24 April, 2020

Masyarakat Indonesia selama ini mengenal kelapa sawit sebagai minyak goreng saja. Padahal ada produk lain dari kelapa sawit yang bisa digunakan sebagai sumber gizi yaitu minyak sawit merah alami atau VRO (Virgin Red Palm Oil). Sri Raharjo, Guru Besar Teknologi Pertanian UGM menyatakan hal ini dalam diskusi MAKSI (Masyarakat Perkelapa Sawitan Indonesia).

Di tengah Pandemi Covid-19 ini salah satu yang harus dilakukan adalah meningkatkan imunitas tubuh dengan vitamin C dan E. Vitamin C berasal dari buah-buahan dan sayur sedang vitamin E berasal dari VRO. Di samping itu asam palmitat yang banyak terdapat di VRO ternyata mampu juga meningkatkan kesehatan paru-paru yang menjadi sasaran virus corona. Asam palmitat berfungsi sebagai surfaktan di dinding kantung udara paru-paru.

Kelapa sawit banyak mengandung betakaroten sebagai calon vitamin A dan tokoferol dan tokotrienol sebagai vitamin E dan asam palmitat. Vitamin A dan E merupakan antioksidan kuat yanh mampu menangkal radikal bebas. Bentuk paling murni sebagai zat gizi ada pada VRO sedang pada minyak goreng beta karoten sudah hilang sedang vitamin E masih tersisa di dalamnya. VRO sebagai sumber gizi bukan digunakan untuk menggoreng tetapi sebagai bahan suplemen.

Hindah Muaris, Kulinolog (gabungan ilmu kuliner, teknologi pangan dan ilmu pangan) menyatakan VRO dapat digunakan sebagai dressing pada salad. Dengan memanfaatkan sayuran dan buah-buahan maka vitamin C dan E untuk membooster imun paru-paru bisa dipenuhi.

“Masyarakat tidak perlu panik dan mencari-cari vitamin C dan E yang langka di pasar sekarang ini. Cukup dengan salad dengan dressing VRO maka bisa dipenuhi semuanya,” katanya.

Darmono Taniwiryono, Ketua Umum MAKSI menyatakan VRO adalah minyak sawit murni yang tidak terafinasi dan terfraksinasi jadi semua gizi sawit masih ada. Saking tingginya kandungan antioksidan, VRO tidak tengik sampai dengan satu tahun di suhu ruang. Posisinya sama dengan ASI dari kandungan asam lemaknya. Penduduk Afrika Barat tempat asal pohon kelapa sawit sudah berabad-abad menggunakannya. Dengan kandungan betakaroten yang tinggi hampir tidak ada penduduknya yang berkacamata

(Visited 72 times, 1 visits today)