Tag: sawit

RSPO KAPASITASNYA MEMBUAT STANDAR BUKAN KONTER KAMPANYE HITAM

RSPO (Roundtable Sustainable Palm Oil) bukan pada kapasitasnya mengcounter kampaye hitam sawit. Tugas RSPO adalah membuat standar sustainable yang diikuti oleh pelaku industri sehingga kebun kelapa sawitnya sustainable. Tiur Rumondang, Direktur RSPO Indonesia menyatakan hal ini. “Tugas industrilah yang membuktikan bahwa kampanye mereka tidak benar. Industri harus membuktikan dalam praktek. Dengan cara ini kampanye hitam

PETANI PIR MERASA KEMITRAAN MULAI RETAK

Petani plasma yang tergabung dalam ASPEK PIR Riau (Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR) saat ini merasa kemitraan yang sudah berjalan bagus mulai retak. Demikian yang mengemuka dalam Forum Group Diskusi Membangun Kembali Kemitraan yang Harmonis dan Berkelanjutan di Wilayah PIR BUN. Selama ini petani merasakan PIR dikemas sangat bagus meskipun ada kekurangan di sana-sini. Menurut

ISPO LEBIH KOMPLEK DAN SULIT

Penyusunan prinsip dan kriteria ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) dilakukan sejak tahun 2008 dan dilakukan lintas kementerian. Ada Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan (saat itu masih jadi Kementerian terpisah), Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Tenaga Kerja dan lain-lain. Resmi diatur tahun 2011 lewat Peraturan Menteri Pertanian nomor 19 Tahun 2011 yang merupakan tindak lanjut

Tidak Perlu Larut dalam Permainan Uni Eropa

Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Bambang mengatakan, Indonesia tidak perlu larut dalam genderang permainan yang dimainkan Uni Eropa. “Kalau kita terus menghabiskan energi untuk mengatakan tidak terhadap apa yang mereka katakan itu adalah bagian dari target mereka supaya kita sibuk dengan permainan yang mereka lakukan,” ujarnya kepada Perkebunannews.com. Menurut Bambang, Indonesia harus mengambil langkah strategis

ISPO Tidak Bisa Berjalan Sendiri

Banyaknya perusahaan yang areal HGU-nya masuk ke dalam areal kawasan yang tertuang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) yang baru, untuk itu diperlukan harmonisasi peraturan baik di tingkat pusat maupun daerah. Sebab RTRWP itu diluar kewenangan Kementerian Pertanian. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Komisi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), Dedi Junaedi kepada perkebunannews.com. Menanggapi

Harga TBS Riau April 2018.

Harga TBS Provinsi Riau Periode 18 – 24 April 2018 Indeks K : 91,87 % Harga CPO :Rp. 7.954,92 Harga Kernel : Rp. 6.072,53 Umur 3 tahun : Rp 1.347,99 Umur 4 tahun : Rp 1.504,91 Umur 5 tahun : Rp 1.610,21 Umur 6 tahun : Rp 1.657,91 Umur 7 tahun : Rp 1.721,09 Umur

ISPO Butuh Inpres Bukanlah Perpres

Agar sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) bias berjalan lebih cepat maka yang diperlukan adalan Instruksi Presiden (Inpres) atau percepatan bukanlah Peraturan Presiden (Perpres) untuk penguatan. Hal tersebut diungkapkan oleh Gamal Nasir Sekjen Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (GAPPERINDO) dalam acara International Conference and Expo – Indonesia Sustainable Palm Oil (ICE-ISPO) di Jakarta. Artinya, menurut

Lion Group Akan Gunakan Avtur Berbasis Sawit

Guna mengurangi ketergantungan bahan bakar fosil, armada penerbangan komersial bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) tengah melakukan riset terhadap minyak kelapas sawit (Crude Palm Oil/CPO) sebagai bahan dasar avtur. Hal ini juga sekaligus meningkatkan penyerapan minyak kelapa sawit dalam negeri. Kerjasama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Ketua Umum Gapki Joko Supriyono dengan

Potensi Ekspor Perkebunan Mencapai Rp 1.000 Triliun

Dari potensi yang ada, jika semua pihak memberi perhatian penuh pada sub sektor perkebunan mestinya mampu menghasilkan sebanyak Rp 1.000 triliun. Dalam kondisi yang belum terurus secara maksimal saja, 15 komoditas perkebunan menghasilkan devisa sekitar Rp 471,3 trilium pada 2017. Dari segi ekspor, perkebunan menjadi pemimpin ekspor. Pada 2017, dari 33,5 miliar USD ekspor pada

ISPO BUTUH PERCEPATAN BUKAN PENGUATAN

ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) tidak butuh penguatan dan struktur organisasinya yang berubah. Saat ini yang paling penting adalah percepatan ISPO sehingga 100% CPO yang dihasilkan sudah bersertifikat ISPO. Gamal Nasir, Sekjen Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (GAPPERINDO) menyatakan hal ini. “Jadi yang diperlukan bukan Peraturan Presiden soal hal-hal teknis ISPO serta perubahan struktur organisasinya.

ISPO Butuh Konsolidasi Semua Pihak

Penguatan sistem Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) membutuhkan konsolidasi antar pelaku usaha, petani, dan pemerintah. Hal tersebut penting agar implementasi ISPO dapat berjalan baik di lapangan serta mendorong peningkatan daya saing industri sawit di pasar global. Deputi Koordinasi Bidang Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), Musdalifah Machmud mengungkapkan draft peraturan presiden (Perpres)

PT DSN Komitmen 100% Bersertifikat ISPO

Memang dari total lahan tertanam sebanyak 90.288 hektar sekitar 60 ribu hektar-nya dan 5 pabrik kelapa sawit (PKS) sudah tersertifikasi Indonesia Ssutaoinable Palm Oil (ISPO), dan target 2 tahun lagi seluruh kebun sudah terserifikasi ISPO. Hal tersebut diungkapkan oleh Timotheus Arifin.C, Chief Operating Officer (COO) PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), dalam Rapat Umum Pemegang