Tag: kopi

Perkebunan Sumber Kemakmuran dan Perekat

Yogyakarta – Perkebunan sudah membuktikan diri sebagai penyumbang PDB Nasional terbesar tahun 2016 yang nilainya mencapai Rp 429 triliun. Angka tersebut didapat dari sektor perkebunan kelapa sawit, kopi, kakao, teh, rempah-rempah dan lainnya. Bahkan tingginya pendapatan yang dihasilkan dari komoditas perkebunan telah melebihi sektor migas yang nilainya hanya Rp 365 triliun. Hal tersebut diungkapkan oleh

PP Gambut Memukul Investasi

BOGOR – Peraturan Pemerintah (PP) tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut yang tertuang dalam PP 71/2014 jo.PP 57/2016 masih menjadi regulasi yang menakutkan bagi investor. Padahal, pemerintah sedang bekerja keras mendorong masuknya investasi. Hal ini mengemuka dalam Seminar Nasional Refleksi Kebijakan Pengelolan Lahan Basah Indonesia yang diselenggarakan Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI) di Bogor. Peneliti

Bambang: Perkebunan Sumber Pendapatan dan Perekat

Stop pengkerdilan tanamn perkebunan. Ini karena tanaman perkebunan tidak hanya menyumbang pendapatan negara terbesar, tapi juga sebagai perekat. Benar, perkebunan memang sudah membuktikan diri sebagai penyumbang PDB Nasional terbesar tahun 2016 yang nilainya mencapai Rp 429 triliun. Angka tersebut didapat dari sektor perkebunan kelapa sawit, kopi, kakao, rempah-rempah dan lainnya. Bahkan tingginya pendapatan yang dihasilkan

Yara Solusi Peningkatan Produktivitas

Produktivitas tanaman yang terus meningkat sudah menjadi dambaan bagi petani pekebun, karena kaitannya erat dengan kesejahteraan hidup. Namun untuk mencapainya, tanaman harus diberi pupuk yang berkualitas dan pemupukan yang tepat. Yara merupakan salah satu produsen pupuk yang dikenal petani di seluruh dunia. Pupuk yang berasal dari Norwegia ini sudah terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas

Kinerja Holding Perkebunan-PTPN III Melesat

Kinerja Holding Perkebunan Nusantara –PT Perkebunan Nusantara (PTPN III Persero) per Oktober 2017 melesat. Perusahaan perkebunan plat merah ini mencatatkan laba bersih konsolidasi per Oktober 2017 sebesar Rp 921 miliar. Laba tersebut tumbuh 214 persen dibanding periode yang sama pada 2016 yang masih merugi Rp 806 miliar. Direktur Utama PTPN III Dasuki Amsir mengatakan, peningkatan

UNTUK TAHUN PERBENIHAN, BALITTRI HASILKAN BENIH DENGAN SENTUHAN TEKNOLOGI

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Fadjry Djufry menyatakan dalam rangka mendukung tahun perbenihan 2017/2018 Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Balitbangtan Kementan RI melalui Balittri mendapat tugas untuk menyiapkan bibit tanaman kopi, kakao dan karet dengan dukungan teknologi pembibitan/pembenihan yang tersedia. Menurut Syafaruddin, Kepala Balittri yang akrab disapa dengan panggilan Deden, total benih siap salur

WPLACE 2017: Memprediksi dan Strategi Penguatan Perkebunan

Benar, bahwa dunia masih mengakui Indonesia sebagai penghasil atau pemasok hasil-hasil perkebunan. Melihat hal ini maka PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) menggelar World Plantation Conferences and Exhibition 2017 (WPLACE-2017) yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 – 20 Oktober 2017 di Jakarta. “Jadi dengan dalam WPLACE-2017 ini akan dibahas bagamaiana komoditas perkebunan di Indonesia kedepan dan

PRESIDEN : PELUANG PERKEBUNAN TERBUKA LEBAR

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kondisi ekonomi terkini di hadapan ratusan pengusaha Indonesia di tengah suara-suara pesimisme yang muncul dalam beberapa waktu terakhir. Dalam Rakornas Kadin 2017 yang mengambil tema “ Pemerintah Bersama Dunia Usaha Mendorong Penciptaan Lapangan Kerja, Mengurangi Tingkat Kemiskinan dan Kesenjangan” Presiden menyampaikan beberapa hal, agar timbul optimisme dunia usaha.

Bisnis Klaster Tingkatkan Kesejahteraan Petani Kopi

Harus diakui bahwa melalui skema bisnis kluster bisa meningkatkan kesejahteraan petani. mengapa demikian? Direktur Legal and Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia Debora Tjandrakusuma mengatakan bahwa melalui skema bisnis klaster maka para petani akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan secara komprehensif. “Diantaranya mulai dari peremajaan kebun dalam bentuk pemberian bibit kopi kepada para petani, akses

Kementan Membenarkan Neraca Perdagangan Ditopang Perkebunan

Harus diakui, bahwa ekspor hasil perkebunan turut andil yang cukup besar dalam mendongkrak neraca perdagangan, hal tersebut terlihat dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor komoditas pertanian bulan Januari hingga Agustus 2017 mencapai USD 22,18 miliar, sedangkan nilai impor hanya USD 11,20 miliar, sehingga surplus USD 10,98 miliar.

Jokowi Menghimbau Waktunya Mengarah Agribisnis

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritisi cara peningkatan kesejahteraan petani atau nilai tukar petani yang dalam beberapa tahun terakhir selalu berkutat pada on farm-nya, selalu berkutat pada sektor budidaya, dan cenderung melupakan proses bisnisnya. Padahal, nilai tambah yang tinggi, nilai tambah yang besar itu berada pada proses agrobisnisnya. “Inilah paradigma yang harus kita ubah. Jangan sampai

Harga Kopi Agustus Stagnan

Kopi Arabika Lima Puluh Kota, Sumbar : 60.000 Bengkalis, Riau : 40.000 Kerinci, Jambi : 27.000 Cianjur, Jabar : 45.000 Kulon Progo, DIY : 53.750 Klaten : 21.250 Bangli, Bali : 50.000 Lombok Timur, NTB : 63.000 Bulukumba, Sulsel : 45.000 Kopi Robusta Pidie, NAD : 28.650 Tanah Datar, Sumbar : 23.570 Kerinci, Jambi :