Tag: p-news

Pupuk, Kunci Mengatasi Swasembada

Pupuk adalah faktor sangat penting dalam menunjang swasembada pangan, baik tebu, padi, ataupun lainnya. Ini karena peran pupuk bisa mencapai 20% dari total nilai keberhasilan usaha tani. Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional Winarno Tohir, berpendapat bahwa penyediaan pupuk bersubsidi oleh PT Pupuk Indonesia memberi andil besar dalam mensukseskan program swasembada pangan nasional. “Proporsi

INDEF: Mentan Jangan Memaksakan Petani

Memaksakan petani untuk menanam padi, jagung, dan kedelai (pajale), itu sama saja sok tahu. Sok tahunya yaitu mengganggap demografi dan geografis di Indonesia itu semua sama. Hal tersebut diungkapkan oleh Enny Sri Hartati, Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) kepada perkebunannews disela-sela konfrensi pers. Padahal, lanjut Enny, setiap daerah dan tempat mempunyai

PTPN III Fokuskan Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi

Perusahaan induk atau holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara lll (PTPN) tahun ini terus fokus dalam meningkatkan produktvitas dan efisiensi. Hal ini supaya tercapai harga produksi yang efisien dan konsisten. Jika terjadi penurunan harga komoditi tidak akan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Menurut Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN lll Dasuki Amsir, holding Perkebunan perlu

APPI: Pemerintah Perhatikanlah Penangkar Perkebunan

Sangat disayangkan bila pemerintah kurang memerhatikan penangkar perkebunan, padahal penangkar salah satu komponen dalam sub sektor perkebunan yang tidak dapat diindahkan terkait ketersediaan bahan tanam unggul. Melihat hal tersebut maka dibentuklah Asosiasi Penangkar Perkebunan Indonesia (APPI). Sebab harus diakui bahwa saat ini pemerintah kurang memperhatikan para penangkar perkebunan. Disisi lain, penangkar adalah pihak yang paling

Pemerintah Menyediakan Benih Perkebunan Secara Swakelola

Merespon berbagai program pengembangan yang akhirnya tidak berjalan dengan baik karena aspek perbenihan dan banyaknya masalah terkait mutu benih di kegiatan sebelumnya maka Ditjebun melakukan sebuah perubahan kebijakan perbenihan. Dimana kegiatan perluasan dan peremajaan pada setiap daerah harus didasarkan pada ketersediaan benih. Demikian ditegaskan Direktur Jenderal Perkebunan. Ir Bambang, MM dalam arahnya pada Rapat Koordinasi

TAHUN 2018, KEMENTAN ALOKASIKASI Rp2,1 TRILIUN UNTUK PERBENIHAN PERKEBUNAN

Tahun 2018 ditetapkan sebagai tahun perbenihan oleh Menteri Pertanian. Anggaran sebesar Rp2,1 triliun akan digelontorkan untuk aktivitas perbenihan ini. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman menyatakan hal ini pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian Nasional tahun 2017. “Tahun-tahun lalu kita fokus pada tanaman pangan yaitu padi dan jagung. Kita melakukan bagi-bagi benih dan ternyata sekarang kita tidak impor.

Pemerintah Minim Riset Perkebunan Hancur

Harus diakui bahwa komoditas perkebunan telah membuktikan sebagai penghasil devisa terbesar bahkan melebihi devisa yang dihasilkan oleh sektor minyak dan gas (migas), tapi sangat disayangkan perhatian pemerintah terhadap perkebunan masih rendah. Hal tersebut diungkapkan oleh ketua Komisi Pangan dan Pertanian, Dewan Riset Nasional, Haryono dalam Diskusi Kelapa Sawit dengan tema ”Inovasi dan Teknologi Terkini Dalam

Tanaman Perkebunan Lebih Menguntungkan

Banda Aceh – Sebaiknya Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk mulai mencari tanaman-tanaman unggulan di daerahnya yang memiliki harga jual yang baik. Janganlah terpaku pada tanaman-tanaman tertentu saja Hal tersebut diutarakan oleh Presiden RI, Joko Widodo dalam pembukaan Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) ke-15 Tahun 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Gampong Lhong Raya, Banda Aceh, Provinsi

NESTLE BERDAYAKAN PETANI KOPI LAMPUNG

PT Nestlé Indonesia menandatangani nota kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai bentuk penegasan komitmennya dalam pemberdayaan petani kopi Lampung. Acara penandatanganan dilakukan di kebun percontohan tanaman kopi Nestlé di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Business Executive Officer Coffee PT Nestlé Indonesia Indrasena Patmawidjaja menyatakan “Adalah suatu kebanggaan bagi kami untuk menggunakan 100% biji kopi robusta lampung pada

LADA BABEL KEKUATAN NASIONAL

Bangka Belitung termasuk provinsi yang perekonomianya tergantung pada perkebunan. Pada daerah-daerah seperti ini seharusnya dinas perkebunan tetap berdiri tidak bergabung dengan dinas lain. Karena itu kepada bupati-bupati yang ekonominya sangat tergantung pada perkebunan, Dirjen Perkebunan, Bambang, minta supaya dinas perkebunan tetap berdiri. Hal ini disampaikan Dirjenbun pada rakortas provinsi dan kab se Bangka Belitung. Di

BALITBANGTAN SIAPKAN BIBIT UNGGUL PERKEBUNAN UNTUK DIBAGIKAN PADA PETANI

Salah satu keberhasilan peningkatan produksi padi dan jagung adalah pemberian benih gratis pada petani. Berkaca pada pengalaman itu Menteri Pertanian sudah menginstruksikan supaya mulai tahun depan bukan padi jagung saja yang digarap tetapi semua komoditi, terutama yang spesifik Indonesia. Cabai dengan gertam cabai pembagian benih juga berhasil baik. Muhammad Syakir, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan

Mendag Minta Uni Eropa Tinjau Ulang Resolusi Sawit

Kementerian Perdagangan (Kemdag) telah meminta Uni Eropa secara serius meninjau ulang tuduhan sawit sebagai penyebab deforestasi seperti yang tertuang dalam resolusi parlemen Uni Eropa beberapa waktu lalu. Karena jika kebijakan ini terealisasi bakan berdampak pada hubungan dagang antara Indonesia dan Uni Eropa yang telah terjalin harmonis selama ini. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengaku telah