Tag: karet

Harga Karet Lump Juli 2018

Harga Karet Lump di beberapa sentra penghasil periode Juli 2018 Aceh Utara, NAD : 6.950 Asahan, Sumut : 5.450 Kampar, Riau : 7.000 Tebo, Jambi : 8.500 Banyuasin, Sumsel : 6.150 Bangka Barat, Babel : 7.685 Lampung Utara, Lampung : 6.650 Lebak, Banten : 6.650 Cianjur, Jabar : 6.000 Kapuas, Kalteng : 7.550 Tapin, Kalsel

Harga Karet Lump Juni 2018

Karet Lump Aceh Utara, NAD : 7.000 Asahan, Sumut : 5.500 Kampar, Riau : 7.000 Tebo, Jambi : 8.650 Banyuasin, Sumsel : 6.250 Bangka Barat, Babel : 5.500 Lampung Utara, Lampung : 7.350 Lebak, Banten : 6.500 Cianjur, Jabar : 6.000 Kapuas, Kalteng : 7.825 Tapin, Kalsel : 7.335 Kukar, Kaltim : 6.400 Sinjai, Sulsel

Harga Karet Lump Mei 2018

Aceh Utara, NAD : 6.000 Asahan, Sumut : 5.500 Tanah Datar : 5.750 Tebo, Jambi : 8.465 Banyuasin, Sumsel : 8.450 Lampung Utara, Lampung : 7.000 Garut, Jabar : 7.000 Kapuas, Kalteng : 7.450 Banjar, Kalsel : 6.785 Paser, Kaltim : 7.500 Sinjai, Sulsel : 12.000 Red : Harga dalam rupiah per kilogram Sumber: Kementerian

Harga Karet Lump April 2018

Aceh Utara, NAD : 6.775 Asahan, Sumut : 4.700 Tanah Datar : 6.000 Kampar, Riau : 7.000 Banyuasin, Sumsel : 7.950 Lampung Timur : 6.390 Sukabumi, Jabar : 6.500 Kapuas, Kalteng : 7.675 Banjar, Kalsel : 6.885 Paser, Kaltim : 6.605 Sinjai, Sulsel : 12.000 Sumber : Kementerian Pertanian Red

Potensi Ekspor Perkebunan Mencapai Rp 1.000 Triliun

Dari potensi yang ada, jika semua pihak memberi perhatian penuh pada sub sektor perkebunan mestinya mampu menghasilkan sebanyak Rp 1.000 triliun. Dalam kondisi yang belum terurus secara maksimal saja, 15 komoditas perkebunan menghasilkan devisa sekitar Rp 471,3 trilium pada 2017. Dari segi ekspor, perkebunan menjadi pemimpin ekspor. Pada 2017, dari 33,5 miliar USD ekspor pada

Harga Karet Lump Maret 2018

Aceh Utara, NAD : 7.200 Asahan, Sumut : 5.500 Tanah Datar : 6.675 Kampar, Riau : 7.190 Banyuasin, Sumsel : 8.350 Lampung Timur : 6.525 Garut, Jabar : 6.900 Kapuas, Kalteng : 8.050 Banjar, Kalsel : 6.900 Sinjai, Sulsel : 12.000 Sumber : Kementerian Pertanian Red : Harga dalam rupiah per kilogram

Harga Karet Lump Februari 2018

Aceh Utara, NAD : 7.000 Tanah Datar : 6.200 Banyuasin, Sumsel : 8.360 Lampung Timur : 7.050 Cianjur, Jabar : 6.000 Kapuas, Kalteng : 8.150 Sinjai, Sulsel : 12.000 Red : Harga dalam rupiah/Kg Sumber: Kementerian Pertanian

Penangkar Benih Siap Mengamankan Benih Perkebunan

Yogyakarta – Tahun 2018 adalah tahun perbenihan, dimana setiap komoditas termasuk komoditas perkebunan membutuhkan benih berkualitas untuk meningkatkan produktivitas. Atas dasar itulah Perkumpulan Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Indonesia (PPBTPI) siap mengamankannya. “Kami para pengakar benih perkebunan siap mengamankan benih perkebunan dalam mendukung program perbenihan ditahun 2018,” janji Ketua PPBTPI, Badaruddin Buang Sabang dalam rangkaian diskusi

Perdagangan Tidak Mengenal Pertemanan

Yogyakarta – Memang setiap negara mempunyai hubungan dengan negara lainnya, tapi jika sudah menyangkut tentang perdagangan maka tidak ada lagi yang namanya pertemanan. Hal itulah yang dibahas dalam Hari Perkebunan ke 60 di Instiper Yogyakarta. Sebab harus diakui tidak sedikit hasil perkebunan asal Indonesia yang dihambat masuk ke negaranya meskipun pada dasarnya Negara tersebut membutuhkannya.

Perkebunan Sumber Kemakmuran dan Perekat

Yogyakarta – Perkebunan sudah membuktikan diri sebagai penyumbang PDB Nasional terbesar tahun 2016 yang nilainya mencapai Rp 429 triliun. Angka tersebut didapat dari sektor perkebunan kelapa sawit, kopi, kakao, teh, rempah-rempah dan lainnya. Bahkan tingginya pendapatan yang dihasilkan dari komoditas perkebunan telah melebihi sektor migas yang nilainya hanya Rp 365 triliun. Hal tersebut diungkapkan oleh

PP Gambut Memukul Investasi

BOGOR – Peraturan Pemerintah (PP) tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut yang tertuang dalam PP 71/2014 jo.PP 57/2016 masih menjadi regulasi yang menakutkan bagi investor. Padahal, pemerintah sedang bekerja keras mendorong masuknya investasi. Hal ini mengemuka dalam Seminar Nasional Refleksi Kebijakan Pengelolan Lahan Basah Indonesia yang diselenggarakan Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI) di Bogor. Peneliti

Bambang: Perkebunan Sumber Pendapatan dan Perekat

Stop pengkerdilan tanamn perkebunan. Ini karena tanaman perkebunan tidak hanya menyumbang pendapatan negara terbesar, tapi juga sebagai perekat. Benar, perkebunan memang sudah membuktikan diri sebagai penyumbang PDB Nasional terbesar tahun 2016 yang nilainya mencapai Rp 429 triliun. Angka tersebut didapat dari sektor perkebunan kelapa sawit, kopi, kakao, rempah-rempah dan lainnya. Bahkan tingginya pendapatan yang dihasilkan