2nd T-POMI
2024, 23 Februari
Share berita:

Jakarta, Mediaperkebunan.id

Kementerian Perindustrian mendorong supaya teknologi pengolahan minyak sawit yang ada di PKS (Pabrik Kelapa Sawit/Pabrik Minyak Kelapa Sawit) yang ada sekarang berubah ke arah yang lebih efisien.

“Teknologi sekarang sangat tidak efisien, banyak limbah yang dihasilkan dan perlu air banyak sehingga harus dekat sungai. Saya sering dapat surat cinta  dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang PKS yang mencemari badan air,” kata Putu Juli Ardika, Dirjen Industri Agro, Kementerian Perindustrian  dalam Evaluasi Tahunan Kinerja Agribisnis dan Perkebunan (ETIKAP) 2024 yang diselenggarakan GPPI.

Putu mendorong cara produksi yang lebih efisien, inklusif dan jejak karbonnya lebih rendah yaitu teknologi tanpa uap. Teknologi ini sudah banyak dilakukan di Thailand dan terbukti. TBS tidak lagi dimasukkan ke lorry dan vessel juga tidak dengan tekanan tinggi dan uap air. Dari awal buah udah diberondol sehingga hanya buah saja yang diolah.

Pengolahan kernel dan mesokarp juga dipisah. Suhunya sama dengan proses pasteurisasi sehingga tidak ada masalah tekniks. Pressing tidak ragu-ragu karena hanya mesokarp saja. Pengolahan 1 ton bisa dihasilkan 100 kg bungkil yang mengandung prolipid sampai 55% sehingga bisa jadi pakan ternak.

Saat ini pupuk semakin sulit dan mahal. Dengan pabrik yang mengolah dengan sistim baru ini maka tandan kembali ke kebun sehingga aplikasi pupuk kimia semakin berkurang.

Karena suhu yang digunakan tidak sepanas pabrik yang sekarang maka provitamin A yang terkandung dalam minyak sawit masih ada. Ini merupakan potensi pendapatan yang besar. Produk dari pabrik ini juga sangat potensial dijadikan bensin sawit.

“Kita akan coba dorong pabrik ini terutama untuk petani yang jauh dari pabrik. Lewat DBH (Dana Bagi Hasil) dibangunkan pabrik ini untuk kelembagaan petani sawit dengan mekanisme BOT (Build, Own, Transfer) . Kalau kandungan alat dan mesinnya dari dalam negeri 25% maka 30% biaya investasi ditanggung pemerintah,” kata Putu.

Baca Juga:  Mengurai Konflik Agaria untuk Kemajuan Kelapa Sawit

Teknologi baru dan pengembangan SDM Pabrik Kelapa Sawit akan menjadi salah satu topik bahasan dalam  2ND T-POMI (Updating Technology and Talent Palm Oil Mill Indonesia)  yang diselenggarakan P3PI dan Media Perkebunan, 18-19 Juli mendatang di Bandung.