Tag: sawit

Lemahnya Permintaan Pasar Global, Mempengaruhi Ekspor Minyak Sawit Indonesia

Ekspor minyak sawit Indonesia terus menunjukkan trend penurunan sejak dua bulan terakhir. Penurunan ekspor ini dipicu oleh tingginya bea keluar pada Februari lalu. Hal tersebut diungkapkan oleh Fadhil Hasan, Dierketur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), dalam keterangan resmi yang dikirmkan ke redaksi perkebunannews. Sementara itu, lanjut Fadhil, pada Maret ini permintaan pasar global

Harga Pembelian TBS Provinsi Jambi Periode 10 Mei 2017

Harga rata – rata “CPO” Rp 7.515,12 Harga rata – rata Inti Sawit Rp 4.547,89 Indeks ” K ” 89,09 % Harga TBS menurut umur tanaman periode tanggal 12 Mei s.d 18 Mei 2017. : – Umur 03 Tahun Rp 1.317,95 – Umur 04 Tahun Rp 1.399,53 – Umur 05 Tahun Rp 1.464,52 – Umur

Sekjend APKASINDO: Segeralah Bentuk Kementerian Perkebunan

Melihat banyaknya masalah pada komoditas perkebunan dan sebagai penghasil devisa terbesar maka perlu ada penguatan pada komoditas perkebunan melalui pembentukan Kementerian Pertanian. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekjend Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Asmar Arsyad dalam diskusi “Membedah Kepentingan Tersembunyi Resolusi Sawit Uni Eropa”. Lebih lanjut, menurut Asmar, perlu dibentuknya Kementerian Perkebunan agar komoditas perkebunan

APINDO SUMUT PROTES RESOLUSI SAWIT EROPA

Apindo Sumut memprotes resolusi sawit parlemen Eropa. “Kalau diimplementasikan akan membatasi impor CPO dan produk turunannya dari Indonesia. Sumut, Sumsel dan Sumatera pada umumnya ekonomi berbasis sawit sehingga akan mempengaruhi perekonomian,” kata Parlindungan Purba, Ketua DPP Apindo Sumut. “Protes ini akan kita sampaikan pada parlemen Uni Eropa. Kami mendukung pemerintah yang sedang berusaha mengatasi masalah

Proteksi dan Diskriminasi Kelapa Sawit

Proteksi dan diskriminasi kelapa sawit adalah hal yang wajar bagi negara luar untuk melindungi petaninya dari efisiensinya kelapa sawit. inilah yang terjadi pada resolusi kelapa sawit di negara Eropa. Artinya resolusi sawit Eropa ini adalah salah satu motif negara Eropa untuk memproteksi minyak nabati dinegaranya. Hal ini dilakukan untuk melindungi petaninya dari serangan minyak sawit

Tanaman Perkebunan Lebih Menguntungkan

Banda Aceh – Sebaiknya Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk mulai mencari tanaman-tanaman unggulan di daerahnya yang memiliki harga jual yang baik. Janganlah terpaku pada tanaman-tanaman tertentu saja Hal tersebut diutarakan oleh Presiden RI, Joko Widodo dalam pembukaan Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) ke-15 Tahun 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Gampong Lhong Raya, Banda Aceh, Provinsi

Sawit dan Uni Eropa

Persaingan bisnis sudah biasa. Tetapi bisnis dikaitkan dengan HAM atau masalah lingkungan merupakan hal yang kompleks atau bahkan sangat kompleks. Bukankah bisnis itu sendiri merupakan bagian kehidupan manusia yang sangat dikaitkan dengan kesuksesan atau bahkan martabat suatu bangsa? Bisnis inilah yang membuat suatu bangsa menjadi bangsa yang kaya. Bisnis itulah yang menciptakan roda kemajuan ekonomi.

Menkeu Pesan Tiga Hal untuk Pelaku Kelapa Sawit

Memang benar komoditas kelapa sawit turut menyumbang devisa negara yang cukup besar. Melihat hal itu Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati hanya berpesan tiga hal saja. Hal itu diungkapkannya saat pelubcuran buku kelapa sawit di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta. “Pertama, saya berharap bahwa industri kelapa sawit bisa menjadi kegiatan ekonomi Mewujudkan konsep ekononi adil

Resolusi Sawit Eropa, Bentuk Proteksi Perdagangan

Resolusi sawit Eropa yang memojokkan sawit hanya alasan untuk menghambat laju impor sawit yang mengancam minyak nabati Eropa. Resolusi sawit yang dikeluarkan Parlemen Eropa pada awal Bulan April 2017 lalu, yang memburuk-burukkan sawit bukanlah hal yang baru. Eropa sebagai produsen minyak nabati minyak bunga matahari dan minyak rapeseed (canola), menganggap sawit sebagai ancaman bagi minyak

2017, BPDP-KS Segera Meremajakan Kebun Petani Swadaya

Pangkal Pinang – Banyaknya tanaman kelapa sawit milik petani swadaya yang sudah tua atau berumur diatas 25 tahun dan banyaknya tanaman yang menggunakan benih tidak bersertifikat, maka Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) berjanji akan segera melakukan peremajaan di tahun 2017 ini. Direktur Utama BPDP-KS, Dono Boestami berjanji untuk tahun 2017 ini akan segera

BPDP-KS Mengutamakan Petani Swadaya

Bangka Barat – Benar, bahwa saat ini perkebunan kelapa sawit milik petani sebagian besar sudah banyak yang tua atau sudah saatnya diremajakan. Melihat hal ini Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) berkomitmen akan meremajakannya, tapi akan mengutamakan petani swadaya terlebih dahulu. “Memang saat ini kondisi lahan milik petani plasma dan swadaya kondisinya sudah banyak

Mencari Minyak Nabati Hemat Deforestasi Dunia

Jika benar-benar masyarakat dunia, LSM lingkungan, akademisi, politisi berkomitmen mengendalikan deforestasi dunia, maka pilihanya adalah minyak nabati dengan deforestasi minimum yakni minyak sawit. Menurut data Oil World, setiap tahun masyarakat dunia membutuhkan tambahan konsumsi minyak nabati sekitar 6 juta ton. Minyak nabati tersebut digunakan untuk kebutuhan dasar masyarakat dunia seperti untuk bahan pangan (minyak goreng,