KOPI

DITJEN PSP BANGUN IRIGASI PERCONTOHAN UNTUK KOPI

Kebijakan dan program Ditjen PSP (Prasarana dan Sarana Pertanian) adalah mendukung pembangunan empat subsektor komoditas pertanian yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. “Kita dukung semuanya bukan hanya tanaman pangan saja,” kata Pending Dadih Permana, Dirjen PSP. Setelah selama ini fokus pada tanaman pangan, saat ini perkebunan juga mendapat perhatian. Saat ini Ditjen PSP sudah

Sarasehan Nasional Kopi Ajang Unjuk Gigi Kopi Indonesia

Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan Indonesia, bahkan permintannya pun terus meningkat baik di dalam ataupun luar negeri. Atas dasar itulah diadakannya “Sarasehan Nasional Kopi,” semlama 3 hari dari tanggal 10-12 November 2018 di Bogor, Jawa Barat. Acara yang diadakan 3 hari tersebut, pertama pada tanggal 10 November 2018 diadakan fieldtrip ke kebun kopi Cibulao,

KEMENKO PEREKONOMIAN TETAPKAN SMK PPN TANJUNGSARI SEBAGAI SMK KOPI

Kemenko Bidang Perekonomian melakukan pilot project pengembangan kurikulum link and match dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Salah satu yang dipilih adalah pengembangan kurikulum jurusan kopi. Kopi dipilih dengan alasan permintaan dan industrinya semakin meningkat dan menjadi tren ke depan. SMK Pilot Project Kurikulum Kopi adalah SMK PPN Tanjungsari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kurikulum

PEMERINTAH HARUS HADIR SELESAIKAN MASALAH PETANI KOPI

Lahan kopi yang digarap petani Indonesia saat ini relatif kecil yaitu 0,71 ha per keluarga untuk kopi robusta dan 0,6 ha/keluarga untuk petani kopi arabika. Padahal luas yang ideal adalah 2,7 ha/keluarga. Menko Perekonomian Darmin Nasution menyatakan hal in pada Roundtable Discussion “Strategi Kebijakan dan Program Pengembangan Kopi Indonesia untuk Merespon Kebutuhan Agroindustri Kopi Global”

TREND KOPI NASIONAL POSITIF, HULU PERLU PERBAIKAN

Dunia perkopian Indonesia akhir-akhir ini sangat dinamis sekali dengan trend yang sangat bagus. Sektor konsumsi tumbuh dengan pesat, mutu juga lebih dihargai. Masalah adalah suply karena produktivitas rendah. “Ini kenyataan yang kita hadapi sekarang. Dalam kondisi seperti ini maka produktivitas dan produksi harus ditingkatkan lewat intensifikasi. Konsumsi dalam negeri dan mutu tetap harus dijaga. Butuh

Awas, 2026 Darurat Kopi

Depok – Kopi bukan lagi sebagai minuman penyegar, tapi sudah menjadi gaya hidup, atas dasar itulah maka peningkatan produksi melalui peningkatan produktivitas menjadi bagian yang penting jika tidak ingin tahun 2026 darurat kopi. Hal tersebut diungkapkan oleh Dedi Junadi, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP), Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian, dalam acara Coffein Town 2018,

DEWAN KOPI AKAN TINGKATKAN KEMITRAAN EKSPORTIR PETANI

Program Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI) dalam jangka pendek adalah akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dalam rangka menyambungkan antara petani dengan eksportir sebagai off taker. “Jadi nanti kita akan tugaskan eksportir berdasarkan wilayah. Masing-masing eksportir bertanggung jawab terhadap petani di wilayah tersebut, “ kata Anton Apriyantono, Ketua Dewan Kopi Indonesia. Diharapkan terjadi kemitraan yang saling menguntungkan.

KBRI Mendorong Ekspor Kopi ke Mesir

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo terus mendorong ekspor kopi Indonesia ke Mesir, seperti disampaikan dalam keterangan pers dari KBRI Kairo yang diterima di Jakarta, Kamis. Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy menerima kunjungan dari pemimpin dua perusahaan Mesir yang merupakan importir kopi Indonesia, yakni General Manager Super Star Trading Co, Hesham Barrada

2018, Produksi Kopi Meningkat 20 Persen

Ketua Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI), Syafrudin memperkirakan produksi kopi di Indonesia pada 2018 akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Menurutnya, perbaikan ini bisa dilihat dari sisi kualitas dan kuantitas. Meski tidak menyebutkan berapa besar capaian produksi tahun ini, namun dia yakin dari sisi kuantitas produksi kopi akan meningkat hingga 20 persen dibandingkan tahun 2017.

Menjadi Produsen Kopi Nomor Satu Tidak Sulit

Menjadi produsen kopi nomor satu di dunia tidak sulit. Dengan lahan yang masih luas, peluang Indonesia menjadi penghasil kopi terbesar terbuka lebar. Apalagi permintaan biji kopi saat ini di atas 20 persen. Demikian dikatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam rapat kerja nasional (Rakernas) Kamar Dagang Indonesia (Kadin) di Jakarta, beberapa waktu lalu. “Pertumbuhan, permintaan

Komoditas Perkebunan Sekelas Pesawat Tempur Sukhoi

Komoditas perkebunan ternyata nilainya sekelas pesawat tempur Sukhoi dari Rusia. Buktinya, Rusia bakal menukar pesawat tempur canggih itu dengan beberapa produk perkebunan. Hal ini bakal terealisasi dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) antara BUMN Rusia, Rostec dengan BUMN Indonesia melalui PT Perusahaan Perdagangan Indonesia. Barter atau imbal dagang ini pun tidak tanggung-tanggung. Komoditi perkebunan seperti

Ayo! Ada Pesta Kopi Seharian di Danau Toba

Jangan mengaku pencinta kopi jika tidak menghadiri pesta kopi yang satu ini. Bahkan Anda tidak akan rugi menghadiri pesta kopi seharian ini karena berlangsung di Danau Toba yang memiliki panorama tiada tara. Apalagi kopi yang disajikan original dari tanah Tapanuli, sebuah daerah yang terkenal menghasilkan banyak varian jenis kopi spesialty, seperti Kopi Mandailing, Lintong Nihuta,