Berita Terbaru

KEBUTUHAN BIBIT TEBU MASIH DIKAJI

Target produktivitas tebu 100 ton/ha dan rendemen 10% tahun 2017 optimistis bisa dicapai. “Beberapa petani tebu di Situbondo, Jember dan Lamongan sudah bisa mencapainya. Cara mereka berbudidaya tebu akan dicontoh dan disebarkan ke daerah lain,” kata Dirjen Perkebunan Gamal Nasir . Bantuan yang akan diberikan oleh Ditjenbun berupa bibit bongkar ratoon. “Kita masih kaji kebutuhan

PG Diminta Jamin Rendemen Tebu Petani 8-8,5 Persen

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berjanji tingkat rendemen tebu milik petani akan menjadi di kisaran 8 – 85 persen. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno membenarkan bahwa pihaknya akan meningkatkan rendemen tebu rakyat menjadi 8 – 8,5 persen. Tapi, timbal balinya, petani harus berkomitmen menyerahkan seluruh (100 persen) tebunya ke pihak PG, termasuk

ANGGARAN PROGRAM PENINGKATAN PRODUKSI PERKEBUNAN 2016 RP1,76 TRILIUN

Program Peningkatan Produksi Komoditas Perkebunan yang semula anggaranya mencapai Rp1,92 triliun setela refocusing menjadi Rp1,76 triliun. Dirjen Perkebunan, Gamal Nasir, menyatakan hal ini pada Rapat Percepatan Pelaksanaan Program dan Kegiatan Pembangunan Perkebunan tahun 2016 (POK Refocusing). Target dan rencana pembiayaan kegiatan yang paling besar adalah Kegiatan Pengembangan Kakao seluas 81,97 ribu ha dengan anggaran Rp483,73

B20 BERHASIL NAIKKAN HARGA CPO DAN TBS

Selama Januari-Maret 2016 untuk program B20 ,Pertamina sudah membeli biodiesel 200.000 Kiloliter /bulan. Sedang untuk bulan Mei sampai Oktober 2016 Pertamina dan AKR akan menandatangani kontrak baru 1,5-1,6 juta Kiloliter. “Dengan demikian target penggunaan biodiesel sebagai bahan campuran 2,5-2,7 juta kiloliter tahun 2016 akan tercapai,” kata Bayu Krisnamurthi, Dirut Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit .

PPKS Terus Berinovasi Mengembangkan Benih Sawit

Suatu komoditas akan terus berkembang jika didukung oleh suatu riset, satu diantaranya yaitu Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang tahun 2016 ini sudah 100 tahun melakukan riset. Hasril Hasan Siregar, Direktur PPKS membenarkan bahwa suatu tanaman akan tumbuh dan berkembang dengan baik jika didukung oleh bahan tanam yang juga baik yaitu benih. Maka tidaklah heran

Petani Teh Kini Bergairah Menanam

Petani teh di Jawa Barat kini sedang bergairah menanam tanaman teh di areal baru. Padahal perkebunan besar justru mengkonversi tanaman teh ke tanaman lain. Ketua Asosiasi Petani Teh Indonesia (Aptehindo) Nugroho B. Koesnadi mengakui, gairah petani teh di Jawa Barat saat ini sangat tinggi. Karena bukan hanya melakukan intensifikasi atau pun rehabilitasi tanamannya, melainkan petani

GAPPERINDO : IPOP = VOC

Berbagai kalangan terus mempermasalahkan tentang arti sustainable (bekrkelanjutan). Bahkan pihak asing pun sampai mengurusi sustainable kelapa sawit di Indonesia dengan merangkul perusahaan-perusahan besar di Indonesia melalui perjanjian Indonesian Palm Oil Pledge (IPOP). Ketua Umum Badan Eksekutif Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Indonesia (Gapperindo), Agus Pakpahan menjelaskan apa itu arti sustainability atau sustainabilitas. Istilah ini sering mengaburkan

Produksi CPO AALI Tahun 2015 Mencapai 1,74 Juta Ton

Melemahnya perekonomian dunia, turunnya harga komoditas kelapa sawit serta musim kering yang berkepanjangan telah mempengaruhi kinerja PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). Presiden Direktur AALI, Widya Wiryawan mengatakan bahwa produksi crude palm oil (CPO) AALI tahun 2015 tumbuh sebesar 0,7% atau dari 5,56 juta ton di tahun 2014 menjadi 5,60 juta ton. Produksi CPO perseroan

Kembangkan Kakao Di Sumatera dan Wilayah Perbatasan

Saat ini sampai 10 tahun mendatang, permintaan kakao diperkirakan terus meningkat. Ada yang menggunakan istilah no more chocolates by 2020, yang menggambarkan adanya kekuatiran akibat tingginya permintaan melebihi penawaran. Peneliti Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Soetanto Abdulah membenarkan bahwa saat ini pasar menginginkan biji kakao lebih besar lagi. Karena itu diperlukan usaha yang sangat

Milirik Pemimpin Perkebunan ke Depan

Milirik Pemimpin Perkebunan ke Depan Sudah bukan rahasia lagi, bahwa perkebunan turut menyumbang devisa terbesar di Indonesia, namun hampir seagian besar luas perkebunan dikuasai oleh petani. Untuk itu tidaklah berlebih jika komoditas perkebunan wajib dipimpin yang meganyomi petani. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengakui bahwa komoditas perkebunan sangatlah prospektif. Hal ini karena tidak hanya dikuasai

KPPU : IPOP Berpotensi Kartel

Setelah Kementerian Pertanian geram dengan kesepakatan Indonesian Palm Oil Plage (IPOP) karena telah menolak tandan buah segar (TBS) yang dihasilkan oleh petani, kini Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencium bahwa perjanjian tersebut bisa menjadi awal sebuah kalterlisasi. Ketua KPPU, Muhammad Syarkawi Rauf menyayangkan dengan adanya perjanjian antar perusahaan yang dikemas dengan naman IPOP. Sebab dengan

Harga Pembelian TBS Provinsi Jambi 07 April 2016

Harga rata – rata “CPO” Rp 7.930,46 Harga Inti Sawit Rp 6.779,22 Indeks ” K ” 88.34 % Harga TBS menurut umur tanaman periode 8 April s.d.14 April 2016 : – Umur 03 Tahun Rp 1.440,06 – Umur 04 Tahun Rp 1.541,01 – Umur 05 Tahun Rp 1.611,64 – Umur 06 Tahun Rp 1.678,77 –