Tag: tebu

PTPN Holding Usung Brand Baru “Walini”

KARANGANYAR, Perkebunannews.com – Holding Perkebunan Nusantara meluncurkan corporate identity dan product brand baru “Walini” untuk empat komoditas produk PTPN yakni gula, minyak goreng, teh dan kopi. Keempat produk tersebut diperuntukan menembus pasar ritel pada tahun ini. “Setelah peluncuran ini, secara resmi seluruh produk PTPN akan menggunakan brand Walini. Dengan logo dan brand baru ini kami

DITJENBUN ALOKASIKAN PERLUASAN KOPI ARABIKA 500 HA DI KERINCI

Tahun 2019 Ditjenbun mengalokasikan perluasan tanaman kopi arabika seluas 500 ha di Kabupaten Kerinci dan 200 ha di Kotamadya Sungai Penuh. Kopi arabika dikembangkan di lereng-lereng gunung yang selama ini tidak pernah ditanami kopi dan digabungkan dengan kayu manis sebagai tanaman penaung. Dirjen Perkebunan, Bambang, menyatakan hal ini ketika melakukan kunjungan kerja di Kerinci. Pengembangan

2019, Impor Raw Sugar Diturunkan

Sedikit demi sedikit ketergantungan impor terus dikurangi termasuk impor raw sugar (gula mentah) di tahun 2019. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Darmin Nasution memastikan kuota impor raw sugar (gula mentah) dan untuk kebutuhan industri di tahun 2019 ini akan lebih rendah dibandingkan tahun 2018 kemarin.Ini karena stok yang masih tersedia. Rencananya, pemerintah akan mengeluarkan impor raw

Tujuh Komoditas Menjadi Prioritas 2019

BOGOR, Perkebunannews.com – Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian (Kementan), pada 2019 memprioritaskan pengembangan perkebunan pada tujuh kemoditas seluas 88.681 hektar (Ha). Ketujuh komoditas itu meliputi pala (27.201 Ha), lada (7.020 Ha), kakao (8.000 Ha), kopi (12.000 Ha), kelapa (14.000 Ha), karet ( 6.010 Ha) dan tebu (14.450 Ha). Meski alokasi anggaran sub sektor perkebunan 2019

UPAYA TURUNKAN BM MINYAK SAWIT, INDONESIA AKAN IMPOR GULA MENTAH INDIA

Indonesia akan membuka pasar gula mentah dari India untuk menurunkan bea masuk minyak sawit di negara itu. Selama ini Indonesia tidak mengimpor gula mentah dari India. Deputi Bidang Pertanian dan Pangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud menyatakan hal ini. India mengenakan bea masuk CPO 44% dan olahannya 55%. Penyebabnya adalah defisit perdagangan dengan Indonesia.

Alasan Bandung Jadi Tempat Perayaan Harbun 2018

Bandung, Perkebunannews.com – Ketua Panitia Hari Perkebunan ke-61 Dedi Djunaidi menuturkan,.dipilihnya Bandung sebagai tempat penyelenggaraan peringatan Hari Perkebunan (Harbun) ke-61 karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) sangat serius dalam membangun perkebunan. “Gedung Sate merupakan bagian sejarah perjalan perkebunan nasional,” ujarnya dalam pembukaan Hari Perkebunan di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (8/12). Dedi mengatakan, ratusan tahun lalu

Perkebunan Berhasil Kawal Perekonomian Indonesia

Bandung, Perkebunannews.com – Dalam kondisi perekonomian dunia yang sedang sulit, namun Indonesia dikawal dengan keberhasilan perkebunan. Jika pada 2017 komoditas perkebunan berkontribusi terhadap PDB Rp 471 triliun, tahun ini ekspor meningkat pesat. Demikian dikatakan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Bambang, dalam peringatan Hari Perkebunan ke-61 tahun 2018 di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (8/12). Turut hadir

44 Sertifikat ISPO Akan Diserahkan di Hari Perkebunan Ke-61

Jakarta, Perkebunannews.com – Sebanyak 44 Sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) akan diserahkan pada puncak Hari Perkebunan ke-61 yang diselenggarakan pada Senin (10/12) di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. Direktur Jenderal Perkebunan Bambang akan menyerahkan sertifikat ISPO kepada 44 perusahaan kelapa sawit. Turut hadir pada puncak Hari Perkebunan ke-61 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan

Kaum Muda Sepatutnya Manfaatkan Potensi Perkebunan Secara Optimal

Jakarta, Perkebunannews.com – Sudah sepatutnya kaum muda memanfaatkan potensi perkebunan ini secara optimal sebagai lapangan usaha dan pekerjaannya. Karena nilai komoditas perkebunan sangat tinggi. Bahkan sumbangan devisa terhadap negara mengungguli PDB minyak dan gas. “Baru dengan kelapa sawit saja sebagai salah satu penghasil bahan pangan, bahan industri dan penghasil energi, banyak bangsa lain di dunia

IPS Usulkan Bentuk Kementerian Khusus

Jakarta, Perkebunannews.com – Ketua Umum Indonesian Planters Society (IPS), Zulham S Koto mengungkapkan, salah satu kendala atau penghambat majunya industri pertanian dan perkebunan di tanah air adalah adanya kepentingan antar instansi terkait. Kepentingan-kepentingan inilah yang terkadang justru membuat koordinasi tidak berjalan dengan baik. Untuk itu, agar Industri Agro dapat berkembang dengan baik, tentunya harus dilakukan

Perkebunan Tebu Indonesia Wajib Mekanisasi

Dengan adanya kenaikan biaya produksi perkebunan dan mahalnya tenaga kerja di pertanian maka penerapan mekanisasi pada perkebunan tebu menjadi sangat mendesak. Bahkan kabarnya sudah ada paket teknologi dan diterapkan oleh beberapa perkebunan tebu di Indonesia. Bambang, Direktur Utama PT Serikat Sejahtera Utama (SSU) membenarkan bahwa memang sudah saatnya perkebunan tebu di Indonesia menerapkan mekanisasi, dan

Tingkatkan Daya Saing, RNI Gandeng IPB Garap Kerjasama Pendidikan dan Penelitian

BOGOR – Sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi perlu dilakukan untuk meningkatkan daya saing industri gula di era Industri 4.0. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam kerjasama bidang pendidikan, penelitian, pengembangan inovasi, komersialisasi inovasi, teaching industry, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan