Berita Terbaru

Sekjend APKASINDO: Segeralah Bentuk Kementerian Perkebunan

Melihat banyaknya masalah pada komoditas perkebunan dan sebagai penghasil devisa terbesar maka perlu ada penguatan pada komoditas perkebunan melalui pembentukan Kementerian Pertanian. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekjend Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Asmar Arsyad dalam diskusi “Membedah Kepentingan Tersembunyi Resolusi Sawit Uni Eropa”. Lebih lanjut, menurut Asmar, perlu dibentuknya Kementerian Perkebunan agar komoditas perkebunan

Museum Teh Segera Dibangun

Bandung – Guna mengedukasi sekaligus sarana promosi, para pemangku kepentingan teh nasional akan membangun museum teh Indonesia. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pentingnya minum teh bagi kesehatan, anti aging dan kecantikan. Demikian hasil Riungan Teh III yang diselenggarakan Asosiasi Petani Teh Indonesia (Aptehindo) di Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung, Kabupaten Bandung, Senin

APINDO SUMUT PROTES RESOLUSI SAWIT EROPA

Apindo Sumut memprotes resolusi sawit parlemen Eropa. “Kalau diimplementasikan akan membatasi impor CPO dan produk turunannya dari Indonesia. Sumut, Sumsel dan Sumatera pada umumnya ekonomi berbasis sawit sehingga akan mempengaruhi perekonomian,” kata Parlindungan Purba, Ketua DPP Apindo Sumut. “Protes ini akan kita sampaikan pada parlemen Uni Eropa. Kami mendukung pemerintah yang sedang berusaha mengatasi masalah

Proteksi dan Diskriminasi Kelapa Sawit

Proteksi dan diskriminasi kelapa sawit adalah hal yang wajar bagi negara luar untuk melindungi petaninya dari efisiensinya kelapa sawit. inilah yang terjadi pada resolusi kelapa sawit di negara Eropa. Artinya resolusi sawit Eropa ini adalah salah satu motif negara Eropa untuk memproteksi minyak nabati dinegaranya. Hal ini dilakukan untuk melindungi petaninya dari serangan minyak sawit

Tanaman Perkebunan Lebih Menguntungkan

Banda Aceh – Sebaiknya Gubernur, Walikota, dan Bupati untuk mulai mencari tanaman-tanaman unggulan di daerahnya yang memiliki harga jual yang baik. Janganlah terpaku pada tanaman-tanaman tertentu saja Hal tersebut diutarakan oleh Presiden RI, Joko Widodo dalam pembukaan Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) ke-15 Tahun 2017 di Stadion Harapan Bangsa, Gampong Lhong Raya, Banda Aceh, Provinsi

Sawit dan Uni Eropa

Persaingan bisnis sudah biasa. Tetapi bisnis dikaitkan dengan HAM atau masalah lingkungan merupakan hal yang kompleks atau bahkan sangat kompleks. Bukankah bisnis itu sendiri merupakan bagian kehidupan manusia yang sangat dikaitkan dengan kesuksesan atau bahkan martabat suatu bangsa? Bisnis inilah yang membuat suatu bangsa menjadi bangsa yang kaya. Bisnis itulah yang menciptakan roda kemajuan ekonomi.

NESTLE BERDAYAKAN PETANI KOPI LAMPUNG

PT Nestlé Indonesia menandatangani nota kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi Lampung sebagai bentuk penegasan komitmennya dalam pemberdayaan petani kopi Lampung. Acara penandatanganan dilakukan di kebun percontohan tanaman kopi Nestlé di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Business Executive Officer Coffee PT Nestlé Indonesia Indrasena Patmawidjaja menyatakan “Adalah suatu kebanggaan bagi kami untuk menggunakan 100% biji kopi robusta lampung pada

LADA BABEL KEKUATAN NASIONAL

Bangka Belitung termasuk provinsi yang perekonomianya tergantung pada perkebunan. Pada daerah-daerah seperti ini seharusnya dinas perkebunan tetap berdiri tidak bergabung dengan dinas lain. Karena itu kepada bupati-bupati yang ekonominya sangat tergantung pada perkebunan, Dirjen Perkebunan, Bambang, minta supaya dinas perkebunan tetap berdiri. Hal ini disampaikan Dirjenbun pada rakortas provinsi dan kab se Bangka Belitung. Di

Perkebunan Menjadi Fokus Perhatian Dunia

Di tengah isu kebutuhan pangan dan energi, apalagi sumber energi fosil yang sudah hampir habis, perkebunan sekarangan menjadi fokus perhatian dunia. Setelah Timur Tengah menjadi incaran setiap orang di dunia, maka giliran Indonesia akan menjadi incaran berikutnya bagi dunia. Hal tersebut dikatakan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Bambang, dalam Rapat Koordinasi dan Konsultasi Pembangunan Perkebunan

Menkeu Pesan Tiga Hal untuk Pelaku Kelapa Sawit

Memang benar komoditas kelapa sawit turut menyumbang devisa negara yang cukup besar. Melihat hal itu Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati hanya berpesan tiga hal saja. Hal itu diungkapkannya saat pelubcuran buku kelapa sawit di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta. “Pertama, saya berharap bahwa industri kelapa sawit bisa menjadi kegiatan ekonomi Mewujudkan konsep ekononi adil

BALITBANGTAN SIAPKAN BIBIT UNGGUL PERKEBUNAN UNTUK DIBAGIKAN PADA PETANI

Salah satu keberhasilan peningkatan produksi padi dan jagung adalah pemberian benih gratis pada petani. Berkaca pada pengalaman itu Menteri Pertanian sudah menginstruksikan supaya mulai tahun depan bukan padi jagung saja yang digarap tetapi semua komoditi, terutama yang spesifik Indonesia. Cabai dengan gertam cabai pembagian benih juga berhasil baik. Muhammad Syakir, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan

Resolusi Sawit Eropa, Bentuk Proteksi Perdagangan

Resolusi sawit Eropa yang memojokkan sawit hanya alasan untuk menghambat laju impor sawit yang mengancam minyak nabati Eropa. Resolusi sawit yang dikeluarkan Parlemen Eropa pada awal Bulan April 2017 lalu, yang memburuk-burukkan sawit bukanlah hal yang baru. Eropa sebagai produsen minyak nabati minyak bunga matahari dan minyak rapeseed (canola), menganggap sawit sebagai ancaman bagi minyak