Tag: p-news

Peremajaan dan Hilirisasi Karet Harus Dilakukan Bersamaan

Saat ini merupakan momentum yang tepat untuk melaksanakan replanting karet karena ada kesepakatan International Tripartite Rubber Council untuk menurunkan ekspor. Dalam jangka menengah dan panjang Indonesia paling diuntungkan sebab sebagian besar tanaman sudah tua. “Bila 50% saja diremajakan dengan klon karet unggul maka dalam jangka menengah dan panjang Indonesia bisa jadi produsen karet terbesar. Karena

Sekjen Gapperindo : BPS Paling Berwenang Masalah Data

Metode pendekatan berbeda dalam menentukan angka produksi kakao nasional yang dilakukan oleh Dewan Kakao Indonesia (Dekaindo) memang jauh lebih baik, yaitu dengan mengambil sumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lembaga survey nasional. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekjend Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (Gapperindo) dalam menyikapi kegelisahan angka produksi kakao nasional. Menurut Gamal, ekspos yang

DPR : Ada Kepentingan Asing Dibalik Isu Naiknya Harga Rokok

Jakarta – Berbagaicara terus dilakukan oleh negara asing untuk mematikan komoditas strategis di Indonesia, diantaranya yaitu usulan menaikan harga rokok dengan tujuan mematikan komoditas tembakau di Indonesia. “Jadi harus dilihat kembali apa tujuan kampanye anti rokok. Jangan-jangan hal tersebut ada maksud dan tujuan dari (negara) asing,” himbau Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun. Sebab, menurut

Instiper Buka Pelatihan Bagi 200 Anak Petani

Institute Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta resmi membuka kuliah program bea siswa pelatihan teknis kebun kelapa sawit setara diploma satu (D1) bagi 200 anak petani kelapa sawit di seluruh Indonesia. Pembukaan kuliah dilakukan Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP) Bayu Krisnamurti di Kampus Instiper, Yogyakarta, Jumat (12/8). Dalam sambutannya, Bayu mengatakan, pendidikan adalah

Dewan Kakao Indonesia: Produksi Kakao Nasional 657 Ribu Ton

Ditengah riuhnya pertentangan soal angka produksi kakao, Dewan Kakao Indonesia mencoba menengai dengan pendekatan berbeda, lalu seperti apa caranya? Soetanto Abdoellah, Ketua Umum Dewan Kakao Indonesia (Indonesia Cocoa Board ), mengatakan jika ASKINDO (Asosiasi Kakao Indonesia) melakukan pendekatan jumlah kapasitas pengolahan biji kakao di industri, ditambah ekspor biji kakao dan dikurang impor, dan Pemerintah berbasis

Tanaman Kakao Butuh Pemupukan Berimbang

Apapun tanamannya jika tidak dilakukan pemupupukan maka tidak akan tumbuh dengan baik, apalagi pada tanaman kakao sebagai tanaman industri. Siktus Gusli dari Puslitbang Sumber Daya Alam Universitas Hasanudin menghimbau kepada petani kakao untuk selalu melakukan pemupukan. Apalagi pada lahan-lahan yang status kesuburan tanah rendah, seperti kandungan hara rendah, terutama N dan C organik. Umumnya masam,

Penguatan Kelembagaan Petani Kakao Berujung Perkara

Upaya penguatan kelembagaan petani tidak serta merta membawa hal yang baik, bahkan bisa membawa masalah. Berawal dari upaya Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Luwu Utara yang mencoba untuk mendorong petani peserta penerima bantuan pusat untuk menyimpan dana honor peserta pelatihan ke Koperasi. Rencanaya dana tersebut akan digunakan sebagai simpanan yang akan digunakan koperasi dalam meningkatkan

Dewan Karet Tolak Bursa Fisik Mandatory

Saat ini, salah satu kegiatan yang sedang dibahas oleh Tim ITRC (International Tripartite Rubber Council) untuk segera diterapkan dalam rangka memperbaiki harga adalah Regional Rubber Market (RRM) melaui Bursa Fisik Karet yang dilaksanakan serentak di 3 negara. Azis Pane, Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) menyatakan mendukung upaya pendirian Bursa Fisik Karet tersebut secara voluntary

Awas, Indonesia Krisis Data Kakao

Kalangan pengamat perkebunan mengungkapkan, Indonesia tidak memiliki data produksi kakao nasional yang akurat sehingga menjadi kendala target untuk meraih posisi sebagai produsen kakao terbesar di dunia. Azwar AB, pengamat perkebunan, di Jakarta, Jumat menyatakan saat ini industri mengklaim bahwa produksi kakao nasional 350 ribu ton sementara menurut pemerintah sebanyak 700 ribu ton. Namun, tambahnya, data

ITFC BANTU BENTUK FARMER TRAINING CENTRE KOPI

Konsumsi kopi dunia saat ini semakin meningkat, sedang produksi tidak mampu mengejar peningkatan ini. Hal ini mengkuatirkan pelaku usaha, sebab harga kopi bisa sangat tinggi. Irfan Anwar, Ketua Umum AEKI (Asoisasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia) menyatakan hal ini. Di antara produsen kopi lainnya seperti Brasil, Vietnam dan Kolombia, dunia mengharapkan Indonesia bisa memenuhi kekurangan

Perkebunan Turut Mendongkrak Produksi Pajale

Berbagai upaya terus dilakukan oleh Kementerian Pertanian untuk mendongkrak produksi padi, jagung, dan kedelai (pajale). Satu diantaranya yaitu melalui peremajaan atau tanaman belum menghasilkan (tbm) ditanami oleh tanaman pajale. Tidaklah salah jika kebutuhan pangan di Indonesia setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Hal ini karena pertumbuhan populasi manusia terus bertambah. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistis (BPS)

Gubernur Papua: Pusat Tolong Perhatikan Kopi Papua

Jika ingin bantu masyarakat gunung, jangan hanya bangun jalan tapi bangunkanlah ekonomi masyarakatnya yang sebagian besar sebagai petani kopi. Memang selama ini daerah gunung identik dengan kemiskinan, konflik serta masyarakat yang tertutup. Maka untuk menghatasi hal itu tidak semata-mata membangun infrastuktur namun harus menghidupkan ekonomi masyarkat salah satunya dengan kopi. “Ingin mensejahterakan masyarakat gunung, maka