Berita Terbaru

GAPKI : PENYELESAIAN SAWIT DALAM KAWASAN HUTAN JANGAN MENGURANGI LUAS AREAL

Bandung, Mediaperkebunan.id – Perkebunan sawit yang teridentifikasi dimasukkan dalam kawasan hutan seluas 3,4 juta ha (sudah tertanam, punya perizinan dan HGU) dapat berdampak pada penurunan luas areal dan produksi sawit. Satrija BW, Wakil Ketua Umum III GAPKI menyatakan tentang penyelesaian sawit dalam kawasan hutan. Sampai 2 November 2022 progres pencapaian lahan sawit dalam kawasan hutan

KLHK : 6.385 UNIT PERKEBUNAN SAWIT TERBANGUN DI DALAM KAWASAN HUTAN

Jakarta, Mediaperkebunan.id Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang data dan informasi kegiatan usaha terbangun dalam kawasan hutan setelah 20 tahap total ada 3.683 subjek hukum. Kegiatan terbangun di dalam kawasan hutan 6.385 unit perkebunan kelapa sawit, 2.130 unit perusahaan dan 1.367 unit masyarakat. Ruanda Agung Sugardiman, Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Lingkungan Hidup

GAPKI KALTIM DAN BPDPKS BAHAS PSR DAN FPKM

Samarinda, Mediaperkebunan.id – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Timur (Kaltim) bersama dengan Badan Pengelola dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) adakan pertemuan, beri rekomendasi tentang program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat (FPKM). Ketahanan pangan nasional sejak beberapa tahun belakangan ini menjadi isu nasional hingga di daerah dan di tingkat petani/pekebun

Kuartal 1 2024 ,  Keuntungan DSNG Rp229 Miliar

Jakarta, Mediaperkebunan.id PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) mencatat keuntungan Rp229 miliar pada kuartal 1 2024 , didorong peningkatan penjualan miyak sawit, produk kayu dan energi terbarukan. Nilai penjualan mencapai Rp2,23 triliun meningkat 7,9% YoY. Kontribusi minyak sawit 85% dari total penerimaan atau Rp1,9 triliun , meningkat 5,1% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar

STRATEGI BPDPKS UNTUK PENCAPAIAN VISI INDUSTRI SAWIT TAHUN 2029

Jakarta, Mediaperkebunan.id – Strategi BPDPKS untuk pencapaian visi industri kelapa sawit nasional tahun 2029 adalah peningkatan produktivitas dengan peremajaan, perbaikan kultur teknis, efisiensi PKS, pemisahan CPO food grade dan non food grade, pengelolaan pekebun sawit sekawasan. Triana Meinarsih, Kepala Divisi Pendidikan/SDM, Litbang, dan Pegembangan Sarpras menyatakan hal ini pada Seminar Group Diskusi “Strategi Pengembangan Perkebunan