di Indonesia yang ingin menempuh pendidikan atau kuliah di kampus Institut Pertanian Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (INSTIPER) Yogyakarta, baik untuk program sarjana maupun untuk program pascasarjana.
Minat yang tinggi tersebut diimbangi pula oleh banyaknya para alumni kampus spesialis pertanian, perkebunan, dan kehutanan tersebut yang menjadi sukses usai menempuh pendidikan di INSTIPER Yogyakarta.
Lantas, apa sih rahasia yang membuat orang banyak ingin kuliah di kampus INSTIPER Yogyakarta tersebut?
Dr Ir Harsawardana M.Eng selaku Rektor INSTIPER Yogyakarta rela membocorkan jawaban atas rahasia itu saat digelar acara wisuda sarjana ke-84 dan Pascasarjana ke-30 bagi ratusan mahasiswa dari berbagai program studi (prodi) di GRHA INSTIPER, Sabtu (31/5/2025).
Saat menyampaikan kata sambutan dalam acara wisuda tersebut, seperti keterangan resmi yang diterima Mediaperkebunan.id, Minggu (1/6/2025), Harsawardana mengungkapkan bahwa rahasia yang dimaksud adalah para alumni INSTIPER Yogyakarta cepat terserap di dunia kerja
Dirinya mengaku bangga dengan fakta tersebut, karena hanya dengan demikian para alumni INSTIPER bisa mengaplikasikan seluruh ilmu yang dipelajari selama di bangku kuliah.
Pihaknya menilai hal itu juga merupakan dampak positif untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia.
Dia merinci, rata-rata waktu tunggu lulusan INSTIPER Yogyakarta sekitar 6 bulan setelah lulus.
“Bahkan seperti yang kita dengarkan bersama-sama di prosesi wisuda beberapa wisudawan telah diterima berkerja sebelum diwisuda,” kata Rektor Harsawardana dengan nada bangga.
Pada periode wisuda kali ini, tutur Rektor INSTIPER, sebanyak 20 persen dari lulusan S1 sudah diterima kerja sebelum satu bulan mereka dinyatakan lulus pada saat yudisium.
“INSTIPER Yogyakarta juga menjadi pilihan tepat bagi para praktisi di bidang perkebunan dan kehutanan untuk melanjutkan Pendidikan Pascasarjana di Magister Manajemen Perkebunan,” beber Dr Ir Harsawardana.
Pada wisudawan pascasarjana kali ini, ujar Harsawardana, beberapa mahasiswanya merupakan praktisi yang telah menempati jabatan senior asisten, estate manager, general manager, hingga direktur perusahaan.
“Hal ini menjadi peluang juga bagi para fresh graduate untuk memperdalam ilmu di bidang manajemen perkebunan sekaligus menjalin relasi dengan pimpinan perusahaan perkebunan,” jelas Dr Ir Harsawardana.
Sebagai informasi, dalam acara wisuda kali ini hadir sejumlah mitra kerja strategis INSTIPER, seperti Agus Sutrisno selaku Human Capital and OSM Group Departement Head PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA), serta Bumantara Gani selaku Direktur Talent Management dari PT Riau Andalan Pulp (RAPP).