Jakarta, mediaperkebunan.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak masyarakat Toraja untuk mengambil bagian dalam memperkuat sektor pertanian nasional melalui pengembangan komoditas unggulan daerah. Pemerintah siap mendukung pengembangan kopi, jambu mete, kelapa, kakao, hingga lada agar potensi pertanian setempat dapat memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri Musyawarah Besar V Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Sabtu (10/10). Dalam pertemuan itu, Mentan Amran juga memperlihatkan kedekatan emosionalnya dengan masyarakat Toraja.
“Saya warga dari Tator juga. Saya tinggal di Jalan Nusantara dulu, di Tator, lama. Keluarga besar saya di Tator,” ujar Mentan Amran, mengenang masa kecilnya di Tana Toraja.
Kedekatan tersebut bukan hanya soal kenangan pribadi. Mentan Amran juga mengingat dukungan yang pernah diberikan untuk pengembangan kopi di Tana Toraja ketika dirinya menjabat sebagai Menteri Pertanian pada periode sebelumnya. Ia berharap dukungan itu dapat berlanjut dan membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
“Bantuan terbesar kopi adalah di Tator pada saat itu. Tujuh tahun yang lalu. Itu bantuan kopi luar biasa saya kirim,” katanya.
Mentan Amran menegaskan, pengembangan pertanian daerah perlu bertumpu pada potensi lokal dan keterlibatan masyarakat. Karena itu, ia mengajak warga Toraja yang memiliki lahan untuk memanfaatkannya secara produktif, terutama untuk komoditas perkebunan yang sesuai dengan potensi wilayah.
“Yang punya lahan, silakan daftar. Kopi ada, mete, lada, kelapa ada. Silakan,” ujar Amran.
Ia memastikan pemerintah siap memberikan dukungan secara gratis bagi pengembangan komoditas tersebut. Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperluas usaha pertanian, meningkatkan produktivitas lahan, sekaligus membangun sumber pendapatan yang berkelanjutan.