Berita Terbaru

Mendag Minta Uni Eropa Tinjau Ulang Resolusi Sawit

Kementerian Perdagangan (Kemdag) telah meminta Uni Eropa secara serius meninjau ulang tuduhan sawit sebagai penyebab deforestasi seperti yang tertuang dalam resolusi parlemen Uni Eropa beberapa waktu lalu. Karena jika kebijakan ini terealisasi bakan berdampak pada hubungan dagang antara Indonesia dan Uni Eropa yang telah terjalin harmonis selama ini. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengaku telah

IDH: Ada 3 Syarat Menuju Sustainable

Saat ini negara luar gencar dalam menyuarakan produk-produk yang sustainable, untuk itu Indonesia selaku negara eksportir mau tidak mau harus mengikuti aturan tersebut. Adapun sustainable itu sendiri ada tiga syarat menurut IDH (the sustainable trade initiative atau inisiasi dagang hijau). “Jadi menurut kita (IDH) ada tiga syarat untuk memenuhi kriteria dalam menuju sustainable,” kata Fitrian

KETUA APINDO : LAWAN ISU NEGATIF SAWIT DENGAN RISET

Tudingan parlemen Eropa yang mengkaitkan sawit dengan isu negatif terkait hak asasi manusia, korupsi dan sosial budaya merupakan propaganda kebohongan. Kebohongan yang terus diulang-ulang ini akan membuat orang percaya. Menurut Haryadi B.Sukamdani, Ketua Umum APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) kondisi ini bisa diatasi dengan riset yang objektif yang membuktikan tuduhan itu tidak benar. Contohnya propaganda yang

Dana CSR Perkebunan Guna Membangun SDM Perkebunan

Dari perkebunan kembali ke perkebunan, konsep itulah yang digulirkan oleh perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bunggo, Provinsi Jambi menggandeng Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta untuk membangun sumber daya manusia (SDM) melalui program Corporate Sosial Responbilty (CSR). “Jadi Program Beasiswa Pendidikan Sarjana Kelapa Sawit telah dilakukan sebanyak 15 mahasiswa untuk Masyarakat Sekitar Perkebunan dan dibiayai melalui program Corporate

Bisnis Kelapa Kopyor Sangat Menggiurkan

Saat ini permintaan kelapa untuk minuman air kelapa sangat tinggi, hampir semua restoran dan tempat rekreasi memerlukan, karena itu budidaya kelapa pasti untung. Apalagi kalau yang dibudidayakan adalah kelapa kopyor. Hal tersebut diungkapkan oleh Dr. Agus Susanto, peneliti senior Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) kepada perkebunannews.com, di Purwakarta. Saat ini harga kelapa kopyor sangat tinggi

Air Kelapa Efektif Turunkan Deman

Air kelapa tidak hanya untuk menyegarkan tubuh. Namun efektif menurunkan demam. Perlu dicoba. Mengatasi demam dengan meminum obat seperti paracetamol atau jenis lainnya sesering mungkin menimbulkan dampak bagi kesehatan. Karena itulah mulailah mengatasi demam secara alami dengan minum air kelapa. Hasil penelitian Muhammad Imam Nawawi dari Akademi Farmasi Bina Husada, Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebutkan bahwa

BURSA REGIONAL KARET BELUM BERDIRI

Pelaksanaan Agreed Export Tonnage Scheme (AETS) yaitu pengurangan ekspor oleh tiga negara anggota The International Tripartite Rubber Council (ITRC) saat ini masih berjalan dan tidak ditutup karena tidak dibatasi pada tingkat harga berapa pengaturan ini berhenti. Tindak lanjutnya masih menunggu pertemuan ITRC berikutnya. Kondisi terkini akan jadi pertimbangan dalam AETS. Suharto Honggokusumo, Direktur Eksekutif Gapkindo,

ISPO Bukti “Nyata” Sawit di Indonesia Sustainable

April 2017 sebanyak 40 perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang telah mendapatkan sertifikat Indonesian ssuatainable Palm oil (ISPO) lagi. Dari angka tersebut sebanyak 38 perusahaan dan 2 perkebunan milik petani yang terdiri dari petani plasma dan petani mandiri. Artinya saat ini sudah ada sebanyak 266 perkebunan kelapa sawit yang sudah menerima sertifikat ISPO. “ini menjadi

56 Persen Perkebunan Sawit Rakyat di Riau Ada di Kawasan Hutan?

Benar, salah satu syarat mendapatkan sertifikat Indonesia Sustaianable Palm Oil (ISPO)pada perkebunan rakyat ada 4 kriteria salahsatunya yaitu legalitas kebun petani, namun masalahnya sebagian besar petani di provinsi Riau tidak sedikit lahan perkebunannya yang belakangan ini diklaim masuk kawasan hutan. “Jadi sebagian besar petani di Provinsi Riau hanya memiliki Surat keterangan tanah (SKT) dari Kepala

Dirjen Perkebunan: Negara Luar Tidak Ingin Perkebunan di Indonesia Maju

Yogyakarta – Berbagai cara terus dilakukan oleh ngara luar agar komoditas perkebunan di Indonesia tidak bisa maju, hal ini karena jika perkebunan di Indonesia maju akan akan menbahayakan bagi negara lainnya dan bisa mempengaruhi ekonomi dan komoditas lainnya di negaranya. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, Bambang saat pembukaan Rapat Koordinasi di

ISPO DIPERKUAT DENGAN MEMBUKA DIRI BAGI SEMUA STAKE HOLDER

ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) diperkuat oleh Menko Perekonomian karena masih banyak pihak di dalam negeri yang belum menerima bahkan menganggap tidak ada. “Terutama pihak enviromentalis yang mengangap seperti itu,” kata Musdhalifah Machmud, Deputi Menko Perekenomian bidang Pangan dan Pertanian pada International Conferece On Indonesian Sustainable Palm Oil kerjasama Media Perkebunan/Perkebunannews.com dengan Komisi ISPO. Diperkuat

38 Perusahaan Sawit Mendapat Sertifikat ISPO

Kementerian Pertanian kembali menyerahkan sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) kepada 38 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan dua untuk koperasi, yakni Koperasi Unit Desa (KUD) Karya Mukti dan Asosiasi Petani Swadaya AMAN. Sehingga total perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang sudah mendapat sertifikat ISPO sebanyak 264 perusahaan. Penyerahan sertifikat diserahkan Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian