Berita Terbaru

Pelaku Sawit KALBAR Komitmen Mendorong ISPO

Pontianak – Sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) menjadi bukti bahwa penerapan perkebunan kelapa sawit di Indonesia telah menerapkan perkebunan yang sustainable (berkelanjutan). Atas dasar itulah pelaku perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat (KALBAR) komit medorong percepatan ISPO. “ Untuk itu kami dari Gabungan Pengusaha Perkebunan Kelapa Sawit (GAPKI) Cabang KALBAR komitmen mendorong pelaku usaha

Ironis Jika Masih Ada yang Anggap Perkebunan Belum Penting

Ironis jika masih ada yang menganggap peran sub sektor perkebunan belum penting. Padahal secara nasional, saat ini dari 15 komoditas perkebunan yang penting telah memberikan kontribusi sebesar Rp 429 triliun terhadap PDB nasional. Nilai itu lebih besar dari kontribusi sektor minyak dan gas (migas). Hal tersebut dinyatakan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Bambang, dalam Rapat

SAGU PALING SIAP UNTUK DIVERSIFIKASI PANGAN

Sagu saat ini yang paling siap untuk dijadikan bahan utama diversifikasi pangan. Industri olahannya sudah ada dan berkembang , juga bisa tersedia di pasar dengan harga yang bisa bersaing. Agung Hendriadi, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian menyatakan hal ini pada talk show diversifikasi pangan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Tahun 2018 diversifikasi pangan tidak

Pemerintah Komitmen Membantu Petani Kelapa Sawit

Benar saat ini total luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia mencapai 11,9 juta hektar, dari angka tersebut lahan milik petani seluas 4,7 juta hektar, dan dari angka tersebut seluas 2,4 juta hektar sudah waktunya diremajakan. Atas dasar itulah pemerintah berkomitmen untuk membantu petani dalam peremajaan. “Sehingga melihat banyaknya lahan milik petani yang sudah tua yang

REPLANTING KARET RAKYAT 60.000 HA/TAHUN

Pemerintah akan melakukan replanting karet dengan target 60% dari tanaman karet rakyat atau 1.8 juta ha selama jangka waktu 30 tahun (1 siklus tanaman karet) atau 60.000 ha/tahun. Pola tanam yang dipakai adalah pola tumpang sari berkelanjutan dengan populasi tanam karet 400 batang/ha. Demikian keputusan pertemuan Kantor Menko Perkenomian yang diwakili oleh Musdhalifah Mahmud dan

BGA Group Raih CSR Award dari Forum PKM-CSR

Solo – Bumitama Gunajaya Agro (BGA-Group) meraih CSR Award dari Universitas Pelita Harapan, Universitas Multimedia Nusantara dan Swiss German University (yang tergabung dalam Forum Nasional PKM-CSR). Penghargaan yang diberikan dalam rangkaian kegiatan Konferensi Nasional dengan tema “Optimalisasi Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha untuk Pemberdayaan Masyarakat” ini merupakan bentuk apresiasi kalangan akademisi kepada perusahaan dalam

Politeknik CWE Segera Buka Program D4 Kelapa Sawit

Politeknik Citra Widya Edukasi (CWE) segera membuka program sarjana vokasi atau terapan untuk budidaya kelapa sawit. Program diplomat empat ini (D4) merupakan pengembangan studi sesuai dengan tuntutan kompetensi kelapa sawit saat ini. Dengan demikian program diploma tiga yang tengah berjalan akan berubah. Direktur Poltek CWE St Nugroho Kristono mengatakan, pengembangan program diploma empat untuk kelapa

Replanting Sawit Mendongkrak Kesejahteraan Petani

Program replanting sawit rakyat akan membawa bangsa Indonesia semakin sejahtera dan berdaulat. Apalagi peremajaan kebun sawit rakyat tersebut didukung penuh oleh pemerintah dan dunia usaha. “Kesediaan Presiden Jokowi untuk menandai program replanting ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap sektor kelapa sawit,” kata Wakil Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Rino Afrino di sela-sela acara

Tantangan Perkebunan Harus Diatasi Dengan Teknologi

Tantangan perkebunan Indonesia saat ini tidaklah mudah. Perkembangan produksi pertanian dan perkebunan tidak seimbang dengan jumlah penduduk dan kebutuhan konsumsi masyarakat. Populasi dunia mendekati 10 miliar orang pada tahun 2050. Kebutuhan konsumsi manusia juga meningkat 70 persen. Di sisi lain, perkembangan zaman membutuhkan rumah, lahan untuk industri dan kantor. Sedangkan, lahan perkebunan dan pertanian tidak

MINAT BERKEBUN KELAPA TINGGI, BENIH TERBATAS

Dalam 5 tahun terahir kondisi perkelapaan sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dulu komoditi kelapa dikatakan komoditi sunset dan dibiarkan begitu saja. Tetapi akhir-akhir ini banyak permintaan pasar terutama pasar internasional, sehingga banyak pengusaha berminat membuka perkebunan kelapa. “Sudah ada 10 pengusaha yang datang ke Balai Penelitian Palma mencari benih untuk membangun perkebunan kelapa sekaligus industri

WPLACE 2017: Memprediksi dan Strategi Penguatan Perkebunan

Benar, bahwa dunia masih mengakui Indonesia sebagai penghasil atau pemasok hasil-hasil perkebunan. Melihat hal ini maka PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) menggelar World Plantation Conferences and Exhibition 2017 (WPLACE-2017) yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 – 20 Oktober 2017 di Jakarta. “Jadi dengan dalam WPLACE-2017 ini akan dibahas bagamaiana komoditas perkebunan di Indonesia kedepan dan