Berita Terbaru

RIM TERUS TUMBUH DI TENGAH PERSAINGAN KETAT DAPATKAN TBS

PT. Royal Indo Mandiri yang pada tahun 2010 diakuisisi 100% sahamnya oleh PT Barito Pacific Tbk dengan nilai transaksi mencapai USD 25 juta, saat ini menjadi menjadi induk perusahaan yang mengelola dan mengoperasikan 3 anak perusahaan yang bergerak dalam bisnis perkebunan kelapa sawit. Ferri Alimin, Mills and Commercial Director PT Royal Indo Mandiri menyatakan hal

BPDP-KS Sudah “On The Track”

Sesuai dengan amanat Undang-UndangPerkebunan bahwa lahirnya badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) salah satunya untuk mengatasi masalah replanting lahan milik petani. Maka dengan terus dilakukannya replanting yang dimulai dari Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, BPDP-KS sudah on the track. Hal tersebut diungkapkan oleh Pengamat Perkebunan, Gamal Nasir di Jakarta. Lebih lanjut, menurut Gamal

2018, Waktunya Mengembalikan Rempah-Rempah

Indonesia memiliki potensi yang luar biasa, diantaranya rempah-rempah. Bahkan dahulu Negara asing pun dating ke Indonesia untuk menguasai rempah-rempah, maka sudah saatnya mengembalikan kejayaan rempah-rempah. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman saat membuka Rapat Kerja Nasional Pertanian (Rakernastan) dengan tema, “Mengangkat Kesejahteraan Petani,” di Jakarta. Namun, Amran mengakui, untuk mengangkat pertanian

PT Industri Nabati Lestari Perkuat Pemasaran Minyak Goreng

PT Industri Nabati Lestari, anak usaha PTPN III Holding (Persero) memperkuat pemasaran minyak goreng dengan menggandeng PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero). Diharapkan produk minyak goreng dapat diterima pasar. Rencana kerjasama pemasaran kedua perusahaan itu dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang rencana kerja sama pemasaran produk minyak goreng (Olein) di Jakarta, Senin (15/1). Penandatanganan

CPOC AJUKAN PENDEKATAN SDGs UNTUK KELAPA SAWIT

Perkebunan dan industri pengolahan kelapa sawit merupakan sektor kunci pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia termasuk untuk mengatasi kemiskinan dan kesenjangan pembangunan. Karena itu Indonesia sangat prihatin dengan diskriminasi sawit oleh Uni Eropa. Mahendra Siregar, Direktur Eksekutif CPOC (Council of Palm Oil Producing Countries) menyatakan hal ini dalam pertemuan dengan Asosiasi Petani Kelapa Sawit

Firman Soebagyo Mempertanyakan Kebijakan Importasi Beras?

Hati-hati di tahun politik. Sebab di tahun tersebut akan keluar-kebijakan, yang terlihat janggal atau aneh, diantaranya kebijakan importasi beras sebanyak 500 ribu ton. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi IV DPR-RI, Firman Soebagyo dalam keterangan tertulis yang dikirimkan ke perkebunannews. Artinya, Firman yang juga Ketua Badan Legislatif ini mempetranyakan, apa maksud dibalik impor beras tersebut?

KEMENTAN GELONTORKAN BERAS MEDIUM KE PASAR

Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian mengadakan bazar beras pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 12-13 Januari di 4 provinsi yaitu DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY. Kegiatan ini merupakan respon terhadap kenaikan harga beras medium yang terjadi sekarang. Agung Hendriadi, Kepala Badan Ketahanan Pangan, menyatakan hal ini seusai melepaskan mobil TTI (Toko Tani Indonesia)

Transmigrasi Perkebunan Terbukti Meningkatkan Kesejahteraan

Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Togar Sitanggang menilai, pola transmigrasi dan perkebunan kelapa sawit merupakan program pemerintah yang sukses di tahun 1980-an. Kedua program ini mampu membuka keterisoliran daerah, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan penduduk sehingga berdampak pada pemekaran wilayah. “Kalau dilihat historisnya, 4 dari 5 pemekaran di tingkat kabupaten di Indonesia merupakan wilayah

DUBES UE PADA APKASINDO : EROPA TIDAK ANTI SAWIT

Rencana pelarangan sawit untuk biodiesel di Eropa harus dihentikan. “Kalau tidak maka sama saja Uni Eropa membunuh 40 juta masyarakat Indonesia yang hidupnya tergantung pada kelapa sawit,” kata Asmar Arsjad, Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) ketika bertemu dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Vincent Guérend. Disampaikan pada Dubes EU

Bahan Pangan Tidak Harus Beras

Benar bahwa manusia membutuhkan sumber pangan karbohirat untuk melakukan aktivitas sehari-hari, tapi sumber pangan karbohidrat tidaklah hanya berasal dari beras, tapi bisa juga dari sagu, singkong, ataupun lainnya. “Program ini sudah lama untuk mengurangi ketergantungan sumber karbohidrat yang namanya beras. Kemudian dicari bahan (pangan-red) lokal untuk mengganti atau mengurangi ketrgantungan terhadap beras,” kata Kepala Badan

KBRI Mendorong Ekspor Kopi ke Mesir

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo terus mendorong ekspor kopi Indonesia ke Mesir, seperti disampaikan dalam keterangan pers dari KBRI Kairo yang diterima di Jakarta, Kamis. Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy menerima kunjungan dari pemimpin dua perusahaan Mesir yang merupakan importir kopi Indonesia, yakni General Manager Super Star Trading Co, Hesham Barrada

Kelapa Unggul dari Serambi Mekah

Bumi Serambi Mekah rupanya menyimpan berbagai tanaman unggul yang patut dibudidayakan. Salah satunya kelapa Dalam Lampanah. Kelapa ini mampu memproduksi 138 butir per pohonnya dengan berat daging kelapa segar sebesar 449 gram per butir atau 224 gram kopra per butir. Potensi produksi kopra mencapai 3 ton ton/pohon per hektar (Ha). Sesuai namanya, kelapa Dalam Lampanah