Tag: tebu

Holding Perkebunan Nusantara Salurkan Bantuan Bencana di Lombok

Untuk meringankan beban korban bencana Gempa Bumi di Lombok, NTB, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menyerahkan bantuan berupa uang tunai serta tenaga medis dan obat-obatan kepada BPPD Kabupaten Lombok Utara. Bantuan diserahkan oleh Direktur SDM & Umum Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Seger Budiarjo didampingi Dirkom PTPN X Slamet Djumantoro, Dirut RS BUMN

PG Bombana Mewujudkan Mimpi Swasembada Gula

“Alhamdulillah, ini perintah Bapak Presiden, untuk mensejahterakan rakyat, dari Sabang hingga Merauke, serta untuk menyelesaikan ketergantungan impor gula yang hingga kini mencapai 4 juta ton setiap tahun. Mari kita bersama-sama dukung PG Bombana,” ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman disela-sela kegiatan panen padi progeam Upsus, di Desa Biru, Poleang Ttimur, Kabupaten Bombana, Rabu (25/07). Pabrik gula

PTPN 3 HOLDING PERLUAS LAHAN DAN KEMBANGKAN PERBENIHAN TEBU

Saat ini kebutuhan gula nasional sangat besar yaitu 6,29 juta ton terdiri 3,08 juta ton untuk konsumsi dan 3,21 juta ton untuk industri. Sedang produksi 2017 hanya 2,09 juta ton terdiri 1.133 juta ton BUMN dan swasta 954.000 ton. Akibatnya Indonesia mengimpor gula mentah untuk diolah jadi GKP. Sekitar 61% produksi GKP berasal dari PG

Bulog Diwajibkan Serap Gula Petani

Perum Bulog ditugaskan untuk menyerap gula petani atau tebu rakyat yang digiling pabrik gula (PG) BUMN yang memenuhi SNI dengan harga Rp 9.700/kg. Namun jika ada pihak lain yang bersedia membeli gula di atas Rp 9.700/kg, Perum Bulog tidak berkewajiban menyerap gula petani. Demikian hasil rapat koordinasi terbatas terkait penyedian gula dalam negeri yang dipimpin

Program T200 PTPN X Hasilkan Hablur Lebih 16 ton/Ha

Program T200 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mampu menghasilkan hablur lebih dari 16 ton per hektar (Ha). Dari hasil panen di Kebun Susubango, Kediri, Jawa Timur, akhir Juni lalu, produksi tebu dapat mencapai 2017 ton dari rata-rata luasa 3,5 Ha, rendemen 8,12 persen. Tim Pendamping Program T200 dari Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat Prof

Impor Gula Tidak Meredam Harga

Tidak selamanya dengan melakukan impor suatu komoditas dapat menekan harga ditingkat konsumen. Mengapa demikian? Perhitungan yang tepat itulah kuncinya, termasuk dalam menentukan kuota impor gula. Sebab jika tidak dengan perhitungan yang tepat maka impor tersebut tidak akan berdampak apa-apa termasuk untuk meredam harga gula ditingkat konsumen. Berdasarkan pemantauan Media Perkebunan, saat ini harga gula di

Enam Varietas Perkebunan Terbaru Disetujui Dilepas Kementan

Tim Penilai Varietas (TPV) Tanaman Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan) setuju melepas enam varietas tanaman perkebunan terbaru dalam sidangnya di Depok, Jawa Barat, Senin (14/5). Keenam varietas itu masing-masing kapas (3 varietas), aren, tembakau (11), tebu (2), dan kelapa sawit (2). Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan Semester I Tahun 2018 dipimpin Ketua TPV

Tiga Penyebab Industri Gula Nasional di Jurang Kematian

Tidak efisiennya pabrik gula (PG) di Indonesia, terutama milik badan usaha milik negara, nasib industri gula nasional kini diambang kehancuran. Hal ini karena biaya produksi terlalu tinggi dibanding gula impor. Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Arum Sabil menyebutkan, setidaknya ada tiga penyebab industri gula nasional berada di jurang kematian. “Pertama, cost

PTPN 3 HOLDING BUAT TEROBOSAN ATASI MASALAH PETANI TEBU

Masalah yang sering dialami petani tebu adalah keterlambatan pengadaan pupuk dan pencairan kredit. Untuk mengatasi ini maka PTPN 3 Holding akan mencari terobosan untuk mengatasinya. “Kita bertemu teman-teman perbankan dan produsen pupuk bagaimana cara mengatasinya,” kata Mochamad Cholidi, Direktur Tanaman Semusim, PTPN 3 Holding pada Perkebunannews.com Tanaman tebu itu sederhana, jadi tidaknya ditentukan kalau kebutuhan

Potensi Ekspor Perkebunan Mencapai Rp 1.000 Triliun

Dari potensi yang ada, jika semua pihak memberi perhatian penuh pada sub sektor perkebunan mestinya mampu menghasilkan sebanyak Rp 1.000 triliun. Dalam kondisi yang belum terurus secara maksimal saja, 15 komoditas perkebunan menghasilkan devisa sekitar Rp 471,3 trilium pada 2017. Dari segi ekspor, perkebunan menjadi pemimpin ekspor. Pada 2017, dari 33,5 miliar USD ekspor pada

REFLEKSI GAMAL NASIR :HARUS ADA KEBIJAKAN POLITIK TEGAS BERPIHAK PADA PETANI TEBU

Swasembada gula sampai sekarang masih belum bisa dipenuhi, jangankan swasembada penuh yaitu rumah tangga dan industri, khusus untuk rumah tangga saja belum bisa. Dan hal ini akan terus berlanjut dan tidak akan selesai selama impor raw sugar untuk gula rafinasi masih berjalan. Selama kebijakan mengimpor raw sugar dilakukan maka masalah gula tidak akan akan selesai.

VUB TEBU PUSLITBUN PRODUKTIVITAS 200 TON/HA SIAP TANAM 2019

Sebelum kegiatan perakitan varietas unggul baru tebu, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbun), Badan Penelitian dan Pengembangan , Kementan sudah diadakan diskusi dengan pemulia, praktisi dan pengguna tebu tentang varietas yang banyak ditanam petani di Jawa. Ternyata yang paling banyak adalah Bulu Lawang (BL) dan PS 864. “Karena itu dalam proses perakitan kita mencari dari