28 January, 2020

JAKARTA, Perkebunannews.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meyakini bahwa lima tahun mendatang sub sektor perkebunan akan hebat. Biodisel baru 30 persen percampuran dari kelapa sawit dan akan terus ditambah hingga di atas 70 persen. Dengan juga karet melalui aspal karet dan lainnya.

“Perkebunan adalah penyangga utama ekonomi rakyat. Saya yakin lima tahun lagi perkebunan akan hebat,” tandas Mentan Syahrul dalam arahannya pada Rapat Kerja Teknis Perkebunan di Jakarta, Selasa (28/1).

Menurut Syahrul, pagu anggaran kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 20,3 triliun peningkatan produksi, nilai tambah dan daya saing perkebunan harus bisa terserap. Untuk itu kepala dinas yang membidangi perkebunan diharapkan bekerja keras.

Mentan menyampaikan lima pesan agar pekebunan dapat berjaya kepada para kepala dinas perkebunan di seluruh Indonesia. Pertama, perbaiki cara pandang kita sebagai pejabat yang bisa dibanggakan negara. “Hormati diri mu. Jadikan Anda menjadi kebanggaan negara, minimal anak istri mu,” tukasnya.

Kedua, buatlah target dan mapping yang jelas. Sehingga pemberian bantuan tepat sasaran dan tentu dengan kluster yang kuat. Ketiga, pembagian tanggungjawab di antara masing-masing pimpinan, mulai tingkat provinsi hingga kelurahan dalam upaya peningkatan produksi.

Hal keempat pesan Mentan yakni para kepala dinas yang membidangi perkebunan diharapkan dapat belajar dari kesalahan dan kekurangan dari sebelumnya, seperti pemberian bantuan harus jelas dan tepat sasaran. Kelima, harus ada kerjasama yang baik dan harmonis di antara pejabat terkait. (YR)

(Visited 236 times, 1 visits today)