Berita Terbaru

Harga TBS Swadaya Riau Periode 19–25 November 2025 Naik Tipis, Didorong Kenaikan Harga Kernel

Riau, mediaperkebunan.id – Harga TBS petani sawit  swadaya Riau periode 19 – 25 November 2025 dilaporkan mengalami penurunan dari periode sebelumnya. Hal tersebut berdasarkan rapat yang berlangsung di Kantor Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau. Harga TBS petani sawit swadaya Provinsi Riau periode minggu ini pada kelompok umur 9 tahun mengalami kenaikan sebesar Rp4,02 per kilogram

Harga TBS Mitra Plasma Riau Kembali Turun pada Periode 19–25 November 2025

Riau, mediaperkebunan.id – Berdasarkan hasil surat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit No. 42, Dinas Perkebunan (Disbun) Riau menetapkan bahwa harga TBS sawit petani mitra plasma Provinsi Riau periode 19 – 25 November 2025 kembali mengalami penurunan dari periode minggu lalu. Harga TBS petani mitra plasma Provinsi Riau pada kelompok umur 9 tahun ditetapkan turun sebanyak

Harga Lada Dunia 19 November 2025: Turun di Indonesia, Stabil di Negara Lain

Jakarta, mediaperkebunan.id – Harga lada dunia pada 19 November 2025 tercatat bergerak relatif stabil. Di antara negara-negara produsen besar yakni Indonesia, Malaysia, Brazil, dan Vietnam, hanya Indonesia yang mengalami penurunan harga. Sementara negara produsen lainnya berada pada kisaran harga yang hampir sama dengan hari sebelumnya. Data dari International Pepper Community (IPC), di Indonesia harga lada

Fadhil Hasan pada IPOC 2025: Standar Keberlanjutan Tentukan Akses Pasar

Bali, mediaperkebunan.id – Industri kelapa sawit Indonesia menunjukkan kinerja solid sepanjang Januari-Agustus 2025. Hal ini disampaikan dalam 21st Indonesia Palm Oil Conference and 2025 Price Outlook (IPOC 2025) yang digelar di Bali. Para pemangku kepentingan menyoroti peningkatan produksi, konsumsi, serta ekspor, sekaligus menegaskan perlunya strategi menghadapi perubahan struktur permintaan global. Ketua Bidang Luar Negeri Gabungan

Inovasi Terobosan Benih Perkuat Ketahanan Iklim di Sektor Kelapa Sawit Indonesia

Jakarta, mediaperkebunan.id – Dami Mas, divisi benih dari perusahaan agribisnis terkemuka Sinar Mas Agribusiness and Food, meluncurkan DxP Dami Mas MTK (Moderate Toleran Kekeringan), sebuah tonggak penting dalam upaya membangun industri kelapa sawit yang tangguh terhadap perubahan iklim. MTK merupakan benih kelapa sawit pertama yang performa unggulnya dalam kondisi kekeringan telah divalidasi dan disetujui untuk

IPOC 2025: Mandatory B50 Belum Final

Badung, mediaperkebunan.id – Mandatory B50 tidak seperti program sebelumnya B40, B30 yang berlaku untuk PSO dan non PSO, sampai saat ini masih belum final seperti apa realisasi teknisnya. Kendala utama kalau B50 seperti B40 adalah bahan baku yaitu CPO untuk FAME tidak cukup. Eniya Listiani Dewi, Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi

IPOC 2025 : Penerapan B50 Harus Pertimbangkan Risiko Fiskal dan Pasar Sawit

Badung, mediaperkebunanid – Rencana pemerintah mempercepat penerapan biodiesel B50 memicu diskusi tajam di pasar minyak nabati global. Di satu sisi, Indonesia ingin memperkuat kemandirian energi. Namun di sisi lain, percepatan ini dinilai mulai menekan stabilitas pasar sawit dan menimbulkan risiko fiskal yang tidak ringan. Dalam wawancara di sela IPOC 2025 yang digelar di BICC The

CEO Westbury Group dalam IPOC 2025 Soroti B50 Perketat Pasokan Minyak Sawit

Badung, mediaperkebunan.id – CEO Westbury Group/Chairman Pakitan Edible Oil Refiners Associatian, Abdul Rasheed Jan Mohammad, menyoroti gejolak besar di pasar minyak nabati dunia yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Menurutnya, lonjakan produksi sawit di Indonesia dan Malaysia muncul di luar ekspektasi pasar dan menjadi pemicu utama tekanan harga. “Pasar telah mengalami gejolak besar, terutama karena

Chairman APOA dalam IPOC 2025: India Berusaha Meningkatkan Produksi Sawit dan Kurangi Ketergantungan Impor

Badung, mediaperkebunan.id – Chairman Asian Palm Oil Alliance (APOA) Atul Chaturvedi pada IPOC 2025 mengatakan bahwa India tengah berada pada fase kritis dalam memenuhi kebutuhan minyak nabati nasional. Dengan konsumsi yang terus meningkat dan ketergantungan impor yang tinggi, India dinilai harus mengambil langkah strategis untuk meningkatkan produksi domestik sekaligus memperkuat kerja sama dengan negara produsen.

Paganini di IPOC 2025: Tantangan Terbesar Sawit Adalah Persepsi dan Kepercayaan

Bali, mediaperkebunan.id — Industri sawit berada pada titik penting dalam menghadapi tekanan regulasi dan persepsi negatif dunia. Hal tersebut diungkapkan Adjunct Professor dari John Cabot University, Roma, Pietro Paganini, di hari kedua IPOC 2025. Dalam paparannya berjudul “EUDR and Beyond: Navigating New Frontiers for Palm Oil”, Paganini menyatakan bahwa tantangan terbesar sawit saat ini bukanlah

Pusat Studi Sawit IPB di IPOC 2025: Beri Kepastian Hukum Petani Sawit

Badung, mediaperkebunan.id – Prof. Budi Mulyanto, Kepala Pusat Studi Sawit IPB University menyatakan dalam IPOC 2025 bahwa sawit kini berperan dalam diplomasi ekonomi dan bukan lagi sekadar komoditas pertanian. “Sawit kini bukan sekadar agri-commodity, melainkan pilar strategis diplomasi ekonomi Indonesia,” ujarnya.Budi memaparkan bahwa industri sawit mengelola 16,8 juta hektare dengan kontribusi ekspor USD 30–40 miliar

Kolaborasi Ekowisata Bumitama: Hutan Desa untuk Masyarakat

Jakarta, mediaperkebunan.id – Bumitama terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengelolaan hutan berbasis masyarakat melalui pengembangan ekowisata di Kalimantan Barat. Dua desa binaan, yaitu Simpang Tiga Sembelangaan dan Nibung, kini menjadi contoh bagaimana konservasi dan ekonomi lokal dapat tumbuh berdampingan. Di Desa Simpang Tiga Sembelangaan, masyarakat mengelola Air Terjun Batu Hitam melalui Lembaga Pengelola Hutan Desa