Berita Terbaru

Bisnis Klaster Tingkatkan Kesejahteraan Petani Kopi

Harus diakui bahwa melalui skema bisnis kluster bisa meningkatkan kesejahteraan petani. mengapa demikian? Direktur Legal and Corporate Affairs PT Nestlé Indonesia Debora Tjandrakusuma mengatakan bahwa melalui skema bisnis klaster maka para petani akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan secara komprehensif. “Diantaranya mulai dari peremajaan kebun dalam bentuk pemberian bibit kopi kepada para petani, akses

Mentan Berjanji Segera Bangun 10 PG untuk Capai Swasembada Gula

Kendari – Demi menuju tercapainya swasembada gula maka Kementerian Pertanian terus menggenjot pembangunan 10 pabrik gula (PG), dan saat ini sudah ada 5 PG yang mulai beroperasi melakukan penggilingan hal ini sesuai dengan arahan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). “Sekarang ini sudah ada lima wilayah yang siap melakukan penggilingan diantaranya Kabupten OKI, Provinsi Sumatera Selatan,

Lombok Siap Menjadi Daerah Benih Tembakau

Lombok – Tidak ada yang tidak mungkin jika mau berusaha termasuk meningkatkan produksi tembakau di Nusa Tenggara Barat (NTB), sebab saat ini sudah ada PT Benih Mas Indonesia mampu menghasilkan benih tembakau virginia sejak tahun 2014. Artinya melalu perusahaan tersebut maka petani atau perusahaan rokok sudah tidak lagi bergantung impor biji tembakau khususnya dari Brazil.

Pengelolaan Tanaman Rempah Belum Optimal

Meskipun tanaman rempah sebagai salah satu komoditas utama perdagangan nasional tapi baru dimanfaatkan 4 persen jenis tanaman rempah dari 7000-an jenis rempah. “Atas dasar itulah maka dibentuk relawan rempah yang terdiri dari latar belakang seperti pelaku bisnis, petani, aktivis, peneliti, pengajar atau dosen dan lainnya yang memang mendukung keberlanjutan rempah,” kata Ketua Dewan Rempah Indonesia,

WPPLACE PINDAH KE JAKARTA

World Plantation Conference and Exhibiton 2017 (WPPLACE-2017) yang semula akan dilaksanakan di BNDCC Bali tanggal 18-20 Oktober, karena masalah force majeure yaitu Gunung Agung yang aktif dan akan meletus, maka dipindahkan ke Jakarta. Waktunya tetap venuenya yang pindah ke Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Event yang diklaim sebagai konferensi bisnis dan ilmiah perkebunan terbesar di

Awas, Kelapa Sawit Dalam Bahaya

Medan – “Awas kelapa sawit dalam bahaya”, kalimat tersebut terlontar oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang saat membuka acara Indonesia Palm Oil Stakeholder-Forum (IPOS-Forum) 2017 yang bertemakan “Mendaulatkan Sawit Indonesia” di Medan. “Jadi harus diakui bahwa tidak sedikit yang menginginkan perkebunan kelapa sawit di Indonesia ini tidak maju dan tumbuh kembang,” keluh Bambang dalam IPOS-Forum

Kelapa Sawit Itu Harus Berdaya Saing

Medan – Melihat tingginya persaingan usaha dalam industrialisasi agribisnis maka untuk memenangkan persaingan tersebut industri kelapa sawit harus berdaya saing. “Untuk itu kelapa sawit harus bisa berdaya saing. Artinya faktor daya saing akan menjadi penentu apakah kelapa sawit bisa berkembang atau tidak,” tegas Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joko Supriyono saat menutup IPOS

Dolly Pulungan Diangkat Dirut PTPN VII

Holding Perkebunan Nusantara mengangkat Dolly Pulungan diangkat sebagai Direktur Utama PTPN VII menggantikan Andi Wibisono. Sementara itu Muhammad Hanugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Komersil PTPN X ditunjuk sebagai Direktur Komersil PTPN VII menggantikan Ganefi. “Pergantian ini sejalan dengan program transformasi perusahaan yang berkomitmen untuk tetap melanjutkan program transformasi di bidang SDM yang tujuannya adalah

8 Juta Ton Sawit Lestari Indonesia Siap Mengisi Pasar Eropa

Paris – Uni Eropa bisa jadi sangat ketat dalam menerapkan standar keberlanjutan terhadap produk minyak sawit yang masuk ke wilayah mereka. Namun demikian, permintaan minyak sawit dari pasar Eropa masih sangat besar. Hingga tahun 2020, Eropa membutuhkan pasokan hingga 6 juta ton minyak sawit. Tentu saja, mereka minta syarat produk yang dikirim adalah certified sustainable

Wasekjend APKASINDO: Kelapa Sawit Adalah Anugerah Tuhan

Paris – Tidak bisa dipungkiri bahwa kelapa sawit mempunyai dampak yang besar bagi masyarakat indonesia khususnya petani kelapa sawit. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) DPP APKASINDO, Rino Afrino dalam Forum Palm Oil Sustanaibilty Talk di Paris Pavillon Dauphine. Lebih lanjut, menurut Rino, harus diakui ada tiga hal yang dipengaruhi kelapa sawit.

Sinar Mas Agribusiness and Food Menembus DJSI 2017

Sinar Mas Agribusiness and Food yang beroperasi di bawah Golden Agri-Resources (GAR) berhasil menembus daftar Dow Jones Sustainability Indices (DJSI) 2017 untuk Asia Pasifik berkat praktik bisnis berkelanjutan perusahaan yang terdepan di industri kelapa sawit. Hal tersebut diungkapkan olehManaging Director for Sustainability and Strategic Stakeholder Engagement, Agus Purnomo dalam keterangan tertulis yang dilayangkan ke perkebunannews.com.

Kementan Membenarkan Neraca Perdagangan Ditopang Perkebunan

Harus diakui, bahwa ekspor hasil perkebunan turut andil yang cukup besar dalam mendongkrak neraca perdagangan, hal tersebut terlihat dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor komoditas pertanian bulan Januari hingga Agustus 2017 mencapai USD 22,18 miliar, sedangkan nilai impor hanya USD 11,20 miliar, sehingga surplus USD 10,98 miliar.